Gerakan Rakyat Melawan Minta Pemerintah Kota Malang Tertibkan Club Malam yang Meresahkan

- Redaksi

Minggu, 2 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Club Malam yang Meresahkan Warga. ©OkeDaily.com/Hain

Ilustrasi Club Malam yang Meresahkan Warga. ©OkeDaily.com/Hain

OkeDaily.com Kota Malang yang populer dikenal dengan sebutan Kota Pendidikan dengan jumlah 62 perguruan tinggi, 47 sekolah menengah atas, dan 27 sekolah menengah pertama, kini dinilai oleh Gerakan Rakyat Melawan (GRM) Malang, beralih identitas menjadi Kota Club Malam.

Kota yang tak hanya nyaman menjadi tempat berpendidikan. Malang juga kerab dikenal tempat sejuk, lingkungan yang ramah dan karakter budaya yang eksotis.

Menurut Kepala Bidang Riset dan Kesejahteraan Masyarakat Gerakan Rakyat Melawan (GRM), Syarif Hidayatullah, mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, telah dibangun belasan club malam dan tempat penjual minuman beralkohol di Kota Malang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Reformasi ke-63 PMII, Pengusaha Muda Islam Indonesia?

“Jumlah club malam dan tempat penjualan minuman beralkohol di Kota Malang hampir sama banyaknya dengan jumlah perguruan tinggi,” katanya, Minggu (02/03).

Ia menilai bahwa belasan club malam dan tempat penjual minuman beralkohol itu marak di kota Malang, karena jumlah mahasiswa yang semakin melonjak. “Mahasiswa dalam hal ini dijadikan sebagai sasaran pasar mereka,” terangnya.

Syarif akrab disapa itu yang juga sebagai Magister Hukum Universitas Brawijaya Malang, menyebutkan bahwa jenis minuman beralkohol yang dijual dengan berbagai varian produk. Mulai dari yang berkadar alkohol 0-5%, 5-20%, hingga 20-55%.

Baca Juga :  Talented Nigerian Artists Trying to Reduce Global Pollution

Keberadaan Club Malam dan penjual minuman beralkohol itulah, menurut Syarif, yang banyak mempengaruhi perubahan tradisi dan budaya mahasiswa di Kota Malang.

Syarif juga mengungkapkan bahwa pihaknya melalui GRM Malang telah mengetahui siapa saja pihak dari merebaknya Club Malam di Kota Malang.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Malang telah mengatur perizinan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol pada Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan 1444H, Fungsionaris Golkar Kota Malang Bagikan Sembako Gratis

Selain itu, ada pula Peraturan Wali Kota Nomor 29 Tahun 2013 tentang tata cara pemberian izin dan pemungutan retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol.

“Meskipun telah diatur, Inilah bukti kesengajaan dan seolah-olah dibiarkan oleh pemerintah,” tegasnya.

Tak hanya itu, dalam pendiriannya sudah salah. Misalnya kata Syarif, keberadaan tempat yang dekat dengan area Pendidikan, tempat ibadah dan rumah sakit.

Dalam temuannya, bahkan menurut Syarif terdapat Club Malam yang belum melaksanakan kewajibannya untuk membayar retribusi terhadap Pemerintah Kota Malang.

Baca Juga :  10 Bus Disiapkan, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Seputar Jatim

Meninjau kondisi tersebut, GRM mengajak semua unsur masyarakat Kota Malang untuk sama-sama menjaga dan melindungi Kota Malang dari maraknya peredaran Club malam dan tempat penjualan minuman Beralkohol melalui aksi demonstrasi di depan Balai Kota Malang.

Berikut tuntutan aksi demontrasi koalisi Gerakan Rakyat Melawan (GRM):

  1. Menuntut Pemerintah Kota Malang untuk Mengevalusi semua Club Malam yang ada di Kota Malang.
  2. Menuntut Pemerintah Kota Malang untuk Mengevalusi semua cafe dan resto yang menjual minuman beralkohol di Kota Malang.
  3. Menuntut kepada Pemerintah Kota Malang untuk menutup dan atau memberhentikan aktivitas Club Malam yang bermasalah.
  4. Menuntut Pemerintah Kota Malang untuk memberi sanksi kepada pelaku usaha yang tidak taat hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah setempat.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKM Terintegrasi FKIP UNMAS Denpasar: Promosi Digital UMKM Salon Melalui Konten Kreatif
Komunitas Ourhand Gelar Hard Core, Malang Youth Culture
Talented Nigerian Artists Trying to Reduce Global Pollution
This Amazing Girl Is on Top of The Emerging Fashion Empire
This Amazing Massage Service for Women is Changing The Game

Berita Terkait

Kamis, 15 Mei 2025 - 11:32 WIB

PKM Terintegrasi FKIP UNMAS Denpasar: Promosi Digital UMKM Salon Melalui Konten Kreatif

Minggu, 2 Maret 2025 - 19:20 WIB

Gerakan Rakyat Melawan Minta Pemerintah Kota Malang Tertibkan Club Malam yang Meresahkan

Senin, 20 Maret 2023 - 00:57 WIB

Komunitas Ourhand Gelar Hard Core, Malang Youth Culture

Sabtu, 17 September 2022 - 02:02 WIB

Talented Nigerian Artists Trying to Reduce Global Pollution

Sabtu, 17 September 2022 - 02:02 WIB

This Amazing Girl Is on Top of The Emerging Fashion Empire

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]

Politik

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:59 WIB

I Gede Tommy Sumertha, Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: AI

Berita

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:44 WIB

Verified by MonsterInsights