Fauzi AS Tuding Kapolres Sumenep Terlibat dalam Kegiatan Politik

- Editorial Team

Rabu, 6 November 2024 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembina Relawan MANIS, Fauzi AS (Jaket Coklat) foto bareng Calon Bupati Sumenep 2024-2029, KH. Muhammad Ali Fikri (Kemeja Putih). ©Okedaily.com/Ist

Pembina Relawan MANIS, Fauzi AS (Jaket Coklat) foto bareng Calon Bupati Sumenep 2024-2029, KH. Muhammad Ali Fikri (Kemeja Putih). ©Okedaily.com/Ist

SUMENEP, OKEDAILY – Salah satu pendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep KH. Muhammad Ali Fikri dan KH. Muh. Unais Ali Hisyam (FINAL), Fauzi AS, menuding Kapolres Sumenep terlibat dalam kegiatan politik praktis menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumenep 2024.

Dalam keterangannya kepada media okedaily.com, Fauzi AS, menyebut bahwa pihak kepolisian seharusnya bersikap netral dan tidak berpihak pada salah satu pasangan calon atau kubu tertentu.

Fauzi AS, selaku Pembina Relawan MANIS (Mas Kiai – Kiai Unais) itu mengungkapkan kekhawatirannya atas dugaan keterlibatan aparat kepolisian dalam kegiatan politik yang menurutnya dapat memengaruhi iklim demokrasi di Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Membanggakan, Pemkab Sumenep Raih Penghargaan SAKIP Award 2024

“Kami berharap kepolisian tetap menjaga netralitas dan integritasnya sebagai penegak hukum. Jangan sampai ada aparat yang terlibat dalam urusan politik yang bukan menjadi tugas dan wewenangnya,” ujar Fauzi, Rabu (6/11).

Suasana politik di Pulau Masalembu, sambungnya, akhir-akhir ini memanas setelah munculnya dugaan bahwa tim penyidik tindak pidana korupsi (pidkor) Polres Sumenep terlibat dalam upaya intervensi politik.

Ia juga menyebut, bahwa penyidik tersebut turun langsung ke Pulau Masalembu, dan diduga mengarahkan dukungan sejumlah Pj. Kades kepada salah satu pasangan calon dalam Pilkada Sumenep, 27 November 2024 mendatang.

Menurutnya, kehadiran penyidik pidkor di Pulau yang rawan kecurangan tersebut bukan untuk melakukan investigasi terkait kasus korupsi, melainkan untuk melakukan pendekatan agar mendukung pasangan calon petahana.

Baca Juga :  Hadir di Madura, Mahfud MD : Jika Ada yang Larang Beribadah Lapor Saya

“Ada dugaan kuat bahwa mereka turun bukan untuk tugas penegakan hukum, tetapi ada kepentingan politik tertentu, dimana ada sejumlah PJ Kades di Masalembu yang diminta untuk mendukung salah satu pasangan calon,” tuturnya.

Sementara itu Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. memberikan keterangan mengenai dugaan keterlibatan penyidik pidkor ke Pulau Masalembu. Pihaknya menampik tudingan tersebut, dan menyatakan dengan tegas bahwa institusinya tetap berkomitmen menjaga netralitas.

“Polisi bertugas memastikan keamanan dan ketertiban selama masa pemilu. Kami tidak terlibat atau berpihak pada kepentingan politik mana pun,” katanya.

Baca Juga :  Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen

Di sisi lain, kasus ini menjadi perhatian publik Kota Keris, dan memicu berbagai tanggapan dari berbagai pihak yang meminta agar Pilkada Sumenep 2024 berlangsung adil tanpa ada intervensi dari aparat penegak hukum.

Bahkan, beberapa lembaga pemerhati Pemilu sudah menyerukan agar aparat penegak hukum, dan lembaga terkait segera mengusut tuntas dugaan ini untuk menjaga integritas proses demokrasi di wilayah Sumenep, khususnya di Pulau Masalembu.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Related News

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas

Jumat, 25 September 2026 - 19:29 WIB

GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Latest News