Negeri ini sebenarnya tidak kekurangan undang-undang. Kita juga tidak kekurangan penyidik, jaksa, maupun hakim. Yang masih sering dipertanyakan adalah konsistensi.
Mengapa ada perkara yang melaju cepat, sementara perkara lain berjalan lambat? Mengapa ada kasus yang begitu lantang diumumkan, sementara kasus lain seolah tenggelam dalam keheningan?
Pertanyaan-pertanyaan seperti inilah yang harus dijawab dengan kerja nyata, bukan dengan saling menyalahkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rakyat tidak membutuhkan duel antar seragam. Rakyat membutuhkan kolaborasi antar lembaga untuk memburu koruptor, memulihkan kerugian negara, dan mengembalikan kepercayaan terhadap hukum.
Sebab musuh utama bangsa ini bukan Polri. Bukan pula Kejaksaan. Musuh sesungguhnya adalah korupsi yang menggerogoti masa depan.
Jika Polri dan Kejaksaan terus sibuk saling membuka aib, maka yang benar-benar tertawa bukanlah rakyat. Yang tertawa adalah korupsi.
Penulis : Fauzi AS
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya













