Gerindra Bali Terus Salurkan Bantuan Banjir: Instruksi De Gadjah Dipatuhi Hingga Tuntas  

- Editorial Team

Sabtu, 20 September 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerindra salurkan bantuan korban terdampak banjir di Kota Denpasar.

Gerindra salurkan bantuan korban terdampak banjir di Kota Denpasar.

DENPASAR, Okedaily.com – Semangat gotong royong terus membara di kalangan kader Gerindra Bali pasca-bencana banjir yang melanda Denpasar dan sekitarnya pada 10 September 2025. Bantuan terus mengalir tanpa henti, sebagai wujud kepedulian dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Wandy Halona, Koordinator Penyerahan Bantuan dari DPD Gerindra Bali, menyatakan bahwa aksi sosial ini telah berlangsung sejak 11 September 2025 dan akan terus berlanjut. “Puluhan titik di wilayah Denpasar telah kami sentuh, meliputi Denpasar Barat, Utara, Timur, dan Selatan. Jumlahnya terus bertambah dan kami akan terus bergerak,” ujarnya pada Sabtu (20/9/2025).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Instruksi De Gadjah Jadi Pemicu

Gerakan kemanusiaan ini bermula dari rasa empati yang mendalam, serta arahan langsung dari Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya, yang akrab disapa De Gadjah. Instruksi ini disambut dengan sigap oleh seluruh kader.

Baca Juga :  Zulfikar, Anggota DPRD Bali, Buka Ruang Aspirasi untuk Masyarakat di Kantor DPRD Bali

Ketua DPC Gerindra Denpasar, Ida Bagus Yoga Adiputra (Gus Yoga), menjelaskan bahwa begitu instruksi diberikan, para kader langsung bergerak cepat mengumpulkan dana dan terjun langsung ke lapangan.

“Bantuan ini adalah wujud rasa persaudaraan kami dari Partai Gerindra. Kami ingin membuktikan bahwa kehadiran kami bukan hanya saat kampanye,” kata Gus Yoga saat menyerahkan bantuan di Gelogor Carik, Denpasar.

Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa kebutuhan pokok, tetapi juga peralatan memasak seperti kompor, gas, tabung, regulator, serta kasur dan bantal. Aksi ini melibatkan anggota Fraksi Gerindra DPRD Bali ada Wayan Subawa, Zulfikar Wijaya dan Frakssi Kota Denpasar ada Ida Bagus Ariana Suta (Gus Suma), I Gede Tommy Sumertha, Ketut Budiarta, AA Ayu Putu Priniti, Kadek Suweta serta Sekretaris DPD Gerindra Bali I Kadek Budi Prasetya.

Baca Juga :  Raperda APBD 2023 Disahkan, Anggaran Transportasi Kepulauan Masih Jauh Dari Harapan

Gus Yoga juga mengajak seluruh anggota dewan untuk terus mengawal penanganan banjir di masa mendatang. “Mari kita kawal bersama agar warga tidak terus kebanjiran setiap kali hujan,” ajaknya.

 

Kisah Pilu Warga Terdampak

Banjir kali ini meninggalkan duka mendalam bagi banyak warga. I Made Suara, Kelihan Adat Gelogor Carik, mengungkapkan bahwa banjir 10 September adalah yang terparah sejak tahun 1992.

“Air naik begitu cepat, hanya dalam 20 menit dari bawah pekarangan langsung setinggi pinggang orang dewasa, bahkan di dalam kamar mencapai sepuser. Masyarakat Gelogor Carik sangat berterima kasih kepada tim Gerindra Bali,” tuturnya.

Yassim, warga Pulau Biak Denpasar, menceritakan pengalamannya bertahan di plafon rumah karena derasnya arus banjir sejak dini hari. “Awalnya air hanya sedengkul, tapi tiba-tiba naik dengan cepat. Saya tidak berani keluar dan terpaksa naik ke plafon sambil berpegangan pada jendela dan meminta tolong,” kisahnya.

Baca Juga :  Sentuhan Humanis Zulfikar Wijaya: Uluran Tangan untuk Lansia di Banjar Penamparan

 

Distribusi Bantuan Jadi Sorotan

Di tengah banyaknya bantuan yang berdatangan, Gus Yoga menyoroti masalah distribusi bantuan dari pemerintah yang dinilai belum merata.

“Kami melihat ada warga yang belum mendapatkan bantuan padahal hanya berbeda gang. Kami berharap rantai distribusinya bisa lebih cepat agar bantuan, seperti telur, tidak sampai busuk di posko,” ujarnya.

Hingga hari ketujuh pasca-banjir, kader Gerindra terus berupaya menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu semua yang membutuhkan. Banyak pesan masuk melalui media sosial dari teman-teman yang belum mendapatkan bantuan,” pungkas Gus Yoga.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Related News

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas

Jumat, 25 September 2026 - 19:29 WIB

GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Latest News