Satu Abad Nahdlatul Ulama

- Redaksi

Sabtu, 4 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M. Rizky Fadilah. ©Okedaily.com

M. Rizky Fadilah. ©Okedaily.com

OKEDAILY.COM Nahdlatul Ulama, sebagai sebuah jam’iyah diniyah didirikan jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamasikan Soekarno – Hatta, pada 17 Agustus 1945. Sejarah mencatat, NU berdiri pada 31 Januari 1926 Masehi atau 16 Rajab 1344 Hijriyah.

Tujuan didirikannya NU adalah untuk mempersatukan langkah para ulama dan para pengikutnya, serta melakukan kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan kemaslahatan masyarakat, kemajuan bangsa, dan ketinggian harkat serta martabat manusia.

Nahdhatul Ulama memasuki satu abad, usia yang paripurna. Peringatan seratus tahun (satu Abad) ini, bukan semata perhelatan seremonial NU yang telah hadir dari masa ke masa, melainkan juga menjadi refleksi apa yang perlu NU wujudkan kedepan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  BBM Langka, Nasib Rakyat Kepulauan Raas Digantung Pemkab Sumenep

Satu abad bisa dimaknai sebagai era perubahan untuk kemajuan NU sebagai jami’iyyah (perkumpulan) sekaligus sebagai gerakan (harakah) untuk Islam, Indonesia dan Dunia.

Sikap BEM PTNU

Sebagai bagian dari NU dalam ranah mahasiswa, tentu sangat bersyukur dan bangga menjadi bagian dari organisasi yang memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Peringatan satu abad ini menjadi momentum kebangkitan baru NU, juga refleksi atas dinamika perjuangannya dalam mengawal peradaban bangsa.

Dan sesuai dengan temanya “Mendigdayakan NU Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru”, semoga NU mampu berkomitmen dan semakin jaya untuk menebar kemanfaatan untuk umat dan bangsa pada abad baru kebangkitannya (masa depan).

Baca Juga :  Aliansi Ormawa Unisma Demo Yayasan Meminta Rektor Terpilih Prof Maskuri Segera Dilantik

Harapan BEM PTNU

Pada abad baru kebangkitannya, tantangan yang dihadapi NU semakin kompleks. Tidak hanya terkait keummatan, namun juga sektor-sektor lain pada lini kehidupan bangsa.

Dengan sumber dayanya yang sangat besar, NU diharapkan mampu mengelola dan mengkonsolidasikan kesemuanya agar bisa menjadi satu kesatuan dalam membangun dan meningkatkan kemaslahatan umat dan bangsa.

Dan sebagai organisasi kemasyarakatan, NU terutama generasi mudanya diharapkan mampu merespon berbagai persoalan di masyarakat luas, serta melakukan advokasi atas lingkungan sosialnya yang tidak adil.

Baca Juga :  PKC PMII Sumatera Utara Apresiasi Kinerja Bupati Radiapoh

NU dengan interpretasinya pada berbagai sektor, harus terlibat langsung dalam pergumulan sosial untuk menjaga akal sehat tetap kritis dan merawat agar kebenaran tidak diselewengkan. Alhasil, NU harus mempunyai keberpihakan terhadap kelompok lemah yang tertindas.

Penulis : M. Rizky Fadilah, Koordinator Isu Keagamaan BEM PTNU Jawa Timur

Tulisan opini ini sepenuhnya merupakan tanggungjawab penulis, dan tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi media okedaily.com

Kanal opini media okedaily.com terbuka untuk umum. Maksimal panjang naskah 4.000 karakter, atau sekitar 600 kata.

Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri anda dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Kirim ke alamat e-mail: opini@okedaily.com

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo
Sang Jenderal yang Tak Menunggu Telepon
Membedah Tuntutan Iran dan Inkonsistensi Trump di Selat Hormuz
Menagih Peran: Mengapa Diaspora Pengusaha Ra’as Belum Terjamah?
Aktivis Pembunuh Petani Tembakau
Dua Wajah Negara: Keadilan dalam 6 Hari dan 990 Hari
Catatan Fauzi AS: Kejujuran Memerlukan Ketulusan Hati
Teka-Teki PR Fiktif, Obrolan Warung Kopi Menuju Kebijakan Bupati Suka-Suka

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:10 WIB

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Senin, 18 Mei 2026 - 21:00 WIB

Sang Jenderal yang Tak Menunggu Telepon

Kamis, 9 April 2026 - 16:11 WIB

Membedah Tuntutan Iran dan Inkonsistensi Trump di Selat Hormuz

Rabu, 8 April 2026 - 19:58 WIB

Menagih Peran: Mengapa Diaspora Pengusaha Ra’as Belum Terjamah?

Senin, 6 April 2026 - 19:49 WIB

Aktivis Pembunuh Petani Tembakau

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB