Pemkab Sumenep Lakukan Inovasi Pengelolaan Sampah

- Editorial Team

Jumat, 6 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wongsojudo (tengah) seusai penandatanganan MoU pengelolaan sampah bersama PT. SBI. ©Okedaily.com/Ist

Bupati Wongsojudo (tengah) seusai penandatanganan MoU pengelolaan sampah bersama PT. SBI. ©Okedaily.com/Ist

SUMENEP, OKEDAILY Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya melakukan terobosan dalam mengelola sampah organik, buktinya salah satu bahan  limbah yang mencemari lingkungan dijadikan bahan bakar alternatif.

Salah satu langkah untuk mewujudkan pengelolaan sampah itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktur Manufacturing PT. Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Soni Asrul Sani.

“Kami bekerja sama dengan PT. SBI sebagai bentuk komitmen untuk menjadikan sampah bukan hanya sebagai limbah, melainkan sumber yang bermanfaat menjadi bahan bakar alternatif,” kata Bupati di sela-sela penandatanganan MoU, di Surabaya, Jumat (06/09).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Pulau Sapudi Sumenep, Windi Saputra: Penyidikannya Masih Berproses

Pemerintah Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan perusahaan itu untuk menangani permasalahan sampah yang perlu mendapat penanganan serius supaya ada penyelesaian masalah sampah.

“Diharapkan, melalui MoU ini bukan sekadar bermanfaat kepada lingkungan, tetapi juga secara ekonomi bagi masyarakat, seperti peluang usaha baru dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.

Secara geografis, Kabupaten Sumenep memiliki luas wilayah mencapai 2.093 kilometer persegi, terdiri dari 7 kecamatan yang menghasilkan sampah sekitar 116 ton perhari, sehingga jumlah sampah diprediksi meningkat seiring pertumbuhan populasi sebanyak 1,1 juta jiwa.

“Sampah baik organik maupun anorganik seperti plastik diolah menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif di industri semen, menggantikan sebagian batu bara, selain sampah organik menjadi kompos atau pupuk bagi pertanian,” tandas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Baca Juga :  Wartawan Kota Keris Dianiaya Mantan Kades Batuampar, Ketua SMSI Sumenep Angkat Bicara

Di tempat yang sama Direktur Manufacturing SBI, Soni Asrul Sani, menyatakan, kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep selaras dengan visi SBI, dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar alternatif untuk proses produksi semen.

“Kami memiliki pengalaman dalam pemanfaatan sampah sebagai energi alternatif, tentunya dengan co-processing berupaya mengurangi penggunaan bahan bakar fosil seperti batu bara,” jelas Soni.

Karena itulah, kolaborasi ini menjadi contoh bagi daerah lain dalam mencari solusi pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan, karena tidak hanya mengurangi masalah sampah, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.

“Langkah ini diharapkan mampu mendorong Kabupaten Sumenep menuju lingkungan yang lebih bersih dan hijau, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil,” pungkas Soni Asrul Sani. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi Surahman

Editor : Wandi Abdullah

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum
DPRD Denpasar Apresiasi Capaian Proyek Strategis PUPR 2025, Tommy: Pengawasan Tetap Jadi Prioritas
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali Resmi Dukung Don Muzakir Mengisi Jabatan Wakil Menteri Pertanian RI
Tommy Sumertha Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Optimistis Benahi Program Makan Bergizi Gratis

Related News

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:25 WIB

Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:53 WIB

Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum

Latest News