Tommy Sumertha: Pemerintah Terbuka terhadap Kritik, Namun Penghinaan Tidak Dibenarkan

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

I Gede Tommy Sumertha Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Gerindra.

I Gede Tommy Sumertha Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Gerindra.

DENPASAR, Okedaily.com – Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, menegaskan bahwa kritik dan penyampaian pendapat oleh mahasiswa merupakan hak konstitusional yang dilindungi oleh negara. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan tersebut harus dijalankan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hal itu disampaikan Tommy Sumertha saat memberikan keterangan kepada media di Kantor DPRD Kota Denpasar, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Tommy, kebebasan berpendapat dijamin dalam Pasal 28E Ayat (3) UUD 1945, UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, serta UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kritik yang disampaikan kelompok mahasiswa merupakan bagian dari hak warga negara yang dilindungi konstitusi. Namun dalam pelaksanaannya harus tetap mematuhi rambu-rambu hukum, tidak memprovokasi kekerasan atau kerusuhan, menjaga ketertiban umum, dan tidak melakukan pencemaran nama baik,” ujarnya.

Tommy juga menyinggung sejumlah ketentuan dalam Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2012 yang mengatur larangan dalam pelaksanaan demonstrasi, di antaranya aksi yang mengandung permusuhan, kebencian atau penghinaan, dilakukan tanpa pemberitahuan kepada kepolisian, di luar waktu yang ditentukan, maupun melibatkan benda-benda yang membahayakan.

Baca Juga :  Prosesi I'lan XI, Muhammad Al-Fayyadl: Ekspresi Syukur dalam Proses Belajar

Lebih lanjut, ia menyoroti peristiwa pembubaran paksa Forum Dialog “Kopdar Bersama Mas Dar” yang berlangsung di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM pada 15 Juni 2026. Acara tersebut dihadiri Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, serta Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko.

Tommy menyesalkan tindakan sekelompok mahasiswa yang membubarkan forum dialog tersebut. Menurutnya, forum yang digelar secara terbuka dan resmi seharusnya menjadi ruang diskusi yang dihormati oleh seluruh pihak.

“Kami menyesalkan dan mengecam pembubaran dialog serta penghinaan yang dilakukan oleh sebagian mahasiswa. Tindakan tersebut mencederai semangat demokrasi dan budaya dialog yang seharusnya tumbuh di lingkungan kampus,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Tommy juga menyampaikan pandangannya mengenai berbagai program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menurutnya masih memerlukan waktu untuk menunjukkan hasil secara optimal.

Baca Juga :  Gede Tommy: Apa yang Disampaikan Presiden Prabowo Jadi Alarm Keras Pengelolaan Sampah Bali

Ia menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas yang bertujuan menurunkan angka stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, berbagai evaluasi terus dilakukan untuk menyempurnakan pelaksanaan program tersebut, termasuk perbaikan tata kelola Badan Gizi Nasional, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan penerima manfaat hingga daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Selain itu, Tommy menyebut pemerintah juga menjalankan Program Sekolah Rakyat bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem melalui sistem pendidikan berasrama yang menyediakan fasilitas pendidikan, tempat tinggal, pakaian, dan makanan bergizi secara gratis.

Di sektor energi, ia menegaskan pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi. Menurutnya, harga Pertalite dan Solar subsidi tetap dipertahankan, sementara penyesuaian harga hanya berlaku pada BBM non-subsidi yang umumnya digunakan masyarakat kelas menengah ke atas.

Baca Juga :  Relawan De Gadjah & Kader Gerindra Denpasar Berbagi 65 Kambing Qurban, Gus Yoga: ini Komitmen Kader Gerindra Berbuat untuk Masyarakat

Tommy juga menilai pemerintah terus berupaya memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional melalui program kedaulatan pangan serta pengembangan bahan bakar biodiesel B50 yang dijadwalkan diluncurkan pada 1 Juli 2026.

Selain itu, pemerintah disebut terus melakukan berbagai langkah untuk menutup kebocoran devisa negara, antara lain melalui pembentukan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), serta kewajiban penempatan 100 persen Devisa Hasil Ekspor (DHE) sumber daya alam dalam sistem keuangan Indonesia.

Menurut Tommy, berbagai program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional hingga tingkat akar rumput, termasuk melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

“Pemerintah terus bekerja menjalankan berbagai program prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta membangun kemandirian ekonomi nasional,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara
Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya
Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Tommy Sumertha: Wujud Nyata Komitmen Presiden Prabowo Atasi Sampah di Bali
Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa Risky Pratama Dituntut 7 Tahun Penjara
Ribuan Massa Berdemo, Desak Gubernur Koster Jangan Hambat Program Presiden Prabowo
TPS3R Sesetan Over Kapasitas, Gede Tommy DPRD Denpasar Dorong Pembuatan TPS3R Pedungan
DPRD Denpasar Soroti Tata Kelola Terminal Kargo, Minta Dishub Tertibkan Parkir Truk Kontainer
DPRD Denpasar Soroti Pengelolaan Limbah Usaha Kuliner, Dorong Pemanfaatan IPAL dan DSDP

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:48 WIB

Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:20 WIB

Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:35 WIB

Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Tommy Sumertha: Wujud Nyata Komitmen Presiden Prabowo Atasi Sampah di Bali

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:50 WIB

Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa Risky Pratama Dituntut 7 Tahun Penjara

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:39 WIB

Ribuan Massa Berdemo, Desak Gubernur Koster Jangan Hambat Program Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Senin, 13 Jul 2026 - 22:34 WIB