Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

- Editorial Team

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Bupati Wongsojudo berkomitmen menekan angka kemiskinan dengan mendorong perlindungan sosial yang tepat sasaran dan pemberdayaan ekonomi berbasis kemandirian warga. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Bupati Wongsojudo berkomitmen menekan angka kemiskinan dengan mendorong perlindungan sosial yang tepat sasaran dan pemberdayaan ekonomi berbasis kemandirian warga. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

OkeDaily – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terus mengintensifkan berbagai langkah strategis untuk menekan angka kemiskinan melalui penguatan perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Upaya ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga sekaligus mendorong peningkatan pendapatan rumah tangga agar masyarakat dapat mencapai kehidupan yang lebih sejahtera dan mandiri.

Berdasarkan data yang menjadi rujukan pemerintah daerah Sumenep, terdapat jumlah penduduk miskin di Kota Keris pada 2025 berkurang sekitar 7.940 jiwa.

Meski demikian, persentase penduduk miskin masih mencapai 17,02 persen sehingga upaya penanganan dilakukan melalui sejumlah program yang menyasar kebutuhan dasar dan penguatan ekonomi masyarakat.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan bahwa penanganan kemiskinan perlu disesuaikan dengan kondisi sosial, ekonomi, dan geografis setiap wilayah.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong pendekatan yang tidak hanya mengandalkan bantuan sosial, tetapi juga memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh penghasilan.

“Penanggulangan kemiskinan tidak cukup hanya dengan bantuan sosial yang bersifat konsumtif. Intervensi harus menyentuh akar persoalan melalui penguatan ekonomi masyarakat dan pendekatan berbasis wilayah,” kata Bupati Wongsojudo.

Baca Juga :  Sebut Bupati Tong-Tong, Aksi Seniman Sumenep Jadi Kontroversi

Menurut dia, kebijakan pengentasan kemiskinan mencakup dua aspek utama, yakni mengurangi beban pengeluaran masyarakat dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.

Pada aspek perlindungan sosial, pemerintah menjalankan program bantuan sosial, dukungan pendidikan, layanan kesehatan, bantuan pangan, serta perlindungan bagi kelompok rentan.

Sementara itu, peningkatan pendapatan masyarakat didorong melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan UMKM. Upaya tersebut juga didukung pelatihan keterampilan, perluasan kesempatan kerja, dan kegiatan padat karya.

Baca Juga :  Festival Srikaya 2025, Upaya Pemkab Sumenep Dongkrak Ekonomi Petani

Untuk memperkuat pelaksanaan program, Pemkab Sumenep mengembangkan kolaborasi lintas sektor melalui Sinergi Multi Pihak Lawan Kemiskinan (SIMPUL).

Pendekatan ini melibatkan berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, pertanian, perikanan, hingga ketenagakerjaan, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui strategi tersebut, pemerintah daerah Sumenep terus berupaya menghubungkan bantuan sosial dengan program peningkatan kapasitas ekonomi warga.

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi Surahman

Editor : Hasan Al-Hakiki

Sumber Berita: OkeDaily

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?
Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!
SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Related News

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB