Satu Abad Nahdlatul Ulama

- Editorial Team

Sabtu, 4 Februari 2023 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M. Rizky Fadilah. ©Okedaily.com

M. Rizky Fadilah. ©Okedaily.com

OKEDAILY.COM Nahdlatul Ulama, sebagai sebuah jam’iyah diniyah didirikan jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamasikan Soekarno – Hatta, pada 17 Agustus 1945. Sejarah mencatat, NU berdiri pada 31 Januari 1926 Masehi atau 16 Rajab 1344 Hijriyah.

Tujuan didirikannya NU adalah untuk mempersatukan langkah para ulama dan para pengikutnya, serta melakukan kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan kemaslahatan masyarakat, kemajuan bangsa, dan ketinggian harkat serta martabat manusia.

Nahdhatul Ulama memasuki satu abad, usia yang paripurna. Peringatan seratus tahun (satu Abad) ini, bukan semata perhelatan seremonial NU yang telah hadir dari masa ke masa, melainkan juga menjadi refleksi apa yang perlu NU wujudkan kedepan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Safari Ramadhan NU Bangsalsari, Menjaga Solidaritas Umat dan Memperdalam Pemahaman Ibadah

Satu abad bisa dimaknai sebagai era perubahan untuk kemajuan NU sebagai jami’iyyah (perkumpulan) sekaligus sebagai gerakan (harakah) untuk Islam, Indonesia dan Dunia.

Sikap BEM PTNU

Sebagai bagian dari NU dalam ranah mahasiswa, tentu sangat bersyukur dan bangga menjadi bagian dari organisasi yang memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Peringatan satu abad ini menjadi momentum kebangkitan baru NU, juga refleksi atas dinamika perjuangannya dalam mengawal peradaban bangsa.

Dan sesuai dengan temanya “Mendigdayakan NU Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru”, semoga NU mampu berkomitmen dan semakin jaya untuk menebar kemanfaatan untuk umat dan bangsa pada abad baru kebangkitannya (masa depan).

Baca Juga :  Polres Binjai Mendapat Predikat Kepatuhan dan Pelayanan Publik Tertinggi Versi Ombudsman

Harapan BEM PTNU

Pada abad baru kebangkitannya, tantangan yang dihadapi NU semakin kompleks. Tidak hanya terkait keummatan, namun juga sektor-sektor lain pada lini kehidupan bangsa.

Dengan sumber dayanya yang sangat besar, NU diharapkan mampu mengelola dan mengkonsolidasikan kesemuanya agar bisa menjadi satu kesatuan dalam membangun dan meningkatkan kemaslahatan umat dan bangsa.

Dan sebagai organisasi kemasyarakatan, NU terutama generasi mudanya diharapkan mampu merespon berbagai persoalan di masyarakat luas, serta melakukan advokasi atas lingkungan sosialnya yang tidak adil.

Baca Juga :  Regulasi Basi Bau Terasi

NU dengan interpretasinya pada berbagai sektor, harus terlibat langsung dalam pergumulan sosial untuk menjaga akal sehat tetap kritis dan merawat agar kebenaran tidak diselewengkan. Alhasil, NU harus mempunyai keberpihakan terhadap kelompok lemah yang tertindas.

Penulis : M. Rizky Fadilah, Koordinator Isu Keagamaan BEM PTNU Jawa Timur

Tulisan opini ini sepenuhnya merupakan tanggungjawab penulis, dan tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi media okedaily.com

Kanal opini media okedaily.com terbuka untuk umum. Maksimal panjang naskah 4.000 karakter, atau sekitar 600 kata.

Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri anda dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Kirim ke alamat e-mail: opini@okedaily.com

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gendang Barat dan Sinyal Persoalan Lingkungan di Pulau Sapudi
Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa
Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik
Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi
Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer

Related News

Minggu, 6 September 2026 - 15:37 WIB

Gendang Barat dan Sinyal Persoalan Lingkungan di Pulau Sapudi

Jumat, 4 September 2026 - 10:27 WIB

Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Latest News

Festival Tani Ganding 2026 resmi digelar meriah. Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim apresiasi kreativitas petani Ganding. ®okedaily.com [Foto: Dok. Diskominfo Sumenep]

Nasional

Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam

Senin, 21 Sep 2026 - 19:07 WIB