Sebelum proses pembangunan dimulai, mahasiswa KKN melaksanakan koordinasi bersama Kepala Desa Pajaran beserta perangkat desa untuk membahas lokasi pembangunan, kebutuhan material, desain konstruksi, serta mekanisme pelaksanaan kegiatan.
Koordinasi tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa insinerator yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dapat dimanfaatkan secara optimal setelah program KKN berakhir.
Pembuatan insinerator dilaksanakan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN Kelompok 2 bersama perangkat desa. Kegiatan diawali dengan persiapan alat dan bahan, pembangunan pondasi, pemasangan ruang pembakaran, penyusunan badan insinerator, pemasangan cerobong, hingga penyelesaian konstruksi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap tahapan dikerjakan secara sistematis dengan memperhatikan kekuatan konstruksi, keamanan penggunaan, serta efektivitas proses pembakaran agar menghasilkan fasilitas yang layak digunakan oleh masyarakat.
Setelah proses pembangunan selesai, mahasiswa melaksanakan uji coba operasional insinerator menggunakan sampah kering sebagai media pembakaran. Uji coba dilakukan untuk memastikan sistem pembakaran, sirkulasi udara, dan fungsi cerobong bekerja secara optimal.
Selain itu, mahasiswa juga menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan insinerator serta memberikan penjelasan kepada perangkat desa mengenai tata cara pengoperasian, pemeliharaan, dan penggunaan alat secara aman sehingga insinerator dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Perancang insinerator, Khoirul Mufidin, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Yudharta Pasuruan, menyampaikan bahwa pembangunan insinerator tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana fisik, tetapi juga pada kebermanfaatannya bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Penulis : Andrean Masrofie
Editor : Wandi Abdullah
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










![Bupati Wongsojudo berkomitmen menekan angka kemiskinan dengan mendorong perlindungan sosial yang tepat sasaran dan pemberdayaan ekonomi berbasis kemandirian warga. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261022_235952-225x129.jpg?v=1792689425)
![Ketua DPRD Kabupaten Sumenep H. Zainal Arifin mengingatkan para santri untuk menguasai perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah. ®okedaily.com [Foto: Dok. DPRD Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261023_001015-225x129.jpg?v=1792689440)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
