Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan

- Editorial Team

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPC GMNI Kabupaten Sumenep saat melakukan ziarah dan nyekar ke makam para pahlawan dalam momentum menyambut Kemerdekaan RI ke-81. ®okedaily.com [Foto: Radiana Nurisa]

DPC GMNI Kabupaten Sumenep saat melakukan ziarah dan nyekar ke makam para pahlawan dalam momentum menyambut Kemerdekaan RI ke-81. ®okedaily.com [Foto: Radiana Nurisa]

OkeDaily.com – Momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Sumenep untuk melakukan ziarah dan nyekar ke makam para pahlawan, serta para raja Sumenep di kompleks Asta Tinggi, Selasa (11/8/2026).

Namun, agenda tersebut tidak sekadar menjadi ritual mengenang jasa para pendahulu. Di balik ziarah itu, GMNI Sumenep menyampaikan sikap kritis terhadap wacana perubahan nomenklatur Kabupaten Sumenep menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan yang sebelumnya diwacanakan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Baca Juga :  Semarak Kemerdekaan, Gebyar KEHATI PAUD EL-FATH Meriahkan HUT RI ke-81

Sekretaris DPC GMNI Kabupaten Sumenep, Ahmad Fauzan, menilai nama Sumenep memiliki akar sejarah, sosial, dan kebudayaan yang panjang. Menurutnya, identitas Sumenep tidak dapat dipisahkan antara wilayah daratan dan kepulauan.

“Bagi kami, nama Sumenep adalah kesatuan historis dan sosiologis yang harmonis antara daratan, pesisir, keraton, dan pulau-pulau di sekitarnya,” ujar Fauzan, karib disapa.

Nama Sumenep Bukan Sekadar Nomenklatur

Fauzan mengatakan, bahwa nama Sumenep telah hidup selama ratusan tahun dan melekat dalam berbagai babad, sejarah keraton, serta perjalanan kebudayaan masyarakat di daratan maupun kepulauan.

Baca Juga :  Kesadisan Mantan Kades Batuampar Pada Dua Wartawan, Pengacara Kondang Sumenep Angkat Bicara

Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan
DPC GMNI Kabupaten Sumenep saat melakukan ziarah dan nyekar ke makam para raja Sumenep di kompleks Asta Tinggi. ®okedaily.com [Foto: Radiana Nurisa]
Oleh karena itu, menurut dia, perubahan nomenklatur tidak boleh dilakukan semata-mata dengan pertimbangan administratif ataupun kepentingan pembangunan jangka pendek.

Facebook Comments Box

Penulis : Radiana Nurisa

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SOP Baru Produk Hukum Sumenep: Menata Prosedur, Menjaga Kepastian Hukum
Nama Anggota DPR RI Masuk Desil 4, Dinsos Toraja Utara Beri Penjelasan
Korban Salah Data, Ibu Sumaina Masih Bernafas Tapi Negara Mencatatnya Mati
Gus Kikin, Bos Migas Terpilih Jadi Ketum PBNU: Saat Kepemimpinan NU Bersinggungan dengan Kekayaan Energi
Gonta-ganti Kapolres, Tambang Galian C Ilegal di Sumenep Tak Kunjung Tuntas
Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?
Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?
Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo

Related News

Kamis, 10 September 2026 - 17:57 WIB

SOP Baru Produk Hukum Sumenep: Menata Prosedur, Menjaga Kepastian Hukum

Sabtu, 5 September 2026 - 14:14 WIB

Korban Salah Data, Ibu Sumaina Masih Bernafas Tapi Negara Mencatatnya Mati

Rabu, 2 September 2026 - 10:37 WIB

Gus Kikin, Bos Migas Terpilih Jadi Ketum PBNU: Saat Kepemimpinan NU Bersinggungan dengan Kekayaan Energi

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Gonta-ganti Kapolres, Tambang Galian C Ilegal di Sumenep Tak Kunjung Tuntas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB