Ratusan PR Nakal dan Produsen Rokok Polos di Sumenep Resmi Dilaporkan Warga

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak gedung kantor bea cukai Madura. ©Okedaily.com

Nampak gedung kantor bea cukai Madura. ©Okedaily.com

OkeDaily.com Ratusan Pabrik Rokok (PR) nakal yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang disinyalir hanya beternak pita cukai, resmi dilaporkan ke Kementerian Keuangan Dirjen Bea dan Cukai.

Hal ini disampaikan seorang warga lokal, Bambang Suyitno, SH., selaku pelapor ratusan pabrik rokok nakal yang tersebar hampir di sejumlah kecamatan yang ada di kabupaten ujung timur pulau Madura tersebut.

“Saya sudah mengirim berkas pelaporan terkait dugaan keberadaan pabrik rokok yang hanya beternak pita cukai, paling banyak di kecamatan Lenteng, Ganding, Guluk-Guluk dan pasongsongan,” ucapnya, Senin (16/6).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Kemenkeu RI Minta Segera Mengosongkan Lahan Bangunan di Medan Maimun

Menurutnya, tidak hanya pabrik rokok yang beternak pita cukai, ia juga melaporkan pabrik rokok polos (tanpa pita cukai rokok atau ilegal) yang sudah merugikan negara ratusan miliar rupiah setiap tahunnya.

“Saat ini banyak sultan dadakan di Sumenep, mereka sudah membodohi negara selama bertahun-tahun dengan cara beternak pita cukai dan memproduksi rokok bodong,” terangnya.

Ia pun berharap, dengan adanya laporan tersebut dapat menjadi landasan bagi Kementerian Keuangan Dirjen Bea dan Cukai untuk mengambil langkah hukum yang lebih tegas dengan cara menutup permanen pabrik rokok tersebut.

Ratusan PR Nakal dan Produsen Rokok Polos di Sumenep Resmi Dilaporkan Warga
Surat laporan yang ditujukan ke Dirjen Bea dan Cukai terkait ratusan PR Nakal yang diduga ternak pita cukai rokok dan pabrik rokok polos (ilegal). ©Okedaily.com

“Saatnya berbenah, realitas di lapangan sangat mengecewakan. Banyaknya pabrik rokok di sumenep tidak berdampak sama sekali kepada masyarakat, yang ada hanya memperkaya para pemilik pabrik itu sendiri,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ketua AWDI Sumenep Sesalkan Dua Korban Kekerasan Pers Cabut Laporan Polisi

Penting diketahui, ratusan PR di Sumenep diduga tidak melakukan produksi dan tidak menyerap tenaga kerja. Sebab cenderung sebagian besar dari mereka lebih memilih jalan instan melalui praktik jual beli pita cukai secara ilegal.

Kendati begitu, Pemerintah Daerah setempat saat ini tengah mengambil langkah serius untuk menertibkan persoalan tersebut guna menekan angka pengangguran dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Pasalnya, kisaran hampir 90 persen dari total ratusan PR yang terdaftar di Kabupaten Sumenep, ternyata tidak melakukan aktivitas produksi rokok sebagaimana mestinya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan
Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51
Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor
Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Gus Yoga: Bukti Nyata Kepedulian Presiden Prabowo
Pelatihan Budidaya Ikan dan Greenhouse Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Desa Tinggimae
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Desak Polda Jatim Tindak Para Pelaku Tambang Ilegal
HUT Bhayangkara ke-80, PD Hima Persis Jakarta Timur Siap Jadi Mitra Strategis
Bupati Sumenep Dorong ASN Adaptif dan Inovatif Melalui Implementasi Manajemen Talenta

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:54 WIB

Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:11 WIB

Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Gus Yoga: Bukti Nyata Kepedulian Presiden Prabowo

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:18 WIB

Pelatihan Budidaya Ikan dan Greenhouse Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Desa Tinggimae

Berita Terbaru