Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan

- Editorial Team

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Suasana peliputan di Polresta Sumenep. Alih-alih bersinergi, sejumlah awak media mengaku sulit mendapat akses informasi di tengah kegiatan penting yang digelar institusi tersebut. ©okedaily.com

Suasana peliputan di Polresta Sumenep. Alih-alih bersinergi, sejumlah awak media mengaku sulit mendapat akses informasi di tengah kegiatan penting yang digelar institusi tersebut. ©okedaily.com

Surabaya, OkeDaily.com – Upacara pengukuhan peningkatan tipe Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep yang dipimpin Kapolda Jawa Timur, berlangsung khidmat dan menjadi momentum bersejarah bagi institusi kepolisian di Kabupaten Sumenep.

Namun, di balik kemeriahan acara tersebut, muncul kekecewaan dari sejumlah insan pers yang merasa akses peliputan, dan komunikasi dengan jajaran kepolisian tidak berjalan sebagaimana mustinya.

Baca Juga :  Kekosongan Dua JPT di Pemkab Sumenep Masih Belum Pasti, Tunggu Putusan MK

Kalangan wartawan Kota Keris, menilai ruang bagi pers untuk menjalankan fungsi jurnalistik selama rangkaian kegiatan tersebut berlangsung sangat terbatas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memunculkan kritik, bahwa semangat keterbukaan informasi publik yang kerap disampaikan institusi Polri, belum sepenuhnya tercermin dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Gerindra Peduli Korban Banjir, Gus Yoga : "Kami Berduka, Kami Berjuang Bersama Masyarakat

Sejumlah jurnalis mempertanyakan komitmen kepolisian dalam membangun kemitraan dengan perusahaan pers, mengingat pers merupakan pilar ke empat demokrasi, guna menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kita ini mau meliput momen bersejarah, bukan mau liput kerapan sapi, masak dengan entengnya Bu Widi bilang boleh ambil gambar tapi diluar pagar, kan gak elok,” terang Didik Setiabudi, jurnalis diluar TV, pada Rabu (15/7).

Baca Juga :  Percepatan Penurunan Stunting di Desa Mangguan; Tim Pengabdian Masyarakat UNAIR Laksanakan Pelatihan Pangan Lokal Fungsional

Penulis : M. Surahman

Editor : Wandi Abdullah

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar
Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan
GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas

Related News

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Latest News