Tanam Tembakau atau Rugi? Bupati Sumenep Beri Pesan Penting untuk Petani

- Editorial Team

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep memberikan pesan penting kepada para petani tembakau di daerahnya. Ia mengingatkan agar petani lebih cermat menghitung biaya, harga, dan pasar sebelum memutuskan menanam. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Bupati Sumenep memberikan pesan penting kepada para petani tembakau di daerahnya. Ia mengingatkan agar petani lebih cermat menghitung biaya, harga, dan pasar sebelum memutuskan menanam. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Pemerintah Kabupaten Sumenep, kata Fauzi, tidak serta-merta melarang petani mengambil keputusan tersebut. Namun, setiap keputusan harus disertai perhitungan matang terhadap potensi risiko.

“Ada mereka yang sudah menyiapkan modal. Tapi kalau tetap bercocok tanam, ya kita berdoa agar tidak hujan. Karena kalau hujan, yang pasti kerugian akan ada,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua Pansel Mundur Hingga Syarat Seleksi Sekda Sumenep Diubah

Persoalan musim tanam tembakau, sambung dia, tidak cukup hanya dilihat dari kesiapan lahan dan ketersediaan modal. Faktor alam, terutama curah hujan dan perubahan cuaca, juga harus menjadi bagian penting dalam menentukan strategi bertani.

Petani yang memaksakan penanaman ketika kondisi cuaca mulai berubah berpotensi menghadapi kerugian apabila tanaman tidak tumbuh optimal. Risiko tersebut semakin besar ketika biaya produksi sudah dikeluarkan sejak awal.

Ketua DPC PDI-P Sumenep itu berharap petani tidak hanya berorientasi mengejar waktu tanam. Menurut dia, membaca kondisi alam secara cermat merupakan bagian dari ikhtiar untuk menjaga keberlanjutan usaha pertanian.

Baca Juga :  KPU Sumenep Gelar Debat Kedua Pilkada 2024 di Uniba, Bahas Peningkatan Pelayanan Publik

Bagi petani yang belum menanam, ia menyarankan agar perkembangan cuaca menjadi pertimbangan utama. Langkah tersebut dinilai lebih bijak daripada mengambil risiko besar ketika kondisi alam sudah tidak mendukung.

Facebook Comments Box

Penulis : Thaifur Rasyid

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Bawaslu Denpasar Jalin Silaturahmi dengan Gerindra Denpasar, Gus Yoga: Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Berintegritas
Sosok Dermawan Edi Kuswanto Jadi Harapan Baru Warga Lembung Timur di Pilkades 2029
Perluasan Relaksasi BPHTB Jadi Usulan Gus Yoga untuk Permudah Milenial Miliki Rumah di Denpasar
DPRD Kota Denpasar Dorong Penataan Muara Tukad Rangda, Berikut Tujuannya
DPRD Kota Denpasar Usulkan Normalisasi Tukad Rangda untuk Atasi Banjir
De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota
Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya
Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Related News

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Tanam Tembakau atau Rugi? Bupati Sumenep Beri Pesan Penting untuk Petani

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:54 WIB

Bawaslu Denpasar Jalin Silaturahmi dengan Gerindra Denpasar, Gus Yoga: Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Berintegritas

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:17 WIB

Sosok Dermawan Edi Kuswanto Jadi Harapan Baru Warga Lembung Timur di Pilkades 2029

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Perluasan Relaksasi BPHTB Jadi Usulan Gus Yoga untuk Permudah Milenial Miliki Rumah di Denpasar

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:48 WIB

DPRD Kota Denpasar Dorong Penataan Muara Tukad Rangda, Berikut Tujuannya

Latest News

Pemkab Sumenep terus mematangkan program Sekolah Rakyat. Salah satu persiapannya adalah menyiapkan lahan alternatif yang lokasinya dekat jalan raya. ®okedaily.com

Pendidikan

Pemkab Sumenep Siapkan Lahan Sekolah Rakyat di Dekat Jalan Raya

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:51 WIB