Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan

- Editorial Team

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyoroti pergantian Kapolri dan meminta Polri memperkuat profesionalitas, netralitas, serta integritas. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyoroti pergantian Kapolri dan meminta Polri memperkuat profesionalitas, netralitas, serta integritas. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

“Pelapor berhak mengetahui perkembangan yang dapat dibuka tanpa harus mencari akses informal kepada penyidik,” kata Komjen Suyudi, dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI.

Sembilan Persoalan yang Disoroti Komjen Suyudi

Dalam pemaparannya, Komjen Suyudi menyebut sejumlah persoalan yang menurutnya menjadi kegelisahan publik terhadap pelayanan kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan tersebut mencakup kepastian laporan, kesetaraan di hadapan hukum, pungutan liar dan pelayanan transaksional, penyalahgunaan kewenangan, penggunaan kekuatan, fenomena no viral no justice, kepercayaan terhadap pengaduan, transparansi perkara, serta kultur pelayanan.

Baca Juga :  Lima Kali Berturut-turut, Pemkab Sampang Membanggakan Kembali Raih Opini WTP

Komjen Suyudi menekankan, bahwa laporan polisi merupakan bentuk harapan masyarakat agar negara hadir memberikan perlindungan dan kepastian hukum.

Oleh karena itu, proses penanganan perkara tidak semestinya baru memperoleh perhatian setelah kasus tersebut menjadi sorotan publik atau ramai di media sosial.

Ia juga menyatakan keadilan tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir penegakan hukum, tetapi harus tercermin sejak proses penanganan perkara.

Masyarakat, menurut Komjen Suyudi, harus didengar dan dihormati untuk memperoleh penjelasan, serta melihat aturan diterapkan secara konsisten.

PDI Perjuangan Dorong Reformasi Polri Berlanjut

Hasto kemudian mengaitkan pergantian Kapolri dengan agenda reformasi kepolisian. Menurut dia, pembenahan tidak cukup hanya dilakukan melalui perubahan struktur atau pergantian pejabat.

Baca Juga :  Aktivis Mahasiswa dan Keluarga Korban Penembakan Terduga Begal, Demo Polres Sumenep

Reformasi, kata Hasto, juga perlu terlihat dalam proses penegakan hukum, pelayanan kepada masyarakat, serta mekanisme pengawasan terhadap anggota kepolisian.

Sejumlah agenda yang disoroti Hasto antara lain independensi penyidikan, transparansi penegakan hukum dan penanganan perkara, pemberantasan pungutan liar, dan praktik pelayanan transaksional.

Yang tak kalah penting juga, bagi Hasto, berkaitan dengan perlindungan hak asasi manusia dan demokrasi, serta penguatan akuntabilitas Divisi Profesi dan Pengamanan atau Propam.

Baca Juga :  Bangga Pakai Kendaraan Dinas Kabupaten Sumenep

Lebih jauh, Hasto juga menekankan pentingnya memastikan institusi kepolisian tidak digunakan untuk kepentingan syahwat politik praktis.

“Institusi kepolisian harus berdiri untuk seluruh rakyat Indonesia dan bekerja berdasarkan hukum serta konstitusi,” ujarnya.

Pesan tersebut menempatkan netralitas sebagai salah satu isu penting dalam kepemimpinan Polri ke depan. Bagi Hasto, kepolisian harus menjalankan kewenangannya berdasarkan hukum, bukan berdasarkan kepentingan politik tertentu.

Ukuran Keberhasilan Bukan Sekadar Program

Hasto juga menyampaikan bahwa keberhasilan kepemimpinan baru Polri tidak semestinya hanya diukur dari jumlah program atau capaian administratif.

Facebook Comments Box

Penulis : Habi JR

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: OkeDaily

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar
GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas
Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Related News

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan

Selasa, 29 September 2026 - 11:03 WIB

GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas

Latest News