Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar

- Editorial Team

Rabu, 29 April 2026 - 11:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra. Foto: Istimewa/Okedaily.com

Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra. Foto: Istimewa/Okedaily.com

Denpasar, OkeDaily.com – Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, mendorong Pantai Mertasari Sanur, menjadi ruang publik berbasis budaya dan kreativitas anak muda di Kota Denpasar.

Hal tersebut disampaikan Ida Bagus Yoga Adi Putra yang akrab disapa Gus Yoga saat ditemui di Gedung DPRD Kota Denpasar, Senin (28/4/2026).

Selain menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Gus Yoga juga merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar sekaligus dikenal sebagai politisi muda asal Sanur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Gus Yoga, ruang publik seperti Pantai Mertasari tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi masyarakat, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai wadah pelestarian tradisi dan pengembangan kreativitas generasi muda Bali.

Baca Juga :  Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda

“Pantai Mertasari punya potensi besar menjadi pusat aktivitas budaya dan kreativitas anak muda. Ini bukan hanya tempat wisata, tetapi juga ruang bersama untuk menjaga identitas budaya Bali,” ujar Gus Yoga.

Sebelumnya, gagasan tersebut juga dibahas Gus Yoga bersama Komunitas Layang-Layang Ten One Nine dalam diskusi yang digelar di Rumah Aspira Gus Yoga, Sanur, pada 20 April 2026.

Dalam pertemuan itu, sejumlah aspirasi dan gagasan terkait pengembangan ruang publik berbasis budaya turut disampaikan komunitas.

Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah pentingnya menjaga eksistensi seni layang-layang Bali sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Bali.

Baca Juga :  Gemasaba Bali Hadiri Pengukuhan Holding HPN, Nimmi : Pengusaha Harus Berorientasi Kemakmuran

Menurut Gus Yoga, layang-layang Bali bukan sekadar permainan tradisional, melainkan simbol seni, kreativitas, dan warisan budaya yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

“Layang-layang Bali memiliki nilai budaya dan filosofi yang kuat. Tradisi ini harus terus diberi ruang agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” katanya.

Selain itu, ia menilai penataan fasilitas di kawasan Pantai Mertasari perlu segera dilakukan guna mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan komunitas, perlombaan layang-layang, hingga event budaya berskala besar.

Menurutnya, keberadaan ruang publik yang tertata dengan baik akan memberikan ruang ekspresi positif bagi generasi muda sekaligus memperkuat citra budaya Kota Denpasar.

Baca Juga :  Perpres Dana Abadi Pesantren Ditanda-tangani, PW IPNU Sumatera Utara: Siap Kawal Sampai Tepat Sasaran

Ia juga berharap adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan ruang publik yang layak, aman, nyaman, dan membanggakan bagi warga maupun wisatawan.

Gus Yoga turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan menyuarakan pentingnya pelestarian budaya lokal agar generasi muda Bali tetap memiliki akar budaya yang kuat di tengah modernisasi.

“Kalau budaya lokal terus diberi ruang dan dukungan, saya yakin Pantai Mertasari bisa menjadi simbol ruang publik kreatif berbasis budaya di Denpasar,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Alfin Syaifullah

Editor : Andrean Masrofie

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Bupati Wongsojudo Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Hari Jadi Sumenep
Semarak HUT ke-81 RI, 26 Lembaga Pendidikan di Gayam Ikuti Carnaval Bertema Daur Ulang
Filosofi Stand Bappeda Sumenep di Madura Culture Fest #4: Merawat Budaya, Merancang Masa Depan
Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti JJS di Gayam, Puluhan Doorprize Bikin Suasana Makin Meriah
MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan
MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI
Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen
Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan

Related News

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Bupati Wongsojudo Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Hari Jadi Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, 26 Lembaga Pendidikan di Gayam Ikuti Carnaval Bertema Daur Ulang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Filosofi Stand Bappeda Sumenep di Madura Culture Fest #4: Merawat Budaya, Merancang Masa Depan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti JJS di Gayam, Puluhan Doorprize Bikin Suasana Makin Meriah

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:32 WIB

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB