Denpasar, Okedaily.com — Anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, menyoroti tata kelola Terminal Kargo di Denpasar yang dinilai belum optimal. Kondisi tersebut, menurutnya, berdampak pada kemacetan lalu lintas akibat banyaknya truk dan kontainer yang parkir di bahu Jalan Jl. Cargo Permai, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali

Tommy mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terminal yang seharusnya menjadi lokasi transit truk-truk besar dan kontainer pengangkut barang dari Pulau Jawa sebelum didistribusikan ke wilayah Bali bagian selatan, belum mampu menampung seluruh kendaraan yang datang.
“Akibatnya, puluhan truk dan kontainer terpaksa parkir di sisi kiri dan kanan Jalan Cargo Permai, Kec. Denpasar Utara. Kondisi ini hampir terjadi setiap hari sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar Tommy, Jumat (26/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta Dinas Perhubungan Kota Denpasar melakukan evaluasi dan mengoptimalkan tata kelola Terminal Kargo agar seluruh kendaraan angkutan barang dapat masuk ke dalam area terminal dan tidak lagi menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir.
Selain itu, Tommy juga mendorong adanya penegakan aturan yang lebih tegas terhadap kendaraan yang masih parkir sembarangan di sepanjang Jalan Kargo.
“Kami meminta Dinas Perhubungan bersama kepolisian menindak tegas truk-truk kontainer yang tetap parkir di bahu jalan. Rambu larangan parkir untuk kendaraan kontainer harus dipasang secara jelas di sepanjang Jalan Kargo agar aturan dapat ditegakkan secara maksimal,” tegasnya.
Menurut Tommy, penataan Terminal Kargo yang lebih baik tidak hanya akan meningkatkan kelancaran distribusi logistik, tetapi juga menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang melintasi kawasan tersebut.
Ia berharap Pemerintah Kota Denpasar melalui instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut sehingga praktik parkir liar truk kontainer di Jalan Kargo tidak terus berulang dan keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjamin.
















