SUMENEP – Operasi Ketupat Semeru 2022 atau pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah telah berakhir pada, Senin 9 Mei 2022, pukul 00.00 WIB.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sumenep, AKBP Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2022 di wilayahnya yang dilaksanakan selama 12 hari berjalan dengan aman dan kondusif.
“Seluruh rangkaian kegiatan perayaan hari raya Idul fitri 1443H berjalan dengan lancar, serta lalulintas pada saat arus mudik maupun arus balik berjalan dengan aman dan lancar,” ungkapnya, saat Apel di halaman Polres Sumenep, Selasa (10/5) pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Sumenep juga menyampaikan, bahwa sesuai Operasi Ketupat Semeru tahun ini, pihaknya akan segera melanjutkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).
Hal ini sesuai petunjuk Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, lanjut Kapolres Sumenep, dalam rangka antisipasi potensi kemacetan arus balik lebaran.
“Usai Operasi Ketupat Semeru 2022 sesuai petunjuk dari Polda Jatim, dilanjutkan dengan KRYD dalam rangka antisipasi potensi kemacetan lalulintas pada arus balik lebaran,” ujar Kapolres Sumenep.

Selain itu, sambung Kapolres Sumenep, pada kegiatan rutin yang ditingkatkan usai operasi Ketupat Semeru 2022, diantaranya upaya pencegahan melonjaknya penyeberangan Covid19 serta percepatan vaksinasi.
“Dan mencegah melonjaknya penyebaran covid19 serta upaya percepatan vaksinasi,” kata Kapolres Sumenep.
Sementara untuk Posyan, Pospam dan Pos Pantau, menurut Kapolres Sumenep, tetap digunakan dalam rangka optimalisasi pelaksanaan KRYD yang melibatkan stakeholder yang ada.
“Kegiatan rutin yang ditingkatkan tetap tergelar di Pos pantau Wisata dalam rangka antisipasi membludaknya pengunjung wisata karena selama 2 tahun tempat wisata tutup,” tukasnya.
Kendati itu, dalam KRYD pasca Operasi Ketupat Semeru 2022, ungkap Kapolres Sumenep, untuk pengamanan setidaknya ada personil yang tergelar sebanyak 160 orang yang ditugaskan.
Adapun tugas dari 160 personil tersebut, imbuh Kapolres Sumenep, juga memberikan himbauan protokol kesehatan kepada masyarakat, baik yang sedang berlalulintas maupun yang berada di tempat-tempat umum hingga tempat wisata.
“Dan juga sekaligus untuk melakukan pengaturan guna melancarkan arus lalulintas di lokasi wisata, pusat perbelanjaan dan pada lokasi rawan kemacetan,” pungkas Rahman Wijaya Kapolres Sumenep.







![Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Partai Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, menyampaikan apresiasi atas capaian proyek strategis Dinas PUPR tahun 2025. Ia menegaskan fungsi pengawasan DPRD tetap menjadi prioritas utama. ©okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_143833-225x129.jpg?v=1785224427)
![Rapat kerja DPRD Kota Denpasar membahas penataan Muara Tukad Rangda. Penataan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan dan pengembangan wisata bahari di Kota Denpasar. ©okedaily.com [Foto: I Gede Tommy Sumertha]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_123245-225x129.jpg?v=1785218132)
![Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Partai Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, mengusulkan agar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas PUPR melakukan penataan dan normalisasi sungai Tukad Rangda saat Rapat Kerja gabungan antar komisi. ©okedaily.com [Foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_123319-225x129.jpg?v=1785218128)




![Petugas Disdukcapil Kecamatan Gayam melakukan perekaman KTP-el di SMA Negeri 1 Gayam. Pelayanan jemput bola ini menyasar siswa yang sudah berusia 17 tahun, agar memiliki identitas kependudukan. ©okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260720_195326-360x200.jpg?v=1784552029)

