Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulfikar Wijaya, Anggota DPRD Prov. Bali

Zulfikar Wijaya, Anggota DPRD Prov. Bali

Bali, Okedaily.com – Pernyataan Pengamat Politik Saiful Mujani yang menyebut bahwa cara menyelamatkan Indonesia adalah dengan “menjatuhkan” Presiden Prabowo Subianto menuai tanggapan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari anggota DPRD Provinsi Bali Fraksi Gerindra, Zulfikar.

Pernyataan tersebut disampaikan Saiful dalam acara halal bihalal bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan” yang digelar di Beranda Utan Kayu pada Selasa, 31 Maret 2026.

Kegiatan itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum diskusi para pengamat dari berbagai latar belakang, yang turut dihadiri oleh Feri Amsari, Islah Bahrawi, dan Ubedilah Badrun.

Dalam forum tersebut, Saiful menyampaikan bahwa upaya menasihati Presiden tidak efektif dan menyebut bahwa menjatuhkan kepemimpinan menjadi jalan untuk menyelamatkan bangsa.

Menanggapi hal itu, Zulfikar menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo saat ini tengah bekerja maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat Indonesia.

“Pemerintahan Prabowo sedang bekerja maksimal memberikan yang terbaik untuk rakyat. Indonesia membutuhkan persatuan, bukan narasi yang memecah belah,” ujar Zulfikar dalam keterangannya di Bali, Senin (7/4/2028).

Baca Juga :  Zulfikar DPRD Bali Silaturahim Bersama Majelis Alhidayah dan Majelis Al Falah

Ia menilai, dalam sistem demokrasi, kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar, namun harus disampaikan secara konstruktif dan berfokus pada kebijakan.

“Kalau tidak senang dengan pemerintahan Prabowo, kritik kebijakannya. Itu hal biasa dalam demokrasi. Namun narasi menjatuhkan presiden adalah narasi yang tidak baik dan berpotensi memecah belah masyarakat,” tegasnya.

Zulfikar juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang kepada pemerintah dalam menjalankan tugas hingga akhir masa jabatan, serta mendorong fokus pada isu-isu strategis nasional.

Ia mencontohkan, di tengah dinamika global seperti dampak konflik internasional terhadap energi, pemerintah dinilai mampu menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM).

Baca Juga :  Klarifikasi BK DPRD Sumenep Kepada Penulis Berita Video Mesum Mirip Anggota DPRD Sumenep

“Fokus pada hal-hal besar seperti pengendalian BBM akibat efek perang global. Ini bukti pemerintah berhasil di tengah banyak negara lain mengalami kenaikan harga BBM,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyinggung upaya pemberantasan korupsi yang terus berjalan sebagai bagian dari kinerja pemerintah yang perlu didukung.

“Biarkan pemerintah bekerja sampai masa jabatannya. Mari jaga persatuan dan fokus pada kepentingan bangsa,” tutupnya.

Penulis : Alfin

Editor : Editor

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota
Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya
Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD
De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar
Dul Siam Minta Pemkab Tindaklanjuti Aspirasi dalam Musrenbang RKPD 2027
Simak Usulan Pokir DPRD Sumenep dalam Musrenbang RKPD 2027
Musrenbang RKPD 2027, Wabup Imam Pastikan Perhatikan Kepulauan
Ketua DPRD Sumenep Soroti Program MBG, Siap Sidak Dapur SPPG

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:07 WIB

De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya

Minggu, 26 April 2026 - 14:59 WIB

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 10:40 WIB

De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar

Selasa, 7 April 2026 - 17:25 WIB

Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden

Berita Terbaru