JAKARTA – Pergantian pucuk pimpinan Polri menjadi perhatian politik nasional. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menilai pergantian Kapolri tidak boleh dimaknai sebatas perubahan figur di tubuh Korps Bhayangkara.
Menurut Hasto, momentum tersebut harus menjadi bagian dari pembenahan institusi kepolisian agar semakin profesional, berintegritas, dan netral dalam menjalankan tugasnya sebagai alat negara.
Pernyataan itu disampaikan Hasto menyusul proses pergantian Kapolri yang mengarah kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI pada Kamis, 1 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komisi III DPR RI, kemudian menyetujui Komjen Suyudi sebagai Kapolri secara aklamasi. Keputusan tersebut selanjutnya dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI.
“PDI Perjuangan memberikan dukungan terhadap keputusan Presiden Prabowo yang telah mengeluarkan Surat Presiden dengan menetapkan Komjen Suyudi sebagai calon Kapolri,” kata Hasto dalam keterangannya, Kamis (1/10).
Namun, dukungan Hasto tersebut disertai penekanan agar perubahan kepemimpinan Polri diikuti pembenahan institusi.
“Polri harus menjadi alat negara, bukan alat kekuasaan. Netralitas, profesionalitas, dan integritas Polri harus diperkuat kembali,” ujar Hasto.
Hasto Soroti Kesetaraan di Hadapan Hukum
Hasto mencermati sejumlah gagasan yang disampaikan Komjen Suyudi, ketika menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI.
Salah satu yang menjadi perhatian Hasto, adalah komitmen Komjen Suyudi terhadap kesetaraan setiap warga negara di hadapan hukum.
Selain itu, Hasto menyoroti transparansi dalam penanganan perkara, serta fenomena yang selama ini dikenal dengan istilah no viral no justice.
Menurutnya, gagasan tersebut tidak cukup berhenti sebagai pernyataan dalam forum uji kelayakan. Prinsip ini harus diterjemahkan menjadi kebijakan dan mekanisme kerja yang dapat dirasakan masyarakat.
“Apa yang disampaikan Komjen Suyudi tentang kesetaraan di hadapan hukum, transparansi perkara, dan no viral no justice, perlu diterjemahkan secara konkret,” kata Hasto.
“Bahkan, prinsip-prinsip tersebut harus menjadi kultur Polri dalam memberikan pelayanan dan keadilan kepada masyarakat, tambah Hasto.
Dalam uji kelayakan di DPR RI, Komjen Suyudi memang menempatkan istilah no viral no justice sebagai salah satu persoalan yang perlu dibenahi.
Ia menyatakan masyarakat yang membuat laporan kepada polisi, semestinya mendapatkan kepastian dan informasi mengenai perkembangan penanganan perkara tanpa harus mencari akses informal kepada penyidik.
Penulis : Habi JR
Editor : Mashudi Surahman
Sumber Berita: OkeDaily
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya




![Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyoroti pergantian Kapolri dan meminta Polri memperkuat profesionalitas, netralitas, serta integritas. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261001_215247.jpg?v=1790903927)

![Pengangkatan Hanny Agus Andrian, S.T. sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB kini dipertanyakan dari aspek kesesuaian standar kompetensi jabatan. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261002_111331-225x129.jpg?v=1790914561)
![Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyoroti pergantian Kapolri dan meminta Polri memperkuat profesionalitas, netralitas, serta integritas. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261001_215247-225x129.jpg?v=1790903927)
![Sosok Luky Alfirman, kini dipercaya Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Wamenkeu RI. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261001_183911-225x129.jpg?v=1790859002)
![Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi AS ingatkan pentingnya kedaulatan AI sebagai kedaulatan negara. ®okedaily.com [Foto: Dok. Pribadi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261001_163055-225x129.jpg?v=1790847107)
![De Dadjah memberikan arahan dalam kegiatan Laskar Gerindra Provinsi Bali 2026 di Tabanan. Pembinaan kader ditekankan pada disiplin, kebersamaan, kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat. ®okedaily.com [Foto: Dok. Gerindra Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260930_112132-225x129.jpg?v=1790742172)
![Pengangkatan sejumlah ASN sebagai camat di lingkungan Pemkab Sumenep berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, 18 September 2026. Persyaratan kompetensi pemerintahan menjadi sorotan setelah Pemkab menyebut sebagian pejabat masih akan mengikuti pendidikan kepamongprajaan. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260929_143639-225x129.jpg?v=1790667510)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
