“Kami sangat bersyukur mendapat pendampingan dari Tim PKM Universitas Yudharta Pasuruan,” katanya.
Pelatihan penggunaan aplikasi AI SiTARA ini, sambung dia, sangat membantu kader dalam pencatatan kesehatan, sementara pelatihan pengolahan daun kelor memberikan ide baru untuk penyediaan PMT yang lebih bergizi.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak keluarga di Desa Tunggulwulung,” tuturnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan literasi gizi masyarakat, meningkatnya kemampuan kader TP PKK Desa Tunggul Wulung dalam memanfaatkan teknologi digital.
Kehadiran teknologi atas tersedianya data kesehatan ibu dan balita yang terdokumentasi dengan baik, serta berkembangnya produk pangan lokal yang bergizi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, kader Posyandu, dan TP PKK diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Pasuruan.
Penulis : Andrean Masrofie
Editor : M Surahman
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 4 5 6 Selanjutnya






![Mahasiswa KKN 02 Universitas Yudharta Pasuruan bersama Dosen Pembimbing Lapang dan TP PKK Desa Pajaran usai pelatihan pengolahan jagung di Balai Desa Pajaran pada Jumat, 10 Juli 2026. ©okedaily.com [foto: Andrean Masrofie]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260716_195841-225x129.jpg?v=1784207973)
![Tim PKM Universitas Yudharta Pasuruan bersama TP PKK Desa Tunggul Wulung, pada kegiatan sosialisasi serta pelatihan pemanfaatan aplikasi AI SiTARA dan pengolahan pangan lokal bergizi. ©okedaily.com [foto: Andrean Masrofie]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260716-WA0057-225x129.jpg?v=1784204387)

![Ketua PC PMII Denpasar, Fahrur Roszy Bactiar. ©okedaily.com [foto: Wandi Abdullah]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260716_180825-1-225x129.jpg?v=1784200290)





