Langkah Kecil Mehdi di Tanah Ulama

- Editorial Team

Minggu, 13 Juli 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mehdi (kopyah putih) diapit keluarga kecilnya. ©Okedaily.com/Istimewa

Mehdi (kopyah putih) diapit keluarga kecilnya. ©Okedaily.com/Istimewa

OkeDaily.com – Hari ini, Minggu 13 Juli 2025. Pelukan saya terasa lebih panjang dari biasanya. Tangan saya menggenggam erat tubuh mungil yang mulai menjelma lelaki.

Anak sulung saya, Mehdi Achmadinejad, (Dino) nama panggilannya, berdiri di depan gapura besar bertuliskan “Darullughah Wadda’wah”- tempat yang bukan sekadar pondok, tapi miniatur kehidupan yang sesungguhnya.

Sebagai ayah yang tak pernah mudah melepaskan. Apalagi anak pertama. Apalagi ke tempat jauh yang tidak setiap hari bisa saya jenguk, tidak setiap malam bisa didekap.

Baca Juga :  Sang Jenderal yang Tak Menunggu Telepon

Namun hati ini perlahan luruh, berganti dengan haru dan harap, ketika saya melihat Dino, seketika dia berpaling dengan wajah sedih yang Ia sembunyikan.

Dalwa bukan sekadar bangku-bangku belajar atau kamar-kamar asrama, tapi tempat tempaan. Tapak awal bagi anak saya untuk menjadi manusia yang kuat iman, luas wawasan, dan lapang hatinya.

Bukan sembarang pondok. Didirikan oleh Al-Habib Hasan Baharun sejak 1981, pesantren ini tumbuh dari rumah kontrakan menjadi mercusuar ilmu dan akhlak dengan ribuan santri dan empat kampus.

Di sini Dino akan belajar, bukan hanya tentang fiqh dan nahwu, tetapi juga tentang bagaimana hidup sebagai seorang mukmin sejati: mandiri, jujur, dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Cocoklogi Penjelasan Pimpinan Cabang BRI Sumenep

Saya tahu, suatu hari nanti, saya tidak lagi bisa menjadi jawaban atas semua tanya Dino. Maka biarlah Dalwa menjadi tempatnya mencari.

Di sini, ia akan mengenal artinya menunggu giliran, artinya bangun malam dalam dingin, artinya bersyukur atas nasi dan tempe, dan artinya bersahabat dengan kesabaran.

Saya percaya, yang diajarkan Dalwa bukan hanya kitab kuning, tapi kitab kehidupan. Di sinilah ia akan belajar memanusiakan waktu.

Dari Tsanawiyah, sampai Aliyah, yang setiap jenjang akan menempa, bukan memanjakan.

Baca Juga :  Hasyim Adik Prabowo Melayat ke Bagus Jelantik Bersama Kader Gerindra

Saya bukan ayah yang sempurna. Tapi saya ingin Dino menjadi insan yang mendekati ridha-Nya. Maka saya titipkan dia, bukan hanya pada guru-gurunya, tapi pada setiap doa di langit Dalwa yang dihuni para pecinta ilmu.

Saya berbisik pelan sebelum berpisah: “Nak, ayah mencintaimu, tapi Allah lebih mencintaimu. Ayah mendidik mu sebisanya, tapi para ulama akan membimbing mu dengan do’a-do’anya”.

Dan jika nanti engkau rindu, ingatlah…, Bundamu juga sedang merindukanmu, sambil mendoakan mu dalam setiap sujud malam.”

Mungkin nanti Dino akan berubah. Tidak lagi merengek minta dibelikan mainan. Tidak lagi memeluk saya di pagi hari.

Baca Juga :  Safari Ramadhan NU Bangsalsari, Menjaga Solidaritas Umat dan Memperdalam Pemahaman Ibadah

Tapi jika suatu hari ia memeluk Qur’an dengan hati yang teduh dan akhlak yang lembut, maka itulah pelukan paling erat yang pernah saya impikan dalam hidup saya.

Selamat menapaki tapak-tapak awal, anakku. Di Dalwa, tempat para pecinta ilmu menulis takdirnya.

Di Dalwa, ayah melepasmu… untuk didekap lebih erat oleh Tuhan. Dari Ayahmu, yang hari ini belajar ikhlas.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Kiai Yayan: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Program tapi Teladan Rasulullah
Ratusan Jamaah Ikuti Pengajian Akbar FKS Nurul Jadid di Pulau Sapudi
Cetak Sejarah, Muktamar ke-35 Putuskan Ketua Umum PBNU Dipilih melalui AHWA
111 Calon Santri Dilepas ke Ponpes Sukorejo, IKSASS Badung Bekali Lewat Program FASSABIH
Zulfikar Wijaya Ajak Pemuda Perkuat Ibadah dan Tebar Islam Damai di Media Sosial
Bantah Isu Tebang Pilih, Gerindra Bali Konsisten Berbagi Saat Galungan dan Idul Adha
Tommy Sumertha DPRD Denpasar Rayakan Idul Adha Bersama Mushalla Nur Baety
Anggota DPRD Bali Dorong Pelayanan Maksimal Bagi Jemaah Haji

Related News

Sabtu, 19 September 2026 - 19:55 WIB

Kiai Yayan: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Program tapi Teladan Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 09:53 WIB

Ratusan Jamaah Ikuti Pengajian Akbar FKS Nurul Jadid di Pulau Sapudi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Cetak Sejarah, Muktamar ke-35 Putuskan Ketua Umum PBNU Dipilih melalui AHWA

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:53 WIB

111 Calon Santri Dilepas ke Ponpes Sukorejo, IKSASS Badung Bekali Lewat Program FASSABIH

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:58 WIB

Zulfikar Wijaya Ajak Pemuda Perkuat Ibadah dan Tebar Islam Damai di Media Sosial

Latest News