Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Opini

Cocoklogi Penjelasan Pimpinan Cabang BRI Sumenep

Avatar of Okedaily
×

Cocoklogi Penjelasan Pimpinan Cabang BRI Sumenep

Sebarkan artikel ini
Cocoklogi Penjelasan Pimpinan Cabang BRI Sumenep
Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

OKEDAILY.COM BRI adalah bank plat merah yang mengelola uang nasabah, sekaligus tempat penyalur beberapa program bantuan pemerintah. Dengan usianya yang sudah mencapai 128 tahun, BRI memiliki nasabah terbanyak jika dibandingkan dengan bank milik pemerintah lainnya.

Namun, saya termasuk salah satu yang merasa tertantang ketika ada statement dari MBM Cabang Sumenep yang mengatakan, bahwa BRI adalah perbankan yang tidak mungkin kebobolan karena sistemnya sangat ketat.

Dalam benak saya kemudian muncul pertanyaan; Apakah pelayanan BRI sudah tidak mempertemukan manusia dengan manusia? Apakah manusia yang dipekerjakan di BRI sudah seperti malaikat? tentunya jawabannya tidak.

Baca Juga :  Peresmian Gedung SLB Cinta Ananda, Bupati Sumenep : Mencetak Peserta Didik Lebih Kreatif

Saya rasa selama masih menggunakan manusia sebagai karyawan, sangat mungkin terjadi kesalahan dan penyimpangan, berikut statement dari Pimpinan BRI Cabang Sumenep, Heru Hendrowardhono.

Standby Statement
Sehubungan dengan adanya pemberitaan ”Bau Busuk Oknum Pegawai Bank BRI Sumenep Mulai Terendus”, dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1) BRI telah menerima dan menindaklanjuti keluhan nasabah tersebut, dan telah mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi kepada oknum yang terlibat.
2) Atas kejadian tersebut, BRI telah menemui nasabah yang bersangkutan, dan memastikan tidak ada kerugian yang dialami oleh nasabah.
3) BRI senantiasa menerapkan Zero Tolerance terhadap setiap tindakan fraud dan menjunjung tinggi nilai-nilai Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan seluruh operasional bisnisnya.

Heru Hendrowardhono
Pimpinan Kantor Cabang BRI Sumenep

Baca Juga :  Pulau Kaya Migas Krisis Energi Listrik, IKA PMII Raas Bertandang ke PLTD Setempat

Dan sayapun juga heran, Heru yang baru dalam hitungan hari berdinas di kota keris, tiba-tiba memberikan statement demikian, seolah dia hadir sebagai peramal yang paham betul tentang; pada poin 1.

Jawaban dari pimpinan cabang ini adalah jawaban konyol, sebab Fery sebagai pimpinan BRI unit Gapura baru diberikan sanksi pada sekitar 24 Mei 2023, sementara dugaan pelanggaran itu terjadi sejak tahun 2022, itu membuktikan bahwa pimpinan BRI Sumenep abai dan terkesan melindungi bawahannya.

Jawaban pada poin berikutnya juga pimpinan BRI terkesan main-main bahwa BRI telah menemui nasabah yang bersangkutan, dan memastikan tidak ada kerugian yang dialami oleh nasabah.

Baca Juga :  Lembar XIII, Fauzi As : Takdir Pulau Ter-pulaukan

Apakah kerugian lembaga atau SDI itu hanya dihitung materi dan angka? Lalu bagaimana kepala sekolah yang sebelumnya dicurigai menggelapkan dana PIP oleh wali-wali muridnya?

Jika Pimpinan BRI benar melakukan investigasi  dengan serius, maka korban yang bantuannya diduga dibawa kabur oleh orang bernama Sailani dengan cara membuatkan rekening ganda, pasti Pinca BRI akan lebih bijak dan hati-hati dalam memberikan keterangan pers.

Sebab dugaan kejahatan itu dilakukan di BRI unit Gapura dengan jumlah puluhan lembaga yang disertai data-data yang dipalsu seperti SDN Torjek I, SDN Kangayan II, SDN Saobi III, SDN Da’andung I, dan Lain-lain.

Baca Juga :  Dilarang Jual Antar Daerah, Pedagang Sapi Serbu Kantor Kecamatan Gayam

Lalu bagaimana seorang pegawai BRI seolah begitu bodoh dan lugunya tanpa menaruh kecurigaan sedikitpun jika pembuatan rekening puluhan lembaga dilakukan oleh satu orang? Apakah dibenarkan jika seluruh persyaratan pembuatan rekening siswa diantarkan kerumah pribadi kepala unit BRI?

Lalu pada poin 3 juga jawaban Pimpinan BRI terkesan ngaco, BRI senantiasa menerapkan Zero Tolerance, jika zero tolerance apa bentuk sanksi bagi mantan kepala BRI unit Gapura? Apakah sampai opini ini ditulis yang bersangkutan masih bekerja di BRI? tentu publik wajib tahu karena BRI adalah bank milik pemerintah dan rakyat.

Saya mendesak BRI Cabang Sumenep untuk membuka ke publik apa saja jenis pelanggaran yang dilakukan oleh Fery, dan siapa saja yang bermain di internalnya. Sebab kami yakin PIP ini adalah pekerjaan sindikat yang mata rantainya diduga kuat menyentuh pada level elit partai politik, informasi tentang keterlibatan oknum anggota DPR RI yang kedepan akan kita ulas sacara utuh dan telanjang.

Baca Juga :  Bunda Fitri Gelar Seminar Bersama Pelaku UMKM Sumenep Hingga Curhat Fauzi As

Publik juga berharap Pimpinan BRI yang baru hitungan hari berdinas di Sumenep itu jujur mengakui, bahwa karyawannya memang terlibat dalam memuluskan niat jahat komplotan pembobol PIP ini.

Penulis : Fauzi As
Tokoh Pergerakan Kota Keris

Tulisan opini ini sepenuhnya merupakan tanggungjawab penulis, dan tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi media okedaily.com.

Kanal opini media okedaily.com terbuka untuk umum. Maksimal panjang naskah 4.000 karakter, atau sekitar 600 kata.

Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri anda dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Kirim ke alamat e-mail: opini@okedaily.com.