Okedaily.com, Sumenep – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga menyelewengkan pengadaan APD disaat gelombang pertama pandemi Covid19 tahun 2020 lalu.
Sebagai penanggungjawab pengadaan barang dan jasa, PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep bertugas menetapkan rencana pelaksanaan pengadaan barang atau jasa.
Kemudian juga menentukan spesifikasi teknis barang atau jasa serta harga perkiraan sendiri, dari sebuah barang atau jasa yang akan digunakan oleh RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Utamanya, kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep disaat pandemi Covid19 datang menghantam.
Kualitas APD yang memenuhi standar yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mutlak menjadi suatu keharusan dan tidak dapat ditawar.
Informasi tentang PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep yang disinyalir mengadakan APD yang tidak sesuai standar, datang dari Nakes RSUD kebanggaan Kota Keris sendiri.
“Saat awal pandemi Covid19 datang, Nakes di RSUD dr. H. Moh. Anwar tidak dilengkapi dengan APD berstandar. Bahkan face shield (Pelindung wajah, red) buat sendiri mas,” ungkap Nakes yang meminta dirahasiakan namanya.
Lebih lanjut, Nakes tersebut menjelaskan, saat itu banyak Nakes RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep mengeluh karena APD yang disediakan oleh rumah sakit kualitasnya sangat buruk.
“Hampir semua APD yang digunakan para Nakes di RSUD dr. H. Moh. Anwar mudah sobek, saking tipis dan buruknya kualitas,” jelasnya.
Ketika ditanyakan kualitas APD yang jelek itu, mungkin karena keterbatasan anggaran, Nakes RSUD dr. H. Moh. Anwar tersebut tersenyum sinis.
“Yang jelas anggaran itu pasti disediakan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan mas. Kalau ternyata APD yang disediakan tak berstandar ya proses pengadaannya yang bermasalah,” ketusnya.
Sementara, jawaban mengejutkan diperoleh dari dr. Kusmuni PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar pada tahun 2020, yang ditemui Okedaily.com di ruangan kerjanya, Senin (16/11).
Dirinya mengatakan, bahkan pada saat awal-awal pandemi Covid19, para Nakes tidak menggunakan APD standar melainkan memakai jas hujan.
“Saat gawat-gawatnya waktu itu di pasar ga ada, kita bikin. Kita beli pada orang yang bikin sendiri karena di pasar tidak ada. Awal-awal malah pakai jas hujan kita,” katanya.
Ketika disinggung tentang anggaran yang dikeluarkan untuk pengadaan APD dengan harga yang tidak pantas, dr. Kusmuni menjawab, harga saya itu memang kalau dihitung sekarang tidak pantas tetapi saat itu pantas.
“Semua berebut kok, kita dapat itu saja untung kok, Susah nyarinya kok. Setelah bulan enam kita baru beli yang sesuai standar Kemenkes,” ujar dr. Kusmuni.
Diketahui juga, pada tahun 2020 lalu, terjadi proses pekerjaan pembangunan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, tanpa melalui proses perencanaan terlebih dahulu.
Menanggapi hal tersebut, PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep saat itu menyampaikan, bahwa terjadi pada pembangunan rehab ruang isolasi pertama.
“Kita dalam waktu cepat harus membuat ruang isolasi, jadi waktu itu pekerjaan jalan perencanaan jalan,” dalihnya.
Setelah Okedaily.com selesai mewawancarai PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep tahun 2020, sempat bertemu dengan dr. Erliyati yang menanyakan kepentingan awak media bertemu dr. Kusmuni.
Ketika dijelaskan bahwasanya kepentingannya adalah untuk konfirmasi pengadaan APD tahun 2020, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar tersebut berkata.
“Sudah lah mas, yang penting kita sudah selamat (melewati hantaman pandemi Covid-19, red),” tukas dr. Erliyati.





![Sejumlah nelayan Pulau Sapudi duduk bersama. Mereka tampak serius berdiskusi. Ekspresi wajah khawatir dan cemas terlihat. Suasana menggambarkan keresahan warga terkait proyek MS2-2 Medco Energi. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260825_103033-225x129.jpg?v=1787628717)

![Medco Energi tengah menyiapkan pengeboran di Blok Madura Offshore. ®okedaily.com [foto ilustrasi: idnfinancials.com]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260824_085948-225x129.jpg?v=1787536908)
![Antusias pengunjung pada momen Gebyar Paud Gayam, menjadi berkah bagi UMKM setempat. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_095538-225x129.jpg?v=1787454010)
![Pelepasan peserta JJS dalam rangka semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI oleh Camat Gayam. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_071643-225x129.jpg?v=1787444268)
![Tank Oreng Center Go To School di MI Khairul Jadid, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260818_112205-225x129.jpg?v=1787026997)


![Tank Oreng Center Go To School di MI Khairul Jadid, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260818_112205-360x200.jpg?v=1787026997)
![Tim Cara’de dari Mahasiswa Unhas menggelar pelatihan produksi pakan ikan untuk pembudidaya. ®okedaily.com [Foto: Wandi Abdullah]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_192953-360x200.jpg?v=1786970828)

![Gebyar Kehati PAUD H.I. El-fath sukses semarakkan peringatan HUT RI ke-81. Melalui lomba keluarga, semangat kemerdekaan dan kebersamaan terasa begitu hangat. ©okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260815_161230-360x200.jpg?v=1786812364)
![Kegiatan renovasi ruang belajar MDT Ridlal Halim oleh tim PPM HCML 2026. Kondisi bangunan yang sebelumnya lapuk dan tidak layak kini diperbaiki agar santri dapat belajar dengan aman dan nyaman. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260812_183209-360x200.jpg?v=1786535146)
