Nakes Pertaruhkan Nyawa, PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Diduga Ambil Keuntungan

- Editorial Team

Rabu, 17 November 2021 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : okedaily.com / Aditya

Ilustrasi : okedaily.com / Aditya

Okedaily.com, Sumenep – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga menyelewengkan pengadaan APD disaat gelombang pertama pandemi Covid19 tahun 2020 lalu.

Sebagai penanggungjawab pengadaan barang dan jasa, PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep bertugas menetapkan rencana pelaksanaan pengadaan barang atau jasa.

Kemudian juga menentukan spesifikasi teknis barang atau jasa serta harga perkiraan sendiri, dari sebuah barang atau jasa yang akan digunakan oleh RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Utamanya, kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep disaat pandemi Covid19 datang menghantam.

Kualitas APD yang memenuhi standar yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mutlak menjadi suatu keharusan dan tidak dapat ditawar.

Informasi tentang PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep yang disinyalir mengadakan APD yang tidak sesuai standar, datang dari Nakes RSUD kebanggaan Kota Keris sendiri.

“Saat awal pandemi Covid19 datang, Nakes di RSUD dr. H. Moh. Anwar tidak dilengkapi dengan APD berstandar. Bahkan face shield (Pelindung wajah, red) buat sendiri mas,” ungkap Nakes yang meminta dirahasiakan namanya.

Lebih lanjut, Nakes tersebut menjelaskan, saat itu banyak Nakes RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep mengeluh karena APD yang disediakan oleh rumah sakit kualitasnya sangat buruk.

“Hampir semua APD yang digunakan para Nakes di RSUD dr. H. Moh. Anwar mudah sobek, saking tipis dan buruknya kualitas,” jelasnya.

Ketika ditanyakan kualitas APD yang jelek itu, mungkin karena keterbatasan anggaran, Nakes RSUD dr. H. Moh. Anwar tersebut tersenyum sinis.

“Yang jelas anggaran itu pasti disediakan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan mas. Kalau ternyata APD yang disediakan tak berstandar ya proses pengadaannya yang bermasalah,” ketusnya.

Sementara, jawaban mengejutkan diperoleh dari dr. Kusmuni PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar pada tahun 2020, yang ditemui Okedaily.com di ruangan kerjanya, Senin (16/11).

Baca Juga :  Direktur RSUD Moh Anwar Monitoring Pelayanan Poli Terpadu, Pastikan Tetap Optimal

Dirinya mengatakan, bahkan pada saat awal-awal pandemi Covid19, para Nakes tidak menggunakan APD standar melainkan memakai jas hujan.

“Saat gawat-gawatnya waktu itu di pasar ga ada, kita bikin. Kita beli pada orang yang bikin sendiri karena di pasar tidak ada. Awal-awal malah pakai jas hujan kita,” katanya.

Ketika disinggung tentang anggaran yang dikeluarkan untuk pengadaan APD dengan harga yang tidak pantas, dr. Kusmuni menjawab, harga saya itu memang kalau dihitung sekarang tidak pantas tetapi saat itu pantas.

“Semua berebut kok, kita dapat itu saja untung kok, Susah nyarinya kok. Setelah bulan enam kita baru beli yang sesuai standar Kemenkes,” ujar dr. Kusmuni.

Diketahui juga, pada tahun 2020 lalu, terjadi proses pekerjaan pembangunan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, tanpa melalui proses perencanaan terlebih dahulu.

Baca Juga :  Ratusan PR Nakal dan Produsen Rokok Polos di Sumenep Resmi Dilaporkan Warga

Menanggapi hal tersebut, PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep saat itu menyampaikan, bahwa terjadi pada pembangunan rehab ruang isolasi pertama.

“Kita dalam waktu cepat harus membuat ruang isolasi, jadi waktu itu pekerjaan jalan perencanaan jalan,” dalihnya.

Setelah Okedaily.com selesai mewawancarai PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep tahun 2020, sempat bertemu dengan dr. Erliyati yang menanyakan kepentingan awak media bertemu dr. Kusmuni.

Baca Juga :  Kapolres Binjai Tinjau Giat Vaksinasi Tahap I

Ketika dijelaskan bahwasanya kepentingannya adalah untuk konfirmasi pengadaan APD tahun 2020, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar tersebut berkata.

“Sudah lah mas, yang penting kita sudah selamat (melewati hantaman pandemi Covid-19, red),” tukas dr. Erliyati.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung
Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda
Semangat Kemerdekaan Membara di Gayam, Semua Kalangan Turut Upacara
Bupati Wongsojudo Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Ini Pesannya
Hingga Larut Malam, Warga Prambanan Sumenep Nekat Perbaiki Jalan Kabupaten yang Terlantar
5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026
AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah
Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Related News

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Semangat Kemerdekaan Membara di Gayam, Semua Kalangan Turut Upacara

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Bupati Wongsojudo Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Ini Pesannya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Hingga Larut Malam, Warga Prambanan Sumenep Nekat Perbaiki Jalan Kabupaten yang Terlantar

Latest News

Sejumlah nelayan Pulau Sapudi duduk bersama. Mereka tampak serius berdiskusi. Ekspresi wajah khawatir dan cemas terlihat. Suasana menggambarkan keresahan warga terkait proyek MS2-2 Medco Energi. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:40 WIB

Mochlis Al-bath, Tokoh Pemuda Sholawat Juruan Daya. ®okedaily.com

Kopini

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:30 WIB

Antusias pengunjung pada momen Gebyar Paud Gayam, menjadi berkah bagi UMKM setempat. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:10 WIB