OkeDaily.com – Graha Wicaksana Abdi Negara menjadi saksi bisu, pada Selasa (13/01), merupakan momen bersejarah bagi jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep.
Di tengah ribuan pasang mata ASN dan tamu undangan yang memadati Resepsi Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kemenag RI sekaligus peringatan isra’ mi’raj Nabi Muhammad SAW, nama Abdul Adim Yasin menggema sebagai sosok yang paling bersinar.
Penyuluh agama islam di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasongsongan, Gus Adim kerap disapa, kini sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet juara 1 anugerah penyuluh agama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, Kyai Abdul Wasid, M.Pd.I, didampingi oleh Kasi Bimas Islam, Gus Muhammad Mabrur.
Momen penyerahan penghargaan terasa kian istimewa karena disaksikan langsung oleh dua tokoh muda inspiratif dari Pondok Pesantren Lirboyo, Gus Ahmad dan Ning Sheila, yang hadir sebagai penceramah utama.
Prestasi yang diraih Gus Adim bukanlah kebetulan semata. Sosok yang dikenal dengan inovasi dakwahnya yang menyentuh aspek lingkungan melalui program “Taubat Ekologi”.
Gus Adim, dinilai berhasil membawa wajah penyuluh agama yang tidak hanya pandai berdakwah di mimbar, namun juga berdampak nyata bagi kelestarian alam dan pemberdayaan umat.
“Prestasi ini sejatinya adalah bagian dari proses belajar. Ini bukan akhir, melainkan pemicu semangat bagi saya pribadi untuk semakin berdaya,” ujar Gus Adim kepada awak media.
Ia berharap, setiap langkah yang dilakukan bisa semakin berdampak manfaat luas di tengah-tengah masyarakat. “Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat,” katanya.
Selain itu, tak lupa ia menyampaikan rasa terimakasih kepada para pihak yang telah memberikan dorongan motivasi, sehingga dirinya bisa menjadi solusi di tengah-tengah masyarakat.
“Rasa terimakasih kepada Kepala Kankemenag Sumenep, Kasi Binmas Islam, Kepala KUA Pasongsongan, dan Ketua IPARI Sumenep yang selama ini memberikan dorongan motivasi agar saya menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat,” ucapnya.
Kebanggaan mendalam turut dirasakan oleh Kepala KUA Kecamatan Pasongsongan, Kyai Muhammad Sadik. Menurutnya, pencapaian Gus Adim adalah bukti bahwa dedikasi tulus di akar rumput akan selalu membuahkan hasil yang manis.
“Saya sangat bangga dengan pencapaian yang diraih oleh Gus Adim. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi penyuluh agama yang lain, khususnya di lingkungan KUA Pasongsongan, agar terus berlomba-lomba menebar manfaat,” tutur Kyai Sadik.
Terpantau resepsi tersebut berlangsung khidmat dan meriah. Acara diawali dengan tawassul, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan lantunan Sholawat Nabi yang menyejukkan hati.









