Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

- Editorial Team

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Anggota DPRD Denpasar, I Gede Tommy Sumertha, mendorong penguatan sinergitas pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Anggota DPRD Denpasar, I Gede Tommy Sumertha, mendorong penguatan sinergitas pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

DENPASAR – Sinergitas antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar dinilai menjadi salah satu kunci agar berbagai program pembangunan nasional dapat diterjemahkan secara efektif di daerah.

Anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, mengatakan koordinasi lintas pemerintahan diperlukan untuk memastikan program nasional tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat di tingkat daerah.

“Sinergitas program pemerintah kota, provinsi dan pusat sangat penting untuk terus dilakukan. Dengan sinergi yang baik, program pembangunan bisa berjalan lebih cepat, tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Tommy, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki posisi strategis dalam menerjemahkan kebijakan nasional sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Sebaliknya, persoalan yang muncul di daerah juga perlu dikomunikasikan kepada pemerintah pusat agar dapat menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan maupun pelaksanaan kebijakan.

Revitalisasi Sekolah Perlu Dikawal Bersama

Salah satu program yang menjadi perhatian Tommy adalah revitalisasi satuan pendidikan. Ia menyebut program pemerintah pusat tersebut telah menyasar sejumlah SD di Kota Denpasar, baik yang telah terealisasi maupun yang masih melalui proses verifikasi dan pengusulan berdasarkan Dapodik.

Secara nasional, Kemendikdasmen mencatat program revitalisasi pada 2025 telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan dengan dukungan anggaran sekitar Rp16,9 triliun dan memberikan manfaat kepada sekitar 4,23 juta peserta didik. Program tersebut kemudian dilanjutkan dan diperluas pada 2026.

Baca Juga :  KSAL Laksamana TNI Yudo Margono Diberi Gelar Djojo Noto Segoro

Tommy menilai capaian tersebut perlu dikawal melalui koordinasi pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam memastikan sekolah yang menjadi sasaran benar-benar sesuai kebutuhan serta pelaksanaannya berjalan transparan dan tepat guna.

Di Denpasar, sinergi tersebut sebelumnya juga terlihat dalam pelaksanaan revitalisasi satuan pendidikan. Dukungan pemerintah pusat terhadap peningkatan sarana pendidikan menjadi bagian dari agenda pembangunan yang perlu terus dikawal pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan lainnya.

“Program-program seperti revitalisasi sekolah ini harus kita kawal bersama. Pemerintah daerah tentu memiliki peran untuk memastikan pelaksanaannya sesuai kebutuhan masyarakat di daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pakasa Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga

MBG Tak Cukup Hanya Berjalan

Selain sektor pendidikan, Tommy turut menyoroti pelaksanaan MBG. Ia menilai keberlanjutan program tersebut perlu diikuti dengan pembenahan tata kelola, distribusi dan pengawasan sehingga kualitas makanan, keamanan pangan serta ketepatan penerima manfaat dapat terus terjaga.

Pernyataan tersebut sejalan dengan langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang sepanjang 2026 memperkuat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pada September 2026, BGN menyatakan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan MBG.

Facebook Comments Box

Penulis : Alfian Syaifullah

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: OkeDaily

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan
GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas
Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Related News

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan

Selasa, 29 September 2026 - 11:03 WIB

GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Latest News