Surabaya, OkeDaily.com – Upacara pengukuhan peningkatan tipe Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep yang dipimpin Kapolda Jawa Timur, berlangsung khidmat dan menjadi momentum bersejarah bagi institusi kepolisian di Kabupaten Sumenep.
Namun, di balik kemeriahan acara tersebut, muncul kekecewaan dari sejumlah insan pers yang merasa akses peliputan, dan komunikasi dengan jajaran kepolisian tidak berjalan sebagaimana mustinya.
Kalangan wartawan Kota Keris, menilai ruang bagi pers untuk menjalankan fungsi jurnalistik selama rangkaian kegiatan tersebut berlangsung sangat terbatas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini memunculkan kritik, bahwa semangat keterbukaan informasi publik yang kerap disampaikan institusi Polri, belum sepenuhnya tercermin dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sejumlah jurnalis mempertanyakan komitmen kepolisian dalam membangun kemitraan dengan perusahaan pers, mengingat pers merupakan pilar ke empat demokrasi, guna menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Kita ini mau meliput momen bersejarah, bukan mau liput kerapan sapi, masak dengan entengnya Bu Widi bilang boleh ambil gambar tapi diluar pagar, kan gak elok,” terang Didik Setiabudi, jurnalis diluar TV, pada Rabu (15/7).
Penulis : M. Surahman
Editor : Wandi Abdullah
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 Selanjutnya













