DENPASAR, Okedaily.com – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra alias Gus Yoga, menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap perlu dilanjutkan dengan evaluasi dan penyempurnaan secara berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Gus Yoga saat menanggapi respons Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah terhadap kritik Anggota DPD RI dapil Bali Ni Luh Djelantik mengenai pelaksanaan MBG. Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yoga melalui sambungan telepon, Minggu (7/6/2026).
Menurut Gus Yoga, ia sepakat dengan pandangan De Gadjah bahwa program MBG tidak seharusnya dihentikan, melainkan terus dievaluasi agar pelaksanaannya semakin baik dan tepat sasaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“MBG harus diakui memang membutuhkan evaluasi terus-menerus menuju program yang lebih baik,” ujar Gus Yoga.
Ia menilai langkah pemerintah melakukan pencopotan terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana beserta wakilnya, serta penghentian sementara ribuan dapur MBG, menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menyempurnakan program tersebut.
“Dicopotnya Dadan dan wakilnya serta penghentian sementara sekian ribu dapur adalah bukti komitmen pemerintah untuk menyempurnakan program MBG,” katanya.
Menurut Gus Yoga, program yang digagas Presiden RI itu merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia menuju generasi emas Indonesia.
“Yang dilakukan Bapak Presiden Prabowo jelas untuk investasi SDM generasi emas Indonesia,” tegasnya.
Selain berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak, Gus Yoga menilai program MBG juga mulai dirasakan manfaat ekonominya oleh masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha lokal.
“Dampak terhadap petani dirasakan betul dengan adanya MBG,” ujarnya.
Sebelumnya, Anggota DPD RI dapil Bali meminta adanya audit dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Ia menilai program tersebut memiliki tujuan yang baik, namun implementasinya perlu diperbaiki agar sesuai dengan cita-cita awal pemerintah.
Di sisi lain, Ketua DPD Partai Gerindra Bali menegaskan kritik dan masukan terhadap MBG harus dijadikan bahan evaluasi untuk penyempurnaan program, bukan alasan untuk menghentikannya.
Menurut De Gadjah, audit dan evaluasi diperlukan agar program semakin tepat sasaran, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak, petani, dan pelaku UMKM lokal.



















![Pemerhati kebijakan publik, Fauzi AS. ©okedaily.com [dok: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG_20260319_033856-360x200.jpg)