Gede Tommy DPRD Denpasar Dorong Penataan Jaringan Utilitas Terpadu di Kota Denpasar

- Editorial Team

Senin, 10 November 2025 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabel semerawut. Sumber : @adrian.suwanto

kabel semerawut. Sumber : @adrian.suwanto

Denpasar, Okedaily.com – Anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Partai Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, menyoroti pentingnya penataan sistem jaringan utilitas di Kota Denpasar agar tertata rapi, terintegrasi, dan berkelanjutan. Hal ini dinilai mendesak mengingat Denpasar merupakan pusat pemerintahan kabupaten sekaligus ibu kota Provinsi Bali yang memiliki beban tata kota cukup kompleks.

Menurut Tommy, berbagai jaringan pelayanan publik seperti pipa air minum, listrik (PLN), telekomunikasi, gas, drainase kota, hingga limbah cair masih belum terkoordinasi secara optimal. Ia menilai perlu adanya masterplan sistem jaringan utilitas terpadu yang disusun sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang, sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Denpasar.

Baca Juga :  Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Tommy Sumertha: Wujud Nyata Komitmen Presiden Prabowo Atasi Sampah di Bali

“Sistem jaringan pelayanan publik kita saat ini masih tumpang tindih. Diperlukan penataan menyeluruh agar infrastruktur yang melewati ruas jalan yang sama bisa terintegrasi dan tidak saling mengganggu,” ujar Tommy Sumertha, Senin (10/11).

Ia juga menyoroti maraknya pemasangan kabel fiber optik di berbagai ruas jalan yang membuat tampilan kota menjadi semrawut. Berdasarkan data, saat ini terdapat sekitar 40 operator fiber optik yang beroperasi di Kota Denpasar. Kondisi ini, menurutnya, menyebabkan penumpukan kabel udara yang menyerupai “jaringan spageti”.

Baca Juga :  Miris, Tiket Mudik Gratis Kapal Laut Rute Jangkar Tujuan Raas Dikomersilkan

“Penyebaran jaringan fiber optik yang masif ini harus diatur dalam satu sistem infrastruktur pasif terpadu. Pemerintah daerah perlu membuat regulasi yang tegas agar penataan jaringan kabel dilakukan secara terkoordinasi,” tegasnya.

Tommy berharap Pemkot Denpasar dapat segera mengambil langkah strategis dalam penataan jaringan utilitas ini agar wajah kota lebih tertib, aman, dan estetis tanpa menghambat pelayanan publik.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026
AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah
Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi
Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum

Related News

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:10 WIB

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:40 WIB

AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Latest News

Penyerahan bantuan dari PPM HCML 2026 kepada 5 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Desa Kalowang. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan setempat. ®okedaily com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:10 WIB

Proses pembuatan pupuk organik

Nasional

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:54 WIB