Plt Kacabdin Pendidikan Sumenep Disinyalir Lindungi Oknum Guru yang Lecehkan Wartawan

- Redaksi

Sabtu, 25 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan kantor cabang dinas pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep. ©Okedaily.com

Penampakan kantor cabang dinas pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep. ©Okedaily.com

OKEDAILY, MADURA Plt Kacabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Sumenep, Ali Afandi disinyalir melindungi anak buahnya, salah seorang Guru Kesenian SMA Negeri 1 Arjasa, Kabupaten Sumenep, yang telah melecehkan dan mengancam pewarta.

Dugaan tersebut timbul setelah Kacabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Sumenep, yang saat ini dijabat Pelaksana Tugas atau Plt, acuhkan permohonan audiensi insan Jurnalis mengenai Guru SMA Negeri 1 Arjasa yang lecehkan serta ancam wartawan.

Padahal, surat permohonan untuk beraudiensi di hari Jumat, 24 Februari 2023, diketahui telah diserahkan ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Sumenep, hari Selasa, 21 Februari 2023 yang diterima oleh salah satu staf.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Dana Ratusan Juta Rupiah Raib, Pagar Pasar Batuan Sumenep di Lahan Sengketa

Tercantum dalam surat permohonan tersebut, apabila nantinya ada perubahan baik mengenai hari, tanggal, jam maupun tempat audiensi, dimohon agar dapat menginformasikannya.

Tetapi, setelah salah satu perwakilan wartawan yang tiba lebih awal di lokasi audiensi menyampaikan, bahwa Plt Kacabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Sumenep tidak ada di kantornya.

Sementara Pemimpin Redaksi SuaraMadura.id, Faldy Aditya mengecam keras apa yang dilakukan Plt Kacabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Sumenep, Ali Afandi dengan tidak mengindahkan permohonan audiensi dari lintas elemen masyarakat tersebut.

Baca Juga :  Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis, RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kepedulian Difabel

“Semestinya Pak Ali Afandi dapat memberitahukan jika memang ada perubahan jadwal audiensi yang dimohonkan, bukan lalu seenak udelnya saja. Jadi tidak keliru jika kami, para kuli tinta menilai ada upaya melindungi pelaku,” ujarnya geram, Jumat (23/2).

Sebelumnya diketahui, Guru SMA Negeri 1 Arjasa berinisial JF dianggap telah melakukan pelecehan dalam bentuk penghinaan kepada wartawan media BagiBerita.id melalui percakapan WhatsApp pada Senin, 20 Februari 2023 kemarin.

“Wartawan apa? Wartawan abal-abal yg kerjaannya hanya jual abab? Apa tidak ada pekerjaan yang lebih bermanfaat dan bermakna?” isi pesan JF yang berstatus pegawai negeri sipil tersebut dengan kurang ajarnya.

Baca Juga :  126 Calon Santri Baru Ponpes Sukorejo Ikuti "Fasabbih" Bersama IKSASS Badung

Bahkan kemudian, JF berani mengancam RD (inisial) wartawan media BagiBerita.id tersebut. “Segera hapus berita itu kalau hidup anda mau tenang.dan mau asyik memburu berita,” ancam Guru SMA Negeri 1 Arjasa itu.

Ketika tak merespon konfirmasi terkait ulahnya melalui panggilan telepon. JF pun membalas pesan WhatsApp yang dikirimkan dengan ketus. “Maaf, saya tidak kenal dan tidak tau anda,” ketiknya kepada perwakilan wartawan.

Sementara dari pengakuan sejumlah orang yang kenal dengan JF, baik itu temannya semasa sekolah hingga tetangga dekatnya mengatakan, bahwa Guru Kesenian SMA Negeri 1 Arjasa itu memanglah arogan.

Baca Juga :  Demokrasi Junub, Fauzi AS Bicara Dugaan Praktik Kotor Pilkada Sumenep 2024

“Ini ngomongnya lepas-lepas memang karena ini memiliki dua versi agak w***a itu mas,” ungkap tetangganya yang dirahasiakan identitasnya. Selasa (21/02/23).

Selain sombong, oleh mereka yang mengenal JF juga menggambarkan dirinya sebagai sosok yang gemulai seperti seorang perempuan.

“Lakar pacacana saromben he b****ng mon tak sesuai ben alurra abekna (Memang bicaranya sembarangan kalau tidak sesuai dengan alur keinginannya, red),” beber temannya yang juga Alumni SMA Negeri 1 Arjasa Tahun 1996.

Baca Juga :  Pengurus KJS Periode 2024-2026 Resmi Dilantik, Berikut Harapan Bupati Wongsojudo

Sedangkan Ali Afandi, tidak menjawab panggilan WhatsApp yang dilakukan guna konfirmasi atas permohonan audiensi yang tidak dihiraukannya, hanya berkirim pesan singkat. “Maaf mas, barusan saya ditelpon pak Rusliy juga, bersamaan dengan sampeyan yang telpon,” tukasnya kepada perwakilan wartawan.

Terlepas dari pribadi JF yang tuai kontroversi, Plt Kacabdin Pendidikan Sumenep tidak seharusnya menganggap enteng apa yang dilakukan Guru SMA Negeri 1 Arjasa yang telah lecehkan dan ancam pewarta. Sanksi tegas tentunya diperlukan. (*)

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulfikar Wijaya Suarakan Perhatian terhadap Isu Ketenagakerjaan pada Momentum Hari Buruh 2026
DPRD Denpasar Dorong Peningkatan Anggaran KONI demi Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken
Menilap Keuangan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kades Imrah Resmi Ditahan Kejari Sumenep
Bali Teken MoU PSEL, DPRD Denpasar: Langkah Nyata Menuju Solusi Sampah
Anggota DPRD Denpasar Dorong Konsistensi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
Zulfikar Wijaya Nahkodai Tani Merdeka di Bali, Tekankan Kerja Nyata untuk Petani
Pelantikan Tani Merdeka Indonesia Se-Bali, Pengurus Diminta Jadi Penggerak dan Pengawal Program Petani

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:04 WIB

Zulfikar Wijaya Suarakan Perhatian terhadap Isu Ketenagakerjaan pada Momentum Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 - 11:10 WIB

DPRD Denpasar Dorong Peningkatan Anggaran KONI demi Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Minggu, 26 April 2026 - 09:44 WIB

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Kamis, 23 April 2026 - 18:48 WIB

Menilap Keuangan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kades Imrah Resmi Ditahan Kejari Sumenep

Rabu, 22 April 2026 - 08:10 WIB

Bali Teken MoU PSEL, DPRD Denpasar: Langkah Nyata Menuju Solusi Sampah

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Verified by MonsterInsights