Linguistik, Big Data, dan Masa Depan Bahasa: SENALA UPNVJT 2025

- Editorial Team

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Pada saat jalannya Kegiatan Seminar Nasional Linguistik Indonesia, via Online Meeting, (Humas UNUJA/Okedaily.com)

Keterangan Foto: Pada saat jalannya Kegiatan Seminar Nasional Linguistik Indonesia, via Online Meeting, (Humas UNUJA/Okedaily.com)

Okedaily.com, Surabaya – 2 Oktober 2025, Seminar Nasional Linguistik Indonesia (SENALA) #2 sukses diselenggarakan oleh Program Studi Linguistik Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial, Budaya dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur pada 2-3 Oktober 2025. Bertema “Transformasi Linguistik di Era Big Data”, kegiatan ini menjadi ruang akademik penting untuk mengeksplorasi arah baru studi bahasa di tengah revolusi teknologi informasi.

Salah satu sesi paling dinantikan menampilkan Karlina Denistia, Ph.D. dari Universitas Sebelas Maret, yang membahas penerapan corpus linguistics dalam menganalisis slogan produk berbahasa Inggris milik brand Indonesia.

Lewat pemanfaatan platform seperti Google Ngram Viewer dan Leipzig Corpora, ia menunjukkan bagaimana pola-pola bahasa dalam media iklan dapat dikaji secara sistematis menggunakan data autentik.

Corpus linguistics memberi kita alat untuk tidak hanya memahami variasi bahasa, tetapi juga membongkar pola sosial-budaya yang menyertainya,” ujar Karlina, sembari menampilkan grafik penggunaan kata-kata seperti so, thus, dan therefore sepanjang abad ke-19 hingga ke-21.

Sementara itu, Nazarudin, M.A. dari Universitas Indonesia, mengajak peserta merenungkan kembali pentingnya pelestarian bahasa daerah di tengah gelombang arus digitalisasi. Dengan menampilkan temuan-temuan dari riset kebahasaan berbasis komunitas, ia menyentil fenomena “bahasa yang redup” dan perlunya pendekatan kolaboratif berbasis masyarakat dalam menjaga warisan linguistik bangsa.

“Kita tidak hanya butuh teknologi untuk mendokumentasikan bahasa, tetapi juga kebijakan dan kesadaran kolektif,” tegas Nazarudin.

Sebagai moderator, Achmad Fawaid, turut memperkaya diskusi dengan menyinggung platform Don Emprit Academic sebagai salah satu contoh penerapan big data dalam analisis wacana sosial, khususnya dalam konteks media sosial dan representasi publik.

Baca Juga :  Marak Peredaran Rokok Ilegal, Satpol-PP Sumenep Edukasi Masyarakat Akan Dampaknya

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan pemakalah dan peserta dari berbagai daerah ini juga menghadirkan suasana hangat dan kolaboratif. Ketua Pelaksana, Dewi Puspa Arum, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta.

“Kami sangat senang melihat minat besar terhadap subtema seperti linguistik forensik, lanskap linguistik, hingga kajian bahasa dan hukum. Ini menandakan linguistik bukan ilmu yang elitis, tapi dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Dr. Endang Sholihatin, M.Pd., selaku Korprodi Linguistik Indonesia, menegaskan bahwa SENALA adalah bagian dari komitmen akademik untuk memperkuat kapasitas riset kebahasaan di tingkat nasional.

Baca Juga :  Dirut PT WUS Terseret Kasus Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Kapal

“Kami berharap SENALA dapat menjadi forum tahunan yang mempertemukan peneliti lintas disiplin dalam membahas isu-isu linguistik yang kontekstual dan transformatif,” katanya.

Selain sesi pleno, peserta juga mengikuti presentasi paralel yang dibagi ke dalam berbagai subtema, seperti linguistik edukasional, media dan literasi digital, serta linguistik klinis. Penghargaan Best Presenter dan Best Paper turut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi intelektual peserta.

SENALA #2 bukan hanya seminar, melainkan perayaan atas keberagaman bahasa, metode, dan gagasan dalam studi linguistik kontemporer. Dengan semangat kolaboratif dan keilmuan yang terus menyala, SENALA membuktikan bahwa bahasa adalah jembatan menuju masa depan yang lebih inklusif dan cerdas.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen
Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda
DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan
Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan
Rancang Masa Depan Gunggung: Musdes Matangkan Program 2027 di 4 Sektor
Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026
Hashim Djojohadikusumo: Pers Harus Jadi Benteng Lawan Hoaks di Era Media Sosial

Related News

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen

Senin, 7 September 2026 - 19:38 WIB

Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan

Jumat, 4 September 2026 - 09:02 WIB

Rancang Masa Depan Gunggung: Musdes Matangkan Program 2027 di 4 Sektor

Kamis, 3 September 2026 - 23:08 WIB

Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian

Latest News