Liburan Tahunan Santri Sukorejo, PUJA IKSASS Badung: Pesan Kiai Azaim Jaga Akhlak dan Silaturahmi

- Editorial Team

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Santri dari PonPes Salafiyah-Syafiiyah, Sukorejo, Situbondo di Central Parkir Kuta, Badung, 8 Feb 2026. Foto: MediaIksassBadung

Santri dari PonPes Salafiyah-Syafiiyah, Sukorejo, Situbondo di Central Parkir Kuta, Badung, 8 Feb 2026. Foto: MediaIksassBadung

BADUNG, Okedaily.com – Liburan tahunan santri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, dimanfaatkan sebagai momentum silaturahmi dan penguatan akhlak. Hal tersebut disampikan oleh Ketua IKSASS Badung, Moh. Ipung menirukan pesan dari KHR. Ahmad Azaim, Pengasuh PonPes Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo.

Sebanyak 715 santri putra dan putri tiba di Bali pada tanggal 8 dan 9 Feb 2026 di Central Parkir Kuta, Kab. Badung sebagai bagian dari agenda liburan tahunan pesantren. Rombongan santri diberangkatkan menggunakan 11 unit bus, dengan kapasitas sekitar 65 santri per bus, dan didampingi oleh 11 pengurus IKSASS Badung, masing-masing satu pendamping alumni di setiap bus.

Baca Juga :  Zulfikar DPRD Bali Turut Berduka atas Wafatnya KH. M. Taufik As’adi, Ketua MUI Bali 2010–2020

Ketua IKSASS Badung, Moh. Ipung, mengatakan rombongan santri berangkat dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, pada sekitar pukul 07.00 WIB dan tiba di Central Parkir Kuta, Badung, sekitar pukul 17.00 WITA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Liburan tahunan ini adalah agenda resmi pesantren. Setiap bus didampingi satu pengurus IKSASS Badung untuk memastikan santri tetap terarah dan tertib selama perjalanan,” ujar Moh. Ipung.

Ia menambahkan, sebelum keberangkatan, KHR. Ahmad Azaim memberikan pesan tegas agar liburan tidak dimaknai sekadar waktu beristirahat, melainkan tetap bernilai ibadah dan pengabdian.

Baca Juga :  Zulfikar Wijaya Suarakan Perhatian terhadap Isu Ketenagakerjaan pada Momentum Hari Buruh 2026

“Kiai Azaim berpesan agar niat liburan diniatkan sebagai silaturahmi kepada keluarga dan kerabat, serta membantu keluarga maupun masyarakat sekitar, khususnya dengan ilmu yang telah diperoleh selama di pesantren,” ungkapnya.

Selain itu, Kiai Azaim juga menekankan pentingnya menjaga tradisi pesantren meski berada di luar lingkungan pondok.

“Amaliyah yang biasa dilakukan di pondok harus tetap dilaksanakan selama liburan, terutama menjaga adab dan akhlaqul karimah. Santri diminta menunjukkan karakter santri yang sesungguhnya di mana pun berada,” jelas Moh. Ipung mengutip pesan Kiai Azaim.

Baca Juga :  Banjir Landa Jalan Tohpati, Denpasar Timur, Gede Tommy DPRD Denpasar Desak Mitigasi Tata Ruang

Setibanya di Bali, para santri disambut oleh Panitia PUJA IKSASS Badung bersama wali santri yang telah menunggu untuk menjemput putra-putri mereka. Proses kedatangan berlangsung tertib dan penuh kehangatan, dengan bantuan pengamanan Banser saat kedatangan agar kegiatan berjalan lancar.

Moh. Ipung menegaskan, pesan Kiai Azaim menjadi pedoman utama bagi santri selama menjalani liburan tahunan, khususnya bagi santri asal Bali.

“Liburan ini diharapkan melahirkan santri yang tetap berakhlak, bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat, serta mampu menjaga nama baik pesantren di mana pun berada,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

111 Calon Santri Dilepas ke Ponpes Sukorejo, IKSASS Badung Bekali Lewat Program FASSABIH
Zulfikar Wijaya Ajak Pemuda Perkuat Ibadah dan Tebar Islam Damai di Media Sosial
Tommy Sumertha DPRD Denpasar Rayakan Idul Adha Bersama Mushalla Nur Baety
Anggota DPRD Bali Dorong Pelayanan Maksimal Bagi Jemaah Haji
IPTU Iskandar Santuni Anak Yatim, Wujud Kepedulian Polri
Kanwil ImiPas Sumut Gandeng HBB Medan Bagikan Ribuan Paket Sembako
Di Bulan Suci RSUD Moh Anwar Sumenep Layani dengan Hati
Aziz Shabibi Berbagi Berkah, Bukber dan Santunan Anak Yatim di Myze Hotel

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:53 WIB

111 Calon Santri Dilepas ke Ponpes Sukorejo, IKSASS Badung Bekali Lewat Program FASSABIH

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:58 WIB

Zulfikar Wijaya Ajak Pemuda Perkuat Ibadah dan Tebar Islam Damai di Media Sosial

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:16 WIB

Tommy Sumertha DPRD Denpasar Rayakan Idul Adha Bersama Mushalla Nur Baety

Minggu, 26 April 2026 - 21:12 WIB

Anggota DPRD Bali Dorong Pelayanan Maksimal Bagi Jemaah Haji

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:26 WIB

IPTU Iskandar Santuni Anak Yatim, Wujud Kepedulian Polri

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB