PC PMII Kota Denpasar Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

- Editorial Team

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua II PC PMII Kota Denpasar, Ahmad Nur Alfin Syaifullah. Foto: Okedaily.com

Ketua II PC PMII Kota Denpasar, Ahmad Nur Alfin Syaifullah. Foto: Okedaily.com

Denpasar, Okedaily.com Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Denpasar mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap aktivis HAM, Andrie Yunus, yang tergabung dalam KontraS.

Kecaman tersebut disampaikan Ketua II PC PMII Kota Denpasar, Ahmad Nur Alfin Syaifullah. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan serius yang tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan, demokrasi, dan kebebasan sipil dalam negara hukum.

Baca Juga :  Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa Risky Pratama Dituntut 7 Tahun Penjara

“Peristiwa ini merupakan ancaman serius terhadap para aktivis dan pejuang hak asasi manusia di Indonesia,” ujarnya, (19/03).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Alfin, segala bentuk kekerasan terhadap aktivis merupakan upaya pembungkaman terhadap suara kritis masyarakat sipil. Pihaknya mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan adil.

Baca Juga :  Pembangunan APHT Sumenep Kuras Dana Miliaran, Dikuasai Orang Dekat Penguasa?

PC PMII Kota Denpasar juga menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, aparat diminta segera menangkap dan mengadili pelaku sesuai hukum yang berlaku. Jika terdapat keterlibatan aparat, PMII mendesak agar penyelidikan juga dilakukan hingga ke tingkat pimpinan.

Kedua, negara diminta menjamin perlindungan terhadap aktivis, pembela HAM, dan masyarakat sipil. Ketiga, seluruh elemen masyarakat diimbau untuk bersolidaritas dan mengawal kasus ini hingga tuntas.

Baca Juga :  Jurnalis Kepung Mapolres Sumenep, Berikut Tanggapan Kapolres

PC PMII menegaskan bahwa kekerasan tidak boleh menjadi alat untuk membungkam perjuangan keadilan. Penegakan hukum yang tegas dinilai penting untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Selain itu, PC PMII Kota Denpasar menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan publik dalam ekosistem demokrasi, serta berharap kasus ini menjadi yang terakhir dalam pelanggaran HAM di Indonesia.

Facebook Comments Box

Penulis : Wandi

Editor : Mashudi S

Sumber Berita: okedaily.com

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan
UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa
Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara
Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya
Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Tommy Sumertha: Wujud Nyata Komitmen Presiden Prabowo Atasi Sampah di Bali
Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa Risky Pratama Dituntut 7 Tahun Penjara
Ribuan Massa Berdemo, Desak Gubernur Koster Jangan Hambat Program Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:04 WIB

PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:40 WIB

Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:48 WIB

UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:48 WIB

Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:20 WIB

Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB