Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

- Editorial Team

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaringan motor bodong di Sapudi terbongkar. Kini muncul dugaan keterlibatan oknum penadah hingga adanya pertanyaan soal pengawasan Polsek Sapudi. ®okedaily.com

Jaringan motor bodong di Sapudi terbongkar. Kini muncul dugaan keterlibatan oknum penadah hingga adanya pertanyaan soal pengawasan Polsek Sapudi. ®okedaily.com

SUMENEP, OkeDaily.com – Belakangan ini publik dikagetkan dengan beredarnya isu tentang maraknya motor bodong di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura.

Isu tersebut mencuat setelah diduga adanya kongkalikong pasukan mata-mata peredaran motor tanpa dokumen resmi dengan pihak aparat keamanan, jika tidak melalui jalur yang telah disepakati bersama.

Jaringan mata-mata ini, juga melibatkan oknum penadah berinisial IP yang kerap turun ke kapal feri mengambil motor dagangannya, sekaligus menjadi mata-mata Polsek Sapudi jika ada motor bodong yang turun tanpa melalui jaringannya.

Praktik ini kembali menjadi sorotan, setelah adanya korban berinisial HS yang saat itu membawa motor tanpa dokumen resmi menuju Pulau Sapudi.

HS diperiksa oleh Polsek Sapudi saat turun kapal, meskipun sebelumnya motor yang sering dipakai ke luar pulau itu tidak pernah ada pemeriksaan secara prosedural.

Baca Juga :  Debt Colector Rampas Sepeda Motor Nasabah Adira Finance

“Saya tiba-tiba disetop dan diperiksa, mungkin karena sudah ada laporan dari jaringan mata-mata,” ujarnya, Rabu (05/08).

Ia mengaku diminta menyerahkan sejumlah uang dengan nominal Rp1,5 juta agar sepeda motornya bisa dikeluarkan dari Polsek Sapudi Polresta Sumenep.

Baca Juga :  3 Unit Mesin Belum Mampu Terangi Pulau Raas Keseluruhan, Masih Dijanjikan?

“Awalnya diminta 2 juta, saya bilang tidak mampu, kemudian turun menjadi 1,5 juta, itu karena saya tidak koordinasi katanya, kalau koordinasi cukup 300 ribu,” jelasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Hasan Al-Hakiki

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya
Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen
Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda
DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan
Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan
Rancang Masa Depan Gunggung: Musdes Matangkan Program 2027 di 4 Sektor
Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026

Related News

Jumat, 11 September 2026 - 18:10 WIB

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen

Senin, 7 September 2026 - 19:38 WIB

Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda

Minggu, 6 September 2026 - 09:34 WIB

DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB