Upayakan Penurunan Angka Stunting di Lemahbang Pasrepan: Universitas Yudharta Pasuruan Berkolaborasi dengan Kader Posting dan didukung Dana Hibah Kemendikbudristek

- Redaksi

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Forum Group Discussion (FGD) Tim PKM bersama Mitra Kader Posyandu Stunting Lemahbang, serta pihak terkait (Kepala Desa, Perwakilan Kecamatan, dan Dinas Kesehatan setempat)

Keterangan foto: Forum Group Discussion (FGD) Tim PKM bersama Mitra Kader Posyandu Stunting Lemahbang, serta pihak terkait (Kepala Desa, Perwakilan Kecamatan, dan Dinas Kesehatan setempat)

Okedaily.com, Pasuruan – Berdasarkan data Dinas Kesehatan, angka stunting di Desa Lemahbang mencapai 18,45% pada tahun 2023, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 16,87%.

Angka ini menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk segera mengambil tindakan, mengingat stunting dapat menghambat pertumbuhan fisik dan mental anak.

Menanggapi situasi tersebut, Universitas Yudharta Pasuruan, melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diketuai oleh Dr. Khoirin Maghfiroh, M.Si., kembali menunjukkan komitmennya dalam mengatasi permasalahan sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kali ini, fokus utama adalah penurunan prevalensi stunting di Desa Lemahbang, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Program ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari hibah yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui kerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Yudharta Pasuruan.

Kunci keberhasilan program ini adalah kolaborasi dengan para kader Posyandu Stunting (POSTING). Melalui PKM Kader POSTING, tim PKM Universitas Yudharta Pasuruan mengembangkan berbagai produk makanan tambahan (PMT) bergizi tinggi yang mudah dibuat dan disukai anak-anak.

Baca Juga :  Puluhan TK dan RA Meriahkan Festival Tan-Pangantanan di Sumenep

Produk PMT yang dihasilkan dalam program ini sangat beragam, mulai dari minuman susu temulawak yang kaya akan antioksidan, pilus kelor yang mengandung berbagai vitamin dan mineral, hingga minuman sari kacang hijau temulawak instan dan puding mangga jagung instan yang lezat dan bergizi.

Keterangan foto: Produk PMT yang sudah dibuat oleh ibu kader POSTING Lemahbang bersama Tim PKM

Poduk ini dibuat dengan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan di sekitar desa, sehingga dapat diproduksi secara berkelanjutan.

Salah satu keunggulan program ini adalah melibatkan secara aktif para kader POSTING sebagai mitra kerja. Para kader dilatih untuk memproduksi, mengolah, dan mendistribusikan produk PMT kepada anak-anak stunting di wilayahnya.

Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk mengatasi masalah stunting secara mandiri.

Baca Juga :  Antusiasme Kader KWT Kersikan pada Pelatihan Keamanan Pangan Olahan Jagung

“Kami melihat potensi besar pada kader POSTING. Mereka adalah ujung tombak dalam upaya penurunan stunting di tingkat desa. Melalui pelatihan dan pendampingan yang intensif, kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan di masyarakat,” ujar Dr. Khoirin Maghfiroh, ketua tim.

Program PKM Kader POSTING diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Lemahbang, terutama bagi anak-anak stunting.

Dengan mengkonsumsi produk PMT yang bergizi, diharapkan pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dapat meningkat, sehingga terhindar dari masalah stunting pada jangka panjang.

“Kerjasama dengan Universitas Yudharta Pasuruan ini sangat membantu kami. Berkat ilmu yang mereka berikan, kami bisa lebih kreatif dalam membuat menu PMT yang bervariasi. Semoga program ini bisa terus berjalan dan manfaatnya semakin meluas,” ungkap Bu Muzdalifah, Ketua kader POSTING Desa Lemahbang.

Baca Juga :  Gerindra Bali Berbagi 65 Kambing Qurban, Zulfikar: Hari Raya Qurban Moment Solidaritas Sosial 

Selain itu, program ini juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat. Produk PMT yang dihasilkan dapat dipasarkan secara lokal maupun regional, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi para kader POSTING dan masyarakat sekitar.

Untuk memastikan keberlanjutan program, tim program PKM Universitas Yudharta Pasuruan terus melakukan evaluasi dan pengembangan. Selain itu, kerjasama dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya juga terus dilakukan untuk memperluas cakupan program.

“Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya mengatasi masalah stunting. Dengan kerja sama yang baik antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, kita yakin dapat menciptakan generasi muda yang sehat dan cerdas,” ucap salah satu anggota tim PKM.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong Pemerataan Pendidikan, DPRD Denpasar Usulkan Pembangunan SMP Baru di Sanur dan Pemogan
Zulfikar Wijaya Tekankan Kerukunan sebagai Kekuatan Bali saat Hadiri Silaturahim Warga Banjar Sapta Bumi
Kawasan Pariwisata Sanur Perlu Ditata, Gus Yoga Soroti Tiang Reklame dan Kabel Semrawut
Kawasan Pariwisata Sanur Perlu Ditata, Gus Yoga Soroti Tiang Reklame dan Kabel Semrawut
Gus Yoga Sepakat dengan De Gadjah, Dukung Evaluasi MBG Usai Kritik Ni Luh Djelantik
Ni Luh Djelantik Kritik MBG, De Gadjah Sepakat Audit dan Evaluasi, Tolak Program Dihentikan
Bantu Masyarakat Melek Hukum, LBH Ansor Bali Gelar Konsultasi Gratis
Prabowo Copot Kepala BGN, Zulfikar Wijaya Apresiasi Langkah Tegas Presiden Prabowo

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:32 WIB

Dorong Pemerataan Pendidikan, DPRD Denpasar Usulkan Pembangunan SMP Baru di Sanur dan Pemogan

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:26 WIB

Zulfikar Wijaya Tekankan Kerukunan sebagai Kekuatan Bali saat Hadiri Silaturahim Warga Banjar Sapta Bumi

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:21 WIB

Kawasan Pariwisata Sanur Perlu Ditata, Gus Yoga Soroti Tiang Reklame dan Kabel Semrawut

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:02 WIB

Kawasan Pariwisata Sanur Perlu Ditata, Gus Yoga Soroti Tiang Reklame dan Kabel Semrawut

Senin, 8 Juni 2026 - 01:08 WIB

Gus Yoga Sepakat dengan De Gadjah, Dukung Evaluasi MBG Usai Kritik Ni Luh Djelantik

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB