Pakasa Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga

- Editorial Team

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Zulfikar Wijaya Anggota DPRD Bali bersama Paguyuban Kawula Surakarta (PAKASA) Bali menggelar diskusi bertema “Sinergi Budaya, Spiritualitas, dan Pemberdayaan Ekonomi untuk Bangsa dan Generasi Mendatang” di Nira Galery, Denpasar, Minggu (14/6/2026). Okedaily.com

Zulfikar Wijaya Anggota DPRD Bali bersama Paguyuban Kawula Surakarta (PAKASA) Bali menggelar diskusi bertema “Sinergi Budaya, Spiritualitas, dan Pemberdayaan Ekonomi untuk Bangsa dan Generasi Mendatang” di Nira Galery, Denpasar, Minggu (14/6/2026). Okedaily.com

DENPASAR, OkeDaily.com – Paguyuban Kawula Surakarta (PAKASA) Bali menggelar diskusi bertema “Sinergi Budaya, Spiritualitas, dan Pemberdayaan Ekonomi untuk Bangsa dan Generasi Mendatang” di Nira Galery, Denpasar, Minggu (14/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai tokoh budaya, akademisi, pelaku seni, hingga anggota DPRD Provinsi Bali.

Anggota DPRD Provinsi Bali Komisi I, Zulfikar Wijaya, S.E., yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya menjaga Bali sebagai rumah bersama yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang suku, budaya, dan keyakinan.

Menurut Zulfikar, forum diskusi seperti yang digelar PAKASA Bali menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam pelestarian budaya, penguatan nilai spiritual, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan PAKASA Bali karena mampu menghadirkan ruang dialog yang membahas budaya, spiritualitas, dan pemberdayaan ekonomi secara bersamaan. Ini merupakan modal penting untuk membangun masyarakat yang kuat dan harmonis,” ujar Zulfikar kepada Okedaily.com usai kegiatan.

Baca Juga :  Zulfikar Wijaya DPRD Bali Terima Aspirasi UMKM Warung Madura

Ia menambahkan, Bali selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif.

“Bali adalah rumah bersama. Kita harus menjaganya bersama-sama dengan semangat gotong royong, saling menghormati, dan memperkuat persatuan. Jangan sampai perbedaan menjadi pemecah, justru harus menjadi kekuatan untuk membangun Bali yang lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PAKASA Bali, Danang, menjelaskan bahwa diskusi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang.

Di antaranya Prof. Dr. I Wayan Dana, seniman, akademisi tari, dan Guru Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang dikenal melalui berbagai karya seni pertunjukan berbasis budaya Bali serta aktif dalam misi kebudayaan internasional.

Baca Juga :  Polsek Sampang Dan Koramil 0828/01 Sampang Laksanakan Apel Gabungan, Ini Tujuannya

Selain itu hadir pula Kanjeng Raden Tumenggung Wira, dosen dan praktisi perfilman dari Jakarta, serta Gusti Ngurah Ardana yang bergerak dalam pelestarian cagar budaya, khususnya terkait pengembangan dan pelestarian Pura Dalem Solo.

Diskusi juga menghadirkan Tasya, model tunarungu asal Bali yang sekaligus memperkenalkan film Terangku dalam Gelapku. Kehadirannya mendapat perhatian peserta sebagai bentuk dukungan terhadap inklusivitas dalam dunia seni dan perfilman.

Danang mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya membahas aspek budaya dan spiritualitas, tetapi juga sejumlah agenda strategis yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

“Melalui forum ini kami ingin membangun sinergi lintas sektor. Ada pembahasan mengenai kerja sama berbagai pihak, pengembangan Pura Dalem Solo dari aspek budaya dan ekonomi, promosi film Terangku dalam Gelapku, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Zulfikar Hadiri HUT Bhayangkara ke-79, Apresiasi Polri yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

Ia berharap hasil diskusi dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat pelestarian budaya dan nilai-nilai luhur bangsa.

Di akhir kegiatan, Zulfikar Wijaya kembali menekankan bahwa budaya, spiritualitas, dan ekonomi merupakan tiga pilar yang harus berjalan beriringan.

“Budaya harus tetap lestari, spiritualitas harus tetap terjaga, dan ekonomi masyarakat harus terus bertumbuh. Ketiganya harus berjalan seimbang agar Bali tetap menjadi daerah yang harmonis dan sejahtera bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Andrean Masrofie

Editor : Hasan Al-Hakiki

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Bupati Wongsojudo Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Hari Jadi Sumenep
Semarak HUT ke-81 RI, 26 Lembaga Pendidikan di Gayam Ikuti Carnaval Bertema Daur Ulang
Filosofi Stand Bappeda Sumenep di Madura Culture Fest #4: Merawat Budaya, Merancang Masa Depan
Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti JJS di Gayam, Puluhan Doorprize Bikin Suasana Makin Meriah
MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan
MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI
Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen
Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan

Related News

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Bupati Wongsojudo Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Hari Jadi Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, 26 Lembaga Pendidikan di Gayam Ikuti Carnaval Bertema Daur Ulang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Filosofi Stand Bappeda Sumenep di Madura Culture Fest #4: Merawat Budaya, Merancang Masa Depan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti JJS di Gayam, Puluhan Doorprize Bikin Suasana Makin Meriah

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:32 WIB

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB