Ibu Si Gadis Yatim Pulau Sapudi, Ditemukan Meninggal di Pesisir Laut Sonok

- Editorial Team

Kamis, 16 Desember 2021 - 18:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Sumenep – Masyarakat Pulau Sapudi Sumenep digegerkan oleh penemuan mayat perempuan di pinggir Pantai Paseser Desa Sonok Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kamis, (16/12).

Dari pantauan awak media, perempuan tersebut sudah ditemukan tergeletak di pinggir pantai dekat lapangan sepak bola Sonok Paseser.

Setelah ditelusuri, perempuan itu bernama Suliya, warga Dusun Panjalinan, Desa Gendang Barat Kecamatan Gayam, Kepulauan Sapudi, Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut salah satu warga Sonok yang enggan disebutkan namanya, Suliya ditemukan ditengah laut, kemudian pihaknya membawa ke pinggir pantai.

“Itu ditemukan ditengah laut pak,” ujar salah satu nelayan warga Sonok.

Melalui sambungan telepon, Kanit Polsek Nonggunong, Angga mengatakan bahwa sampai detik ini pihaknya masih melakukan penelusuran.

“Itu motifnya masih belum ketahuan mas, sampai saat ini masih kami dalami,” ujar Anggga.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih menghimpun beberapa informasi mengenai motif meninggalnya ibu si gadis yatim yang ditemukan tergeletak di pesisir pantai itu.

Baca Juga :  Jenguk Agus Rahman yang Viral Karena Sakit Mata, Mulia Asri Rambe: Saya Dulu Pernah Seperti Dia

Diketahui sebelumnya, Suliya memang dikabarkan memiliki gangguan jiwa, meski begitu, ia merupakan muslimah yang taat. Ia tidak pernah meninggalkan sholat dan mengaji.

Suliya memiliki anak perempuan yang bernama Siti Nuraini. Sebelumnya, dirinya sempat viral lantaran hanya tinggal berdua bersama anaknya di ladang tak beratap.

Baca Juga :  Horas! Peringatan Hari Ulos Nasional 2021, Melestarikan Budaya Indonesia

Selama berbulan-bulan lamanya, ia hanya tinggal di rumah tak beratap dan diperbantukan makanan dari masyarakat setempat.

Pada hari Sabtu (28/08), melalui lembaga Ranting Ansor Gendang Barat, Suliya dan anaknya itu sempat dibuatkan rumah di tanah miliknya sendiri.

Baca Juga :  Gerakan Al-maun Pemuda Muhammadiyah Sumut Berbagai

Banyak donatur berdatangan sebagai perasaan iba untuk memberikan bantuan peralatan rumah. Meskipun begitu, hal tersebut tidak membuat Suliya kembali hidup normal.

Gangguan jiwa Suliya semakin parah, sehingga sempat terjadi insiden pemotongan kambing tetangganya untuk dibuatkan selamatan di rumahnya.

Kali ini, Suliya sudah tiada, ia meregang nyawa tanpa diketahui apa penyebabnya. Mayat Suliya saat ini masih berada di Puskesmas Nonggunong untuk dilakukan otopsi dan didalami lebih lanjut terkait motif meninggalnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Bupati Wongsojudo Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Hari Jadi Sumenep
Semarak HUT ke-81 RI, 26 Lembaga Pendidikan di Gayam Ikuti Carnaval Bertema Daur Ulang
Filosofi Stand Bappeda Sumenep di Madura Culture Fest #4: Merawat Budaya, Merancang Masa Depan
Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti JJS di Gayam, Puluhan Doorprize Bikin Suasana Makin Meriah
MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan
MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI
Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen
Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan

Related News

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Bupati Wongsojudo Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Hari Jadi Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, 26 Lembaga Pendidikan di Gayam Ikuti Carnaval Bertema Daur Ulang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Filosofi Stand Bappeda Sumenep di Madura Culture Fest #4: Merawat Budaya, Merancang Masa Depan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti JJS di Gayam, Puluhan Doorprize Bikin Suasana Makin Meriah

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:32 WIB

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB