Jelang Galungan, Gerindra Bali Bagikan 133 Babi ke Relawan De Gadjah

- Editorial Team

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan De Gadjah gotong royong membagikan ratusan ekor babi menjelang hari raya Galungan 2025. ©Okedaily.com/Wandi

Relawan De Gadjah gotong royong membagikan ratusan ekor babi menjelang hari raya Galungan 2025. ©Okedaily.com/Wandi

OkeDaily.com Menjelang Hari Raya Galungan 2025, suasana gotong royong terasa kental di tengah-tengah Relawan De Gadjah di Kota Denpasar.

Sebanyak 133 ekor babi dibagikan oleh DPD Partai Gerindra Bali kepada ribuan relawan sebagai bagian dari tradisi rutin menjelang Penampahan Galungan, pada Senin (21/4/2025).

Baca Juga :  Fraksi Gerindra DPRD Bali Salurkan Bantuan Kursi Roda dan Sembako

Tradisi ini telah berjalan sejak tahun 2013 silam, ketika Relawan De Gadjah pertama kali dibentuk oleh Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya, atau yang akrab disapa De Gadjah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga kini, relawan tersebut telah berkembang menjadi komunitas besar dengan jumlah anggota lebih dari 4.000 orang tersebar di wilayah Kota Denpasar.

Dikatakan De Gadjah, pembagian babi murni tradisi enam bulanan setiap Hari Raya Galungan dan Kuningan yang menjadi bagian dari nilai kebersamaan, dan saling membantu antar sesama relawan.

Baca Juga :  Pemerintah Tanam 10 Juta Pohon di 34 Provinsi untuk Menjaga Indonesia Hijau

Setiap tahun, jumlah babi yang dibagikan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah relawan. Tercatat 2023 dibagikan 119 ekor, kemudian naik menjadi 125 ekor di 2024, dan tahun ini 133 ekor babi dengan total berat mencapai 10 ton.

Jelang Galungan, Gerindra Bali Bagikan 133 Babi ke Relawan De Gadjah

“Selain diperoleh dari budidaya yang kami titip ke peternak lokal, kami juga menambah dengan membeli lagi,” ungkap De Gadjah, sekaligus Ketua DPD Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Beladiri (Periksha) Bali itu.

Lebih jauh, pria yang juga menahkodai Ketua Pertina Bali ini menjelaskan bahwa secara teknis, babi-babi tersebut diserahkan kepada para relawan, lalu dipotong secara gotong royong di masing-masing wilayah untuk dibagikan kepada keluarga dan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Disel Astawa: Ramadhan Momentum Perkuat Keimanan dan Kepedulian Sosial

Pembagian babi ini menurut De Gadjah, adalah bagian dari nilai ngayah atau pengabdian kepada masyarakat, sebagaimana arahan dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang selalu menekankan pentingnya bersama rakyat dan membantu masyarakat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

111 Calon Santri Dilepas ke Ponpes Sukorejo, IKSASS Badung Bekali Lewat Program FASSABIH
Zulfikar Wijaya Ajak Pemuda Perkuat Ibadah dan Tebar Islam Damai di Media Sosial
Tommy Sumertha DPRD Denpasar Rayakan Idul Adha Bersama Mushalla Nur Baety
Anggota DPRD Bali Dorong Pelayanan Maksimal Bagi Jemaah Haji
IPTU Iskandar Santuni Anak Yatim, Wujud Kepedulian Polri
Kanwil ImiPas Sumut Gandeng HBB Medan Bagikan Ribuan Paket Sembako
Di Bulan Suci RSUD Moh Anwar Sumenep Layani dengan Hati
Aziz Shabibi Berbagi Berkah, Bukber dan Santunan Anak Yatim di Myze Hotel

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:53 WIB

111 Calon Santri Dilepas ke Ponpes Sukorejo, IKSASS Badung Bekali Lewat Program FASSABIH

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:58 WIB

Zulfikar Wijaya Ajak Pemuda Perkuat Ibadah dan Tebar Islam Damai di Media Sosial

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:16 WIB

Tommy Sumertha DPRD Denpasar Rayakan Idul Adha Bersama Mushalla Nur Baety

Minggu, 26 April 2026 - 21:12 WIB

Anggota DPRD Bali Dorong Pelayanan Maksimal Bagi Jemaah Haji

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:26 WIB

IPTU Iskandar Santuni Anak Yatim, Wujud Kepedulian Polri

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB