Kepala Desa Angon-Angon: Saya Mantan Polisi Tahu Aturan

- Redaksi

Jumat, 25 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hanafi Kepala Desa Angon-Angon, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dikabarkan mangkir dari tugasnya berbulan-bulan ©Redaksi

Hanafi Kepala Desa Angon-Angon, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dikabarkan mangkir dari tugasnya berbulan-bulan ©Redaksi

SUMENEP – Sungguh nestapa warga masyarakat Desa Angon-Angon, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Telah sekian lama merindukan kehadiran kepala desanya, namun tak kunjung tercapai.

Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, Kepala Desa Angon-Angon sudah lama tidak terlihat kehadirannya ngantor di balai desa, sehingga menimbulkan pertanyaan juga kerinduan.

Tak hanya warga masyarakat yang kebingungan, Perangkat Desa Angon-Angon juga merasa kehilangan sosok si kepala desa yang juga mantan anggota kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengutip media Radar Indonesia Online pada, Rabu (23/2). Salah satu Perangkat Desa Angon-Angon yang dikonfirmasi membenarkan bahwasanya, si kepala desa sudah lama tidak masuk sejak dari pergantian tahun baru lalu.

“Sampai kurang lebih tiga bulan meninggalkan kewajibannya sebagai kades yang sudah dipilih dan dipercaya oleh masyarakat untuk menjadi pemimpin desa dan memajukan Desa Angon-Angon, justru disalah gunakan,” ujar Perangkat tersebut.

Hal itu, lanjut Perangkat Desa Angon-Angon, tentunya tidak sesuai dengan harapan masyarakat yang mendukungnya. “Misalnya untuk urusan jual beli tanah, tentunya perlu tanda tangan seorang Kades dan haruskan menunggu Kadesnya pulang dari Kota,” tuturnya.

“Kini, masyarakat merasa kecewa atas apa yang dilakukan Hanafi Kades Desa Angon-Angon. Amburadul, apa lagi setiap program apapun jenisnya yang ada di desa, apa katanya kades,” tambahnya.

Sementara, Kepala Desa Angon-Angon Hanafi, saat dikonfirmasi lewat Whats App mengatakan, “kenapa sampeyan menanyakan saya tidak masuk balai itu urusan saya, sampeyan tidak boleh mengurus saya. Saya ini mantan Polisi jadi tahu aturan,” ketusnya.

Kemudian, ketika ditanyakan sudah berapa lama meninggalkan Balai Desa Angon-Angon, lagi-lagi dengan arogan dan nada keras Hanafi menjawab, “lama atau tidak itu kan urusan saya,” balasnya singkat.

Sedangkan Camat Arjasa Husairi Husen saat dikonfirmasi menerangkan, jika kecamatan telah berulangkali memberi teguran dan peringatan tetapi Hanafi Kepala Desa Angon-Angon tak bergeming.

“Kami sudah mencoba menegur dan memperingatkan Kepala Desa Angon-Angon melalui surat teguran, malah sampai dua kali dan kami layangkan tembusannya sampai ke Bupati tapi tidak diindahkan,” terangnya.

Tentunya, kata Camat Arjasa, Kepala Desa Angon-Angon sebagai mantan polisi lebih paham dan tahu apa yang menjadi kewajibannya sebagai kades. “Kami sebatas menegur saja dan kami tidak punya wewenang penuh karena dia (Hanafi, red) SK Bupati,” keluhnya.

Terakhir Camat Arjasa mengutarakan, “kami tidak berani memaksakan sekali lagi kami sudah berupaya memberikan teguran namun tidak diindahkan apa boleh buat sekedar mengingatkan,” tutup Husairi di akhir perbincangan.

Sebelumnya, pada momen Pelantikan Kepala Desa Terpilih Kabupaten Sumenep Tahun 2021 di Pendopo Keraton Sumenep, pada 16 Desember silam, Ahmad Fauzi Bupati Sumenep pernah menyampaikan.

“Ada beberapa kepala desa tidak melakukan pelayanan di balai desa. Ada beberapa. Tidak semuanya! Makanya saya sampaikan kepada kepala desa yang baru ini agar dihidupkan pelayanan di balai desanya,” pinta Bupati Sumenep.

Ia menegaskan, agar masyarakat tidak kebingungan pada saat akan mengurus kepentingannya dengan desa. “jangan sampai masyarakat bingung cari kepala desanya,” tukas Ahmad Fauzi.

Apa yang disampaikan oleh Bupati Sumenep tersebut, semestinya menjadi perhatian dan ditujukan kepada para kades tanpa melihat latar belakangnya. Termasuk bagi Hanafi Kepala Desa Angon-Angon yang menunjukkan arogansinya sebagai mantan polisi.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Sukabumi Pastikan Jalur Pansela Aman Dipakai Mudik Lebaran Tahun Ini
Ciptakan Suasana Kondusif, Polsek Cibadak Menggelar Operasi Petasan
Beredar Isu Demo RSUD Karawang, Hendra Supriatna : Rumah Sakit Adalah Objek Vital
Jurnalis Bergerak, Polres Sumenep Akan Dikepung Ratusan Wartawan dan Aktivis
The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone
Berlagak Preman Mantan Kades Batuampar Aniaya Wartawan Sumenep, Ini Sikap PWRI Jatim
Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Atas Nota Penjelasan Bupati Sumenep Terhadap LKPJ 2022 dan 3 Raperda
Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Terhadap LKPJ Kepala Daerah 2022, DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna

Berita Terkait

Jumat, 31 Maret 2023 - 01:38 WIB

Kapolres Sukabumi Pastikan Jalur Pansela Aman Dipakai Mudik Lebaran Tahun Ini

Jumat, 31 Maret 2023 - 00:58 WIB

Ciptakan Suasana Kondusif, Polsek Cibadak Menggelar Operasi Petasan

Kamis, 30 Maret 2023 - 13:38 WIB

Beredar Isu Demo RSUD Karawang, Hendra Supriatna : Rumah Sakit Adalah Objek Vital

Kamis, 30 Maret 2023 - 03:42 WIB

Jurnalis Bergerak, Polres Sumenep Akan Dikepung Ratusan Wartawan dan Aktivis

Selasa, 28 Maret 2023 - 23:44 WIB

The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone

Berita Terbaru

Ketum Hima Persis DKI Jakarta, Ihsan. ©okedaily.com/ist

Ekonomi Bisnis

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:22 WIB

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menggunakan jasa transportasi becak dari kantor menuju ke rumah dinasnya. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi

Rabu, 8 Apr 2026 - 13:04 WIB

Verified by MonsterInsights