Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

- Editorial Team

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah kendaraan motor roda dua yang diduga bodong menjadi barang bukti sindikat di Pulau Sapudi. Terkuaknya fakta baru ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut. ®okedaily.com

Sejumlah kendaraan motor roda dua yang diduga bodong menjadi barang bukti sindikat di Pulau Sapudi. Terkuaknya fakta baru ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut. ®okedaily.com

OkeDaily.com – Kasus sindikat kendaraan motor bodong tanpa dokumen resmi sah di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, menyisakan fakta baru yang terungkap di kalangan publik.

Kasuistik kendaraan motor bodong di Pulau Sapudi sudah mengakar dan menjadi kultur yang berkepanjangan, hingga diduga dipelihara sampai bertahun-tahun.

Sindikat perdagangan kendaraan motor bodong di Bumi Adipodey, sebutan lain Pulau Sapudi, menjadi lahan kerja oknum untuk mendapatkan keuntungan yang melimpah.

Kendaraan motor yang masuk menuju ke Pulau Sapudi, rata masih mulus dan gress. Setiap unit motor dibekali dua kunci, surat jalan, dan STNK yang masih berlaku.

Oknum penadah tak sedikit, banyak yang berani memebeli barang dagangan motor hasil curian. Mereka rata mengambil dari dealer hasil kredit macet yang dilimpahkan dari tangan pertama kepada orang lain.

Baca Juga :  Upayakan Penurunan Angka Stunting di Lemahbang Pasrepan: Universitas Yudharta Pasuruan Berkolaborasi dengan Kader Posting dan didukung Dana Hibah Kemendikbudristek

Warga menyebut motor STNK Only “STNK Saja”. Harganya relatif murah, mencapai separuh harga dari motor resmi pembelian cash yang baru keluar dari dealer.

Tak hanya motor, sindikat mobil tanpa dokumen yang sah juga marak di Pulau Sapudi. Banyak mobil dengan double kunci dan STNK yang masih berlaku diduga dilindungi oleh oknum kepolisian dengan dalih-dalih uang keamanan yang layak.

Baca Juga :  BPD Gelaman Tak Dapat Honor, Ketuanya Putuskan Sambungan Telepon

Kegaduhan bermula saat terjadi penangkapan terhadap salah satu pemilik sepeda motor di Pelabuhan Tarebung, Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 13.00 WIB.

Facebook Comments Box

Penulis : Hasan Al-Hakiki

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SOP Baru Produk Hukum Sumenep: Menata Prosedur, Menjaga Kepastian Hukum
Nama Anggota DPR RI Masuk Desil 4, Dinsos Toraja Utara Beri Penjelasan
Korban Salah Data, Ibu Sumaina Masih Bernafas Tapi Negara Mencatatnya Mati
Gus Kikin, Bos Migas Terpilih Jadi Ketum PBNU: Saat Kepemimpinan NU Bersinggungan dengan Kekayaan Energi
Gonta-ganti Kapolres, Tambang Galian C Ilegal di Sumenep Tak Kunjung Tuntas
Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?
Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan
Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo

Related News

Kamis, 10 September 2026 - 17:57 WIB

SOP Baru Produk Hukum Sumenep: Menata Prosedur, Menjaga Kepastian Hukum

Sabtu, 5 September 2026 - 14:14 WIB

Korban Salah Data, Ibu Sumaina Masih Bernafas Tapi Negara Mencatatnya Mati

Rabu, 2 September 2026 - 10:37 WIB

Gus Kikin, Bos Migas Terpilih Jadi Ketum PBNU: Saat Kepemimpinan NU Bersinggungan dengan Kekayaan Energi

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Gonta-ganti Kapolres, Tambang Galian C Ilegal di Sumenep Tak Kunjung Tuntas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB