Okedaily.com, Pasuruan – Percepatan Penurunan Stunting di desa Mangguan Melalui Pelatihan Pangan Lokal Fungsional pada Kader Posyandu
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tahun 2023 Angkatan stunting di Desa Mangguan mencapai 18,09%, hal ini menjadi permasalahan serius bagi seluruh pihak, sehingga perlu dilakukan percepatan berupa solusi dalam menurunkan stunting yang dapat menjadi kendala dalam proses pertumbuhan anak secara fisik.
Dalam hal ini, stunting dapat berdampak bagi proses pertumbuhan dan perkembangan anak hingga dewasa jika tidak ada penanganan sejak dini. Kader posyandu stunting memegang peran penting dalam membantu melakukan percepatan deteksi dini, pencegahan dan penanganan stunting.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat Universitas Airlangga Surabaya yang diketuai oleh Dr. Sonny Kristianto, M.Si. berupaya untuk melakukan percepatan penurunan Stunting melalui kegiatan pelatihan pangan lokal fungsional pada kader posyandu yang terdapat di desa Mangguan kecamatan Pasrepan kabupaten Pasuruan.
Kegiatan pelatihan berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan para kader dalam menghasilkan produk olahan dari bahan lokal untuk mendukung kegiatan posyandu stunting.
Hal tersebut, juga bagian dari upaya pemanfaatan bahan baku lokal yang tersedia melimpah di desa Mangguan, namun belum termanfaatkan dengan baik khususnya dalam mendukung kesehatan anak.
Adanya kerjasama yang baik antara LPPM Universitas Airlangga Surabaya dengan kader posyandu Stunting desa Mangguan Pasrepan Pasuruan, serta pemerintah desa Mangguan dan dinas kesehatan kecamatan Pasrepan Pasuruan menjadi bagian penting dalam tercapainya keberhasilan program ini.
Pada program kegiatan ini mitra diberikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah produk dari bahan baku kelor dan kacang hijau yang tersedia di lingkungan desa Mangguan.
Produk dengan bahan baku kelor yang dikombinasikan dengan berbagai bahan salah satunya mocav (berasal Singkong yang menjadi salah satu komoditas utama kecamatan Pasrepan) diolah menjadi crackers.
Produk crackers yang renyah ini diharapkan dapat meningkatkan daya terima anak terhadap produk olahan dengan bahan baku lokal. Kemudian produk dengan bahan baku kacang hijau diolah menjadi minuman sari kacang hijau yang dikombinasikan dengan rempah-rempah dengan rasa yang disesuaikan dengan lidah anak.
Kedua produk olahan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi khususnya pada anak stunting. Pada kegiatan ini para kader dilatih dalam mengolah serta memproduksi pangan lokal fungsional sehingga produk dapat didistribusikan pada kegiatan posyandu stunting secara berkelanjutan.
Kegiatan ini, menjadi bagian dari percepatan penurunan stunting dalam jangka pendek, yang jika dilaksanakan secara konsisten dapat menjadi solusi jangka panjang bagi penurunan stunting khususnya di desa Mangguan Pasrepan Pasuruan.
“Adanya potensi besar yang dimiliki kader posyandu stunting. Para kader menjadi kunci utama dalam percepatan penurunan stunting di tingkat desa. Kegiatan pendampingan berkelanjutan dengan dukungan pihak-pihak terkait dapat menjadikan para kader sebagai aktor utama yang berkontribusi dalam keberhasilan pembangunan desa, khususnya di bidang kesehatan gizi anak”, -ujar Dr. Sonny Kristianto, M.Si. sebagai ketua tim dalam program ini, kepada tim media okedaily.
Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Mangguan khususnya dalam penurunan stunting. Konsistensi para kader dalam menghadirkan produk pangan lokal fungsional pada kegiatan posyandu diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi yang berdampak baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Hal ini, akan berdampak pada penurunan prevalensi stunting, khususnya di desa Mangguan Pasrepan Pasuruan.








![Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260426_144930-225x129.jpg)

![Kades Imrah (tengah) menggunakan rompi merah jambu khas kejaksaan, tersangka dugaan korupsi. ©okedaily.com [foto: Wahyudi Limadetik]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260423_183747-225x129.jpg)






![Pemerhati kebijakan publik, Fauzi AS. ©okedaily.com [dok: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG_20260319_033856-360x200.jpg)
![Pemerhati kebijakan publik, Fauzi AS. ©Okedaily.com [dok. pribadi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250727_200551-e1753622116131.jpg)