Percepatan Penurunan Stunting di Desa Mangguan; Tim Pengabdian Masyarakat UNAIR Laksanakan Pelatihan Pangan Lokal Fungsional

- Editorial Team

Minggu, 27 Juli 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Kader Posyandu Stunting Mangguan beserta pendamping dari dinas kesehatan dan desa bersama dengan tim pengabdian masyarakat Universitas Airlangga Surabaya.

Keterangan Foto: Kader Posyandu Stunting Mangguan beserta pendamping dari dinas kesehatan dan desa bersama dengan tim pengabdian masyarakat Universitas Airlangga Surabaya.

Okedaily.com, Pasuruan – Percepatan Penurunan Stunting di desa Mangguan Melalui Pelatihan Pangan Lokal Fungsional pada Kader Posyandu

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tahun 2023 Angkatan stunting di Desa Mangguan mencapai 18,09%, hal ini menjadi permasalahan serius bagi seluruh pihak, sehingga perlu dilakukan percepatan berupa solusi dalam menurunkan stunting yang dapat menjadi kendala dalam proses pertumbuhan anak secara fisik.

Dalam hal ini, stunting dapat berdampak bagi proses pertumbuhan dan perkembangan anak hingga dewasa jika tidak ada penanganan sejak dini. Kader posyandu stunting memegang peran penting dalam membantu melakukan percepatan deteksi dini, pencegahan dan penanganan stunting.

Berdasarkan kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat Universitas Airlangga Surabaya yang diketuai oleh Dr. Sonny Kristianto, M.Si. berupaya untuk melakukan percepatan penurunan Stunting melalui kegiatan pelatihan pangan lokal fungsional pada kader posyandu yang terdapat di desa Mangguan kecamatan Pasrepan kabupaten Pasuruan.

Baca Juga :  Ra Fahmi Kobarkan Semangat Pemuda Probolinggo: No Drugs, More Dreams!

Kegiatan pelatihan berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan para kader dalam menghasilkan produk olahan dari bahan lokal untuk mendukung kegiatan posyandu stunting.

Hal tersebut, juga bagian dari upaya pemanfaatan bahan baku lokal yang tersedia melimpah di desa Mangguan, namun belum termanfaatkan dengan baik khususnya dalam mendukung kesehatan anak.

Adanya kerjasama yang baik antara LPPM Universitas Airlangga Surabaya dengan kader posyandu Stunting desa Mangguan Pasrepan Pasuruan, serta pemerintah desa Mangguan dan dinas kesehatan kecamatan Pasrepan Pasuruan menjadi bagian penting dalam tercapainya keberhasilan program ini.

Pada program kegiatan ini mitra diberikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah produk dari bahan baku kelor dan kacang hijau yang tersedia di lingkungan desa Mangguan.

Produk dengan bahan baku kelor yang dikombinasikan dengan berbagai bahan salah satunya mocav (berasal Singkong yang menjadi salah satu komoditas utama kecamatan Pasrepan) diolah menjadi crackers. 

Produk crackers yang renyah ini diharapkan dapat meningkatkan daya terima anak terhadap produk olahan dengan bahan baku lokal. Kemudian produk dengan bahan baku kacang hijau diolah menjadi minuman sari kacang hijau yang dikombinasikan dengan rempah-rempah dengan rasa yang disesuaikan dengan lidah anak.

Baca Juga :  Melalui DBHCHT, RSUD Moh. Anwar Tingkatkan Fasilitas Kesehatan Standar Nasional

Kedua produk olahan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi khususnya pada anak stunting. Pada kegiatan ini para kader dilatih dalam mengolah serta memproduksi pangan lokal fungsional sehingga produk dapat didistribusikan pada kegiatan posyandu stunting secara berkelanjutan.

Kegiatan ini, menjadi bagian dari percepatan penurunan stunting dalam jangka pendek, yang jika dilaksanakan secara konsisten dapat menjadi solusi jangka panjang bagi penurunan stunting khususnya di desa Mangguan Pasrepan Pasuruan.

Baca Juga :  Polres Binjai Mendapat Predikat Kepatuhan dan Pelayanan Publik Tertinggi Versi Ombudsman

“Adanya potensi besar yang dimiliki kader posyandu stunting. Para kader menjadi kunci utama dalam percepatan penurunan stunting di tingkat desa. Kegiatan pendampingan berkelanjutan dengan dukungan pihak-pihak terkait dapat menjadikan para kader sebagai aktor utama yang berkontribusi dalam keberhasilan pembangunan desa, khususnya di bidang kesehatan gizi anak”, -ujar Dr. Sonny Kristianto, M.Si. sebagai ketua tim dalam program ini, kepada tim media okedaily.

Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Mangguan khususnya dalam penurunan stunting. Konsistensi para kader dalam menghadirkan produk pangan lokal fungsional pada kegiatan posyandu diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi yang berdampak baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Hal ini, akan berdampak pada penurunan prevalensi stunting, khususnya di desa Mangguan Pasrepan Pasuruan.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Related News

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas

Jumat, 25 September 2026 - 19:29 WIB

GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Latest News