Korban Salah Data, Ibu Sumaina Masih Bernafas Tapi Negara Mencatatnya Mati

- Editorial Team

Sabtu, 5 September 2026 - 14:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Nenek Sumaina sidampingi saudaranya, Jupri yang masih hidup namun tercatat meninggal di data kependudukan Dukcapil sehingga haknya sebagai warga negara terputus. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nenek Sumaina sidampingi saudaranya, Jupri yang masih hidup namun tercatat meninggal di data kependudukan Dukcapil sehingga haknya sebagai warga negara terputus. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

OkeDaily.com – Di usia senja seorang nenek beramana Sumaina, Warga Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, seharusnya menikmati hari-hari dengan tenang.

Namun, perempuan lanjut usia yang kini hidup dalam kondisi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu justru menghadapi persoalan yang jauh lebih mendasar, identitas kependudukannya dipertanyakan.

Bagi sebagian orang, KTP dan KK, atau dokumen kependudukan mungkin hanya selembar kartu. Tetapi bagi Sumaina, identitas tersebut menjadi pintu untuk mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara.

Ironisnya, menurut keterangan keluarganya, nama Sumaina justru tercatat dalam administrasi kependudukan dengan kondisi yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Cucunya, Samsi, mengungkapkan bahwa sang nenek masih hidup hingga saat ini. Namun ketika keluarga hendak mengurus identitas kependudukannya, mereka menemukan data atas nama Sumaina di Disdukcapil justru menggunakan foto perempuan lain dan tercatat dengan keterangan meninggal dunia.

Baca Juga :  Dibalik Laporan Polisi Kades Buddi Arjasa, Ada Pamen Polri Polda Jatim?

“Nama Sumaina, tetapi fotonya adalah istri siri ketiga dari Mbah Saniwan. Kemudian di catatan sipil juga tertulis meninggal dunia, padahal Mbah Sumaina masih hidup,” ungkap Samsi, 5 September 2026.

Persoalan itu bermula dari kisah rumah tangga Sumaina dengan Saniwan. Menurut keterangan Samsi, Sumaina menikah dengan Saniwan dan dari pernikahan tersebut mereka dikaruniai seorang anak bernama Suhartini.

Facebook Comments Box

Penulis : Hasan Al-Hakiki

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah
Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi
Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan
Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan
Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan
Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul
Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian
Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas

Related News

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 14:48 WIB

Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan

Selasa, 29 September 2026 - 10:34 WIB

Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan

Latest News