Gede Harja Astawa Sentil Proyek Rp50 Miliar di Tengah Jalan Rusak yang Dikeluhkan Warga Buleleng

- Editorial Team

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gede Harja Astawa Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali

Gede Harja Astawa Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali

BULELENG, Okedaily.com –Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali, I Gede Harja Astawa melontarkan kritik tajam terhadap Pemerintah Kabupaten Buleleng terkait banyaknya ruas jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat. Harja menilai pemerintah daerah gagal menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

Menurutnya, kondisi jalan rusak di sejumlah wilayah Buleleng kini bukan lagi sekadar persoalan infrastruktur, tetapi sudah menyangkut keselamatan jiwa warga yang setiap hari melintas untuk bekerja, bersekolah, dan mencari nafkah.

“Setiap hari masyarakat melewati jalan itu dan setiap hari pula ada potensi kecelakaan yang membahayakan nyawa. Ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gede Harja Astawa mengaku prihatin melihat banyaknya keluhan masyarakat yang viral di media sosial. Ia menilai jeritan warga tersebut menunjukkan adanya kekecewaan mendalam karena persoalan jalan rusak dinilai lambat ditangani.

Baca Juga :  Soroti Kesejahteraan Pegawai Sungai, Gus Yoga Minta Perlengkapan Kerja Layak

“Jujur saya malu mendengar teriakan masyarakat di media sosial. Kadang memang disampaikan dengan nada keras, tetapi itu tanda masyarakat sudah capek berteriak dan capek menyuarakan kondisi jalan yang setiap hari mereka lalui,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pembangunan proyek titik nol di Buleleng yang disebut menghabiskan anggaran lebih dari Rp50 miliar. Menurutnya, di tengah kondisi jalan rusak yang membahayakan masyarakat, pemerintah semestinya lebih fokus memperbaiki infrastruktur dasar dibanding proyek yang dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak warga.

Baca Juga :  "Fasabbih" IKSASS Badung : dari Balajar Alqur'an dan Shalat Berjama'ah serta Kemandirian

“Bagi saya, lebih baik anggaran itu diprioritaskan untuk jalan. Titik nol mungkin tidak langsung dirasakan masyarakat desa maupun kota, sementara jalan dipakai setiap hari untuk sekolah, bekerja, dan mencari makan,” katanya.

Politisi Gerindra itu turut mengkritik kondisi di mana warga harus melakukan aksi simbolik seperti menanam pohon pisang di tengah jalan rusak agar mendapat perhatian pemerintah. Ia menilai fenomena tersebut menjadi tanda lemahnya respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat harus tanam pohon pisang dulu baru diperhatikan. Seolah-olah masyarakat diajarkan melakukan hal seperti itu agar mendapat respon pemerintah,” sindirnya.

Ia menegaskan kualitas jalan menjadi salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah. Menurutnya, jika akses jalan baik, maka aktivitas ekonomi masyarakat juga berjalan lancar dan aman.

Baca Juga :  Upaya Santri Sukorejo Ngopeni Muslim Minoritas di Pulau Dewata

“Kalau jalan bagus, masyarakat bisa bekerja dengan lancar dan aman, anak-anak sekolah juga aman. Itu salah satu tolak ukur keberhasilan pemerintah,” tegasnya lagi.

Sebagai langkah lanjutan, Gede Harja Astawa memastikan Fraksi Gerindra di Kabupaten Buleleng akan ikut mengawal persoalan tersebut dan mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan jalan di berbagai wilayah yang mengalami kerusakan.

“Saya akan menginstruksikan Fraksi Gerindra di Kabupaten Buleleng untuk mengkritisi persoalan ini dan mendesak pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret memperbaiki akses jalan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Alfin

Editor : Okedaily

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Hashim Djojohadikusumo: Pers Harus Jadi Benteng Lawan Hoaks di Era Media Sosial
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali
GMNI Sumenep Sentil Politisi PDIP: Rakyat Kepulauan Butuh Anggaran, Bukan Ganti Nama
Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung
Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda
Semangat Kemerdekaan Membara di Gayam, Semua Kalangan Turut Upacara
Bupati Wongsojudo Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Ini Pesannya
Hingga Larut Malam, Warga Prambanan Sumenep Nekat Perbaiki Jalan Kabupaten yang Terlantar

Related News

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Hashim Djojohadikusumo: Pers Harus Jadi Benteng Lawan Hoaks di Era Media Sosial

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:37 WIB

GMNI Sumenep Sentil Politisi PDIP: Rakyat Kepulauan Butuh Anggaran, Bukan Ganti Nama

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda

Latest News