Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong

- Editorial Team

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Seluruh mahasiswa internasional Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dan Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa UPN Veteran Jawa Timur, (Okedaily.com)

Keterangan Foto: Seluruh mahasiswa internasional Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dan Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa UPN Veteran Jawa Timur, (Okedaily.com)

Okedaily.com, Mojokerto – 18 Oktober 2025-Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa UPN “Veteran” Jawa Timur kembali mengadakan kegiatan Darmawisata BIPA 2025 bertema “Experiencing Language and Heritage” di Kampung Majapahit Bejijong, Trowulan, Mojokerto.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa internasional Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dari jalur Beasiswa KNB dan Reguler yang berasal dari berbagai negara.

Mereka didampingi oleh dosen pengajar BIPA serta Kanca BIPA, yaitu mahasiswa aktif UPN Veteran Jawa Timur yang bertugas membantu sebagai pendamping bahasa dan budaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan peserta tiba di kawasan Kampung Majapahit dan disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Kegiatan diawali di Pusat Informasi Pariwisata Kampung Majapahit (PIP-KM) dengan penampilan seni silat Majapahit yang menggambarkan ketangguhan sekaligus estetika tradisi lokal.

Keterangan Foto: Sejumlah mahasiswa sedang berfoto bersama di Situs Patung Buddha.

Suasana penyambutan ini menjadi pengalaman pertama para mahasiswa internasional untuk melihat langsung warisan seni bela diri khas Jawa Timur.

Baca Juga :  Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh

Setelah penyambutan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan masyarakat Kampung Majapahit, Bapak Supriyadi.

Ia menyampaikan rasa syukur dan bangga karena desanya menjadi tempat belajar budaya bagi mahasiswa dari berbagai negara.

Menurutnya, Kampung Majapahit bukan hanya situs sejarah, tetapi juga ruang hidup budaya yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Syifa Syarifah Alamiyah, S.Sos., M.Commun., selaku Kepala UPA Bahasa UPN Veteran Jawa Timur.

Keterangan Foto: Para mahasiswa internasional Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) saat melihat pelbagai ukiran patung dan keris di dalam kawasan kampus Majapahit, Trowulan, Mojokerto.

Ia menegaskan bahwa darmawisata ini adalah bagian dari pembelajaran BIPA yang mengutamakan pengalaman langsung.

“Bahasa Indonesia tidak hanya dipelajari melalui buku dan ruang kelas, tetapi juga melalui budaya, sejarah, dan interaksi dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahasa Indonesia dalam konteks yang nyata,” ujarnya.

Usai sesi sambutan, peserta diajak menikmati bazar produk UMKM Kampung Majapahit. Mahasiswa dapat membeli kerajinan tangan, makanan tradisional, hingga cenderamata khas Trowulan.

Baca Juga :  Penemuan Sesosok Bayi Terjadi Kembali di Sumenep, Ini Lokasi Kejadiannya

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan kelas inspirasi di Sanggar Bhagaskara yang membahas sejarah berdirinya Kampung Majapahit Bejijong, perkembangan pelestarian budaya Majapahit, dan potensi desa wisata budaya.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan eksplorasi berbagai situs sejarah peninggalan Majapahit. Peserta mengunjungi situs Kumitir, yang dipercaya sebagai bagian dari bekas istana Majapahit, lalu melanjutkan perjalanan ke Gapura Bajang Ratu.

Di setiap situs, peserta mendapatkan penjelasan langsung dari pemandu mengenai fungsi bangunan, struktur arsitektur bata merah, serta simbol-simbol peninggalan kejayaan Majapahit.

Perjalanan kebudayaan dilanjutkan ke Museum Trowulan untuk melihat koleksi artefak Majapahit seperti gerabah, prasasti, replika arkeologi, hingga peralatan kehidupan masa lampau.

Setelah itu, rombongan menuju Maha Vihara Majapahit untuk melihat Patung Buddha Tidur dan beristirahat sejenak sambil menikmati makan siang bersama.

Pada sesi siang hari, peserta kembali ke Sanggar Bhagaskara untuk mengikuti kegiatan Sinau Seni Budaya dan Kriya Majapahit.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Lomba Seni Suara Ayam Bekisar Bupati Cup 2024, Berikut Harapan Dewi Khalifah

Dalam sesi ini, mereka belajar memainkan gamelan, membuat kerajinan gerabah, serta mencoba membuat jajanan tradisional onde-onde.

Aktivitas ini menjadi salah satu bagian paling menarik karena mahasiswa terlibat langsung dalam praktik budaya, bukan hanya sebagai penonton.

Kegiatan diakhiri dengan sesi sayonara, dokumentasi bersama, dan penyampaian kesan dari mahasiswa internasional. Beberapa peserta mengungkapkan rasa kagum terhadap keramahan masyarakat Bejijong, keindahan situs Majapahit, serta pengalaman belajar bahasa Indonesia yang terasa lebih hidup dan bermakna.

Melalui Darmawisata BIPA 2025, UPA Bahasa UPN Veteran Jawa Timur tidak hanya memperkuat pembelajaran bahasa Indonesia, tetapi juga memperkenalkan Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan sejarah, seni, dan budaya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan untuk mendukung internasionalisasi kampus dan memperkuat diplomasi budaya Indonesia di mata dunia.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting
KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat
PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan
UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa
MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan
MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI
Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:37 WIB

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:32 WIB

KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:04 WIB

PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:40 WIB

Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:48 WIB

UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB