Luky Alfirman Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu, Pernah Dicopot Purbaya di Tengah Polemik Motor Listrik MBG

- Editorial Team

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Sosok Luky Alfirman, kini dipercaya Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Wamenkeu RI. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Sosok Luky Alfirman, kini dipercaya Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Wamenkeu RI. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Dengan demikian, posisi Luky dalam polemik tersebut perlu dibaca dalam konteks jabatannya sebagai Dirjen Anggaran saat itu. Ia merupakan pejabat yang memimpin institusi yang sistemnya disebut mengalami “kebobolan”.

Tetapi pernyataan publik Menkeu Purbaya, tidak secara eksplisit menyatakan bahwa Luky secara pribadi memerintahkan pengadaan motor listrik tersebut.

Kembali Dipercaya Prabowo

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski sempat dicopot dari jabatan Dirjen Anggaran Kemenkeu RI, Luky kini kembali mendapatkan kepercayaan dari pemerintah.

Presiden RI, Prabowo Subianto melantiknya sebagai Wamenkeu RI bersama Nurkolish Ibnu Aman pada Kamis, 1 Oktober 2026, di Istiana Negara, Jakarta.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.

Baca Juga :  Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Luky akan membantu Menteri Keuangan Suahasil Nazara bersama Wamenkeu Juda Agung dan Wamenkeu Nurkolish Ibnu Aman.

Juda Agung menyambut penunjukan Luky dengan menyoroti pengalaman panjangnya di lingkungan Kemenkeu RI.

Menurutnya, Luky memahami berbagai aspek pengelolaan fiskal karena pernah menangani sejumlah bidang, termasuk anggaran, perimbangan keuangan, serta strategi ekonomi dan fiskal.

Profil Luky Alfirman

Luky Alfirman merupakan birokrat senior Kemenkeu RI. Ia lahir di Bandung pada 27 Maret 1970. Pendidikan sarjananya ditempuh di Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan gelar Teknik Industri yang diperoleh pada 1994.

Baca Juga :  Beredar Isu Demo RSUD Karawang, Hendra Supriatna : Rumah Sakit Adalah Objek Vital

Setelah itu, Luky melanjutkan pendidikan di University of Colorado Boulder, Amerika Serikat. Ia memperoleh gelar Master of Arts in Economics pada 2000 dan Doctor of Philosophy (PhD) in Economics pada 2004.

Kariernya di Kemenkeu RI dimulai pada 1 Maret 1995 melalui Dirjen Pajak. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk di bidang perpajakan, kebijakan fiskal, anggaran, pembiayaan dan risiko.

Pada 2011 silam, ia masuk ke Badan Kebijakan Fiskal, dan pernah menjabat sebagai Plt. Kepala Pusat Kebijakan APBN serta Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro.

Pada 2015, Luky dipercaya sebagai Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan di Sekretariat Jenderal Kemenkeu, yang juga berkaitan dengan fungsi Chief of Staff Menteri Keuangan. Kariernya kemudian berlanjut ke level pimpinan tinggi madya.

Baca Juga :  Antusias Sukseskan Pesta Rakyat, MPP Jember Deklarasi Pemilu 2024 Luber dan Jurdil

Pada November 2017, Luky dipercaya sebagai Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko. Ia juga pernah menjadi anggota ex-officio Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan dipercaya sebagai Dirjen Perimbangan Keuangan, pada November 2022.

Kemudian pada Mei 2025, Luky ditunjuk menjadi Ditjen Anggaran. Jabatan tersebut hanya berlangsung hingga April 2026, sebelum dirinya diberhentikan dari posisi tersebut.

Dari Polemik Anggaran ke Kursi Wamenkeu

Perjalanan karier Luky Alfirman, menjadi Wamenkeu RI memperlihatkan dinamika birokrasi fiskal yang cukup menarik.

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi Surahman

Editor : Wandi Abdullah

Sumber Berita: OkeDaily

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Laskar Gerindra Bali 2026 Tekankan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian
E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dikaji, AWDI Pertanyakan Urgensi dan Kesiapan
Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep
JPT Pratama Sumenep Terisi, DPRD Tagih Pembuktian Meritokrasi
Gus Yoga Ungkap Sejumlah Program Prabowo yang Dinilai Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam
Libatkan Warga, Pemdes Gunggung Susun RKPDes 2027 dan Rencana 2028 Lewat Musdes
Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan pada Desember 2026

Related News

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Luky Alfirman Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu, Pernah Dicopot Purbaya di Tengah Polemik Motor Listrik MBG

Rabu, 30 September 2026 - 11:31 WIB

Laskar Gerindra Bali 2026 Tekankan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian

Senin, 28 September 2026 - 19:55 WIB

E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dikaji, AWDI Pertanyakan Urgensi dan Kesiapan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:49 WIB

Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 08:00 WIB

JPT Pratama Sumenep Terisi, DPRD Tagih Pembuktian Meritokrasi

Latest News

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi AS ingatkan pentingnya kedaulatan AI sebagai kedaulatan negara. ®okedaily.com [Foto: Dok. Pribadi]

Kopini

Jangan Biarkan Indonesia Dijajah Algoritma Asing

Kamis, 1 Okt 2026 - 16:38 WIB