RSUD dr Moh Anwar Sumenep Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan RI

- Editorial Team

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep menerima penghargaan bintang tiga dari BPJS Kesehatan RI. ©Okedaily.com/Ist

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep menerima penghargaan bintang tiga dari BPJS Kesehatan RI. ©Okedaily.com/Ist

OkeDailycom Dibawah Kepemimpinan dr. Erliyati, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan RI atas komitmennya dalam mendukung transformasi mutu layanan kesehatan berbasis digital.

Penghargaan bintang tiga ini diberikan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan RI, Dr. Ir. Edwin Aristiawan, M.M., CPM-A., CCGO., QRGP., CCCO. kepada Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dalam kunjungan kerjanya ke Kota Keris, pada Jumat (11/07).

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Timur dalam transformasi digital, dan pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan rumah sakit pelat merah ini dalam mengimplementasikan berbagai layanan digital JKN.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan RI, Dr. Ir. Edwin Aristiawan, menyampaikan bahwa transformasi digital bertujuan untuk membangun budaya layanan kesehatan yang efisien, cepat, mudah diakses, dan setara bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Baca Juga :  Tingkat Kepercayaan Publik Pada Polisi Turun, Viral Hastag #PercumaLaporPolisi

“Kami akan terus mendorong peningkatan mutu layanan JKN melalui digitalisasi. Ini memberi manfaat nyata, salah satunya efisiensi waktu,” terangnya.

Selain itu, Edwin Aristiawan, juga mengatakan bahwa transformasi digital, seperti yang telah dijalankan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep merupakan langkah penting, demi mendukung visi BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, dr. Erliyati menyampaikan terimakasih kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, atas support yang diberikan kepada satu-satunya rumah sakit pelat merah kebanggaan masyarakat di ujung timur pulau Garam ini.

“Alhamdulillah, dan terimakasih kepada Bapak Bupati Sumenep atas support sehingga RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep mendapat apresiasi dari Direktur Tekhnologi Informasi BPJS Kesehatan RI atas komitmennya mendukung transformasi mutu layanan berbasis digital yakni antrean online dan Mobile JKN,” ucap dr. Erliyati.

Baca Juga :  Mendung di Langit Ra'as, Berbagai Problematik Bertumpu Harapan kepada Sosok Mas Kiai

Lebih jauh, dr. Erliyati, memaparkan bahwa penerapan layanan digital pada rumah sakit yang dipimpinnya tersebut telah dimulai sejak Desember 2024, dan mencakup seluruh poliklinik.

Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari arahan dan dukungan Bupati Sumenep, yang terus mendorong perbaikan mutu layanan publik melalui pendekatan digital.

“Tagline Bismillah Melayani menjadi prinsip kami dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” terang dr. Erliyati.

Aplikasi Mobile JKN memudahkan pasien untuk mendaftar antrean secara online, mengecek jadwal praktik dokter, dan mengakses berbagai layanan lain tanpa harus datang lebih awal ke rumah sakit.

“Untuk membantu pasien yang belum terbiasa menggunakan aplikasi, kami siapkan petugas khusus di ruang pendaftaran,” ungkap Direktur RSUD Anwar Sumenep, dr. Erliyati.

Baca Juga :  Polemik Defisit APBD Sumenep 2025: Perspektif Akuntansi dan Pandangan Djoni

Direktur Erliyati juga mengungkapkan, bahwa RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menyediakan layanan konsultasi dan bantuan teknis melalui nomor kontak resmi yang bisa dihubungi pasien.

“Transformasi digital ini tak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mengurangi kerumunan dan waktu tunggu pasien, sehingga mendukung protokol pelayanan kesehatan yang lebih baik,” pungkasnya.

RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep pun menjadi salah satu contoh rumah sakit daerah yang sukses menjalankan arahan digitalisasi layanan sesuai harapan pemerintah pusat dan BPJS Kesehatan RI.

Dengan capaian tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep yang jadi kebanggaan masyarakat di ujung timur pulau garam ini berkomitmen terus mengembangkan sistem layanan digital yang lebih luas dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting
KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat
Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian
Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut
Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan
Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51
Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor
RSUD Moh Anwar Siapkan Kompensasi Jika Pelayanan Kesehatan Tak Sesuai SOP

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:37 WIB

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:32 WIB

KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:59 WIB

Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:14 WIB

Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB