Pasca Aksi Demonstrasi, Wartawan dan Aktivis Menunggu Keseriusan Polres Sumenep

- Editorial Team

Jumat, 31 Maret 2023 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bentangkan poster menohok peserta aksi. ©Okedaily.com

Bentangkan poster menohok peserta aksi. ©Okedaily.com

OKEDAILY, MADURA – Akibat penganiayaan mantan Kades dan Kades Batuampar terhadap dua wartawan Sumenep dari media Kabar Oposisi dan Koran Patroli di Kabupaten Sumenep, pada Minggu (26/3/2023), maka rekan jurnalis dan aktivis turun jalan mengepung Mapolres Sumenep.

Pantauan Media ini, pada Kamis (30/3) sekira jam 14.30 WIB, seluruh wartawan dan aktivis di Sumenep melakukan aksi turun jalan menuntut Polres Sumenep, agar segera menetapkan tersangka kepada mantan Kades dan Kades Batuampar, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, pelaku penganiayaan dan perampasan terhadap wartawan yang sedang melakukan peliputan di lapangan.

Kendati demikian, mereka berharap Polres Sumenep serius dalam menangani perkara yang menimpa kedua wartawan tersebut. Bahkan, tuntutan para kuli tinta dan aktivis agar segera menangkap dan penjarakan pelaku penganiayaan terhadap wartawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Konferensi Islam Asean 2022, Kiai Ahmad Fauzi Tidjani : Moderasi Islam Jangan Sampai Diliberalisasi

Adapun aksi demonstrasi yang dilakukan wartawan dan aktivis di Sumenep kali ini, karena aparat penegak hukum Polres Sumenep dinilai tidak profesional, bahkan terkesan tidak menghargai profesi wartawan sebagaimana diamanahkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pada akhirnya, para kuli tinta dan Aktivis di Sumenep merasa optimis setelah ditemui oleh Kasat Reskrim, bahwa institusinya akan segera memproses kasus tersebut dan akan secepatnya melakukan pemanggilan kepada pelaku penganiayaan.

Pasca Aksi Demonstrasi, Wartawan dan Aktivis Menunggu Keseriusan Polres Sumenep

Setelah mendengar penyampaian Kasat Reskrim Polres Sumenep tersebut, para kuli tinta bergegas membubarkan diri untuk menunggu keseriusan yang dijanjikan oleh aparat penegak hukum Polres Sumenep.

Baca Juga :  Perusahaan Upah Murah Petugas Parkir, Disnaker Sumenep Abai

Untuk diketahui, mereka mengancam apabila dalam waktu 2×4 jam Polres Sumenep belum juga memanggil dan menetapkan tersangka terhadap pelaku penganiayaan, maka tidak menutup kemungkinan para wartawan dan aktivis di Sumenep akan kembali turun ke jalan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Related News

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas

Jumat, 25 September 2026 - 19:29 WIB

GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Latest News