OkeDaily.com – Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali, I Gede Harja Astawa, melontarkan kritik tajam terhadap Pemerintah Kabupaten Buleleng terkait banyaknya ruas jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat. Harja menilai pemerintah daerah gagal menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.
Menurutnya, kondisi jalan rusak di sejumlah wilayah Buleleng kini bukan lagi sekadar persoalan infrastruktur, tetapi sudah menyangkut keselamatan jiwa warga yang setiap hari melintas untuk bekerja, bersekolah, dan mencari nafkah.
“Setiap hari masyarakat melewati jalan itu dan setiap hari pula ada potensi kecelakaan yang membahayakan nyawa. Ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gede Harja Astawa mengaku prihatin melihat banyaknya keluhan masyarakat yang viral di media sosial. Ia menilai jeritan warga tersebut menunjukkan adanya kekecewaan mendalam karena persoalan jalan rusak dinilai lambat ditangani.
“Jujur saya malu mendengar teriakan masyarakat di media sosial. Kadang memang disampaikan dengan nada keras, tetapi itu tanda masyarakat sudah capek berteriak dan capek menyuarakan kondisi jalan yang setiap hari mereka lalui,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pembangunan proyek titik nol di Buleleng yang disebut menghabiskan anggaran lebih dari Rp50 miliar.
Menurutnya, di tengah kondisi jalan rusak yang membahayakan masyarakat, pemerintah semestinya lebih fokus memperbaiki infrastruktur dasar dibanding proyek yang dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak warga.
“Bagi saya, lebih baik anggaran itu diprioritaskan untuk jalan. Titik nol mungkin tidak langsung dirasakan masyarakat desa maupun kota, sementara jalan dipakai setiap hari untuk sekolah, bekerja, dan mencari makan,” katanya.
Politisi Gerindra itu turut mengkritik kondisi di mana warga harus melakukan aksi simbolik seperti menanam pohon pisang di tengah jalan rusak agar mendapat perhatian pemerintah. Ia menilai fenomena tersebut menjadi tanda lemahnya respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat harus tanam pohon pisang dulu baru diperhatikan. Seolah-olah masyarakat diajarkan melakukan hal seperti itu agar mendapat respon pemerintah,” sindirnya.
Ia menegaskan kualitas jalan menjadi salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah. Menurutnya, jika akses jalan baik, maka aktivitas ekonomi masyarakat juga berjalan lancar dan aman.
“Kalau jalan bagus, masyarakat bisa bekerja dengan lancar dan aman, anak-anak sekolah juga aman. Itu salah satu tolak ukur keberhasilan pemerintah,” tegasnya lagi.
Sebagai langkah lanjutan, Gede Harja Astawa memastikan Fraksi Gerindra di Kabupaten Buleleng akan ikut mengawal persoalan tersebut dan mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan jalan di berbagai wilayah yang mengalami kerusakan.
“Saya akan menginstruksikan Fraksi Gerindra di Kabupaten Buleleng untuk mengkritisi persoalan ini dan mendesak pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret memperbaiki akses jalan,” tutupnya.
Penulis : Alfin Syaifullah
Editor : Andrean Masrofie
Sumber Berita: Okedailycom






![GMNI Sumenep menggelar mimbar bebas di depan Kantor Pemkab Sumenep. Mereka mempertanyakan urgensi dan manfaat konkret wacana perubahan nomenklatur. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_173301-225x129.jpg?v=1791285201)
![GPS saat menyampaikan aspirasi terkait tata kelola pemerintahan Desa Saobi kepada DPMD Kabupaten Sumenep. Audiensi tersebut menjadi ruang penyampaian sejumlah pertanyaan publik mengenai pelayanan, transparansi anggaran, partisipasi BPD dan aparatur desa, serta keterbukaan informasi. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_171734-225x129.jpg?v=1791281902)
![Perkuat barisan, SMSI Sumenep menggelar konsolidasi untuk mendorong media lokal Sumenep agar mampu menembus pasar nasional. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_125423-225x129.jpg?v=1791266735)
![Kepala Disperkimhub Sumenep (kanan) bersama Kepala Bapenda Sumenep (kiri) saat operasi gabungan di Batuan. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_033315-225x129.jpg?v=1791263194)
![Petugas gabungan dari UPT PPD Sumenep, Bapenda, Satlantas Polresta Sumenep dan Disperkimhub melakukan Operasi Gabungan di Jalan Raya Sumenep-Lenteng. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_033236-225x129.jpg?v=1791262717)



![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
