Pembaruan Data BPJS PBI, Gus Yoga: Negara Hadir dengan Prinsip Keadilan

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ida Bagus Yoga Adi Putra alias Gus Yoga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar sekaligus Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar.

Ida Bagus Yoga Adi Putra alias Gus Yoga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar sekaligus Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar.

DENPASAR, Okedaily.com – Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra alias Gus Yoga, menanggapi kebijakan pembaruan data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) BPJS Kesehatan yang telah disepakati pemerintah bersama DPR RI. Ia menegaskan, kebijakan tersebut harus dijalankan dengan prinsip keadilan dan ketepatan sasaran, tanpa mengabaikan hak masyarakat rentan untuk tetap memperoleh layanan kesehatan.

Hal itu disampaikan Gus Yoga melalui pesan teks pada Selasa (10/2/2026), menanggapi kesepakatan DPR RI dan pemerintah yang memastikan seluruh layanan kesehatan tetap berjalan serta iuran PBI tetap dibayarkan oleh pemerintah selama tiga bulan ke depan, sambil dilakukan proses pemutakhiran data.

Baca Juga :  Elektabilitas Prabowo Teratas, Gus Yoga : Kami Siap Menjemput Kemenangan

Menurut Gus Yoga, kebijakan tersebut mencerminkan upaya menjaga keseimbangan antara perlindungan sosial dan tata kelola anggaran negara. Ia menilai pemutakhiran data penerima PBI merupakan langkah penting agar subsidi kesehatan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keadilan sosial itu bukan hanya soal memberi bantuan, tetapi memastikan bantuan itu tepat sasaran. Negara wajib melindungi yang paling rentan, sekaligus memastikan anggaran digunakan secara benar,” ujar Gus Yoga.

Ia menekankan bahwa proses pembaruan data harus dilakukan secara transparan, akurat, serta melibatkan pemerintah daerah agar tidak menimbulkan kekeliruan yang dapat merugikan masyarakat miskin. Menurutnya, kebijakan masa transisi selama tiga bulan menjadi ruang pengaman agar masyarakat tidak kehilangan akses layanan kesehatan akibat persoalan administratif.

Baca Juga :  Soroti Kesejahteraan Pegawai Sungai, Gus Yoga Minta Perlengkapan Kerja Layak

Selain itu, Gus Yoga mendorong BPJS Kesehatan untuk lebih aktif melakukan sosialisasi dan pemberitahuan kepada masyarakat apabila terjadi perubahan status kepesertaan. Langkah ini dinilai penting guna menjaga keadilan pelayanan serta mencegah kebingungan di tingkat akar rumput.

“Kebijakan ini harus hadir sebagai solusi, bukan menambah beban masyarakat. Keadilan berarti rakyat mengetahui hak dan kewajibannya, serta tidak kehilangan layanan saat paling dibutuhkan,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam rapat konsultasi di Gedung DPR RI, Senin (9/2/2026), Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan DPR dan pemerintah sepakat seluruh layanan kesehatan tetap dilayani dan iuran PBI dibayarkan pemerintah selama tiga bulan ke depan. Dalam periode tersebut, dilakukan pemutakhiran data penerima bantuan oleh Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah, BPS, dan BPJS Kesehatan, disertai penguatan sosialisasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Zulfikar DPRD Bali Silaturahim Bersama Majelis Alhidayah dan Majelis Al Falah

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pembaruan kepesertaan PBI JKN merupakan bagian dari transformasi data nasional untuk memastikan subsidi kesehatan tepat sasaran. Pemerintah telah menetapkan alokasi PBI bagi 96,8 juta jiwa per tahun yang bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan dimutakhirkan secara berkala.

Gus Yoga menegaskan, dengan data yang akurat dan terintegrasi, kebijakan jaminan kesehatan akan semakin adil dan berkelanjutan.

“Tujuannya jelas, negara hadir secara tepat, adil, dan berpihak pada rakyat yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua IKSASS Badung Terpilih Tim Formatur Pusat IKSASS Bersama Lima Tokoh Lainnya
Zulfikar Wijaya Dorong Penguatan Peran Sosial Generasi Muda di Tengah Tantangan Ekonomi Desa
Gede Harja Astawa Sentil Proyek Rp50 Miliar di Tengah Jalan Rusak yang Dikeluhkan Warga Buleleng
Layanan Kesehatan Berbasis Presisi, Akurasi Data Medis Fondasi Pelayanan Modern
RSUD Moh Anwar Terus Tingkatkan Mutu Layanan Melalui Validasi Data
Layani Ratusan Pasien, Kunjungan Poli Terpadu RSUD Moh Anwar Meningkat
Menuju Smart Hospital, RSUD Moh Anwar Terapkan Sistem Digital Terpadu
LBH GP Ansor Bali Luncurkan “Ngopi & Konsultasi Hukum”, Bantu Warga Akses Pendampingan Gratis

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:50 WIB

Ketua IKSASS Badung Terpilih Tim Formatur Pusat IKSASS Bersama Lima Tokoh Lainnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:31 WIB

Zulfikar Wijaya Dorong Penguatan Peran Sosial Generasi Muda di Tengah Tantangan Ekonomi Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:56 WIB

Gede Harja Astawa Sentil Proyek Rp50 Miliar di Tengah Jalan Rusak yang Dikeluhkan Warga Buleleng

Senin, 18 Mei 2026 - 13:12 WIB

Layanan Kesehatan Berbasis Presisi, Akurasi Data Medis Fondasi Pelayanan Modern

Senin, 18 Mei 2026 - 12:59 WIB

RSUD Moh Anwar Terus Tingkatkan Mutu Layanan Melalui Validasi Data

Berita Terbaru

Uncategorized

DK88 No Deposit Bonus Steps and Methods for U.S. Players

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:29 WIB