PC PMII Kota Denpasar Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

- Editorial Team

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Ketua II PC PMII Kota Denpasar, Ahmad Nur Alfin Syaifullah. Foto: Okedaily.com

Ketua II PC PMII Kota Denpasar, Ahmad Nur Alfin Syaifullah. Foto: Okedaily.com

Denpasar, Okedaily.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Denpasar mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap aktivis HAM, Andrie Yunus, yang tergabung dalam KontraS.

Kecaman tersebut disampaikan Ketua II PC PMII Kota Denpasar, Ahmad Nur Alfin Syaifullah. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan serius yang tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan, demokrasi, dan kebebasan sipil dalam negara hukum.

Baca Juga :  Perkuat Papera di Bali, Zulfikar Silaturahim Bersama Ketua Papera Don Muzakir

“Peristiwa ini merupakan ancaman serius terhadap para aktivis dan pejuang hak asasi manusia di Indonesia,” ujarnya, (19/03).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Alfin, segala bentuk kekerasan terhadap aktivis merupakan upaya pembungkaman terhadap suara kritis masyarakat sipil. Pihaknya mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan adil.

Baca Juga :  Menjawab Tantangan Pergerakan, Rayon Sunan Bonang Rajut Kolaborasi Gerakan PMII Jawa Timur

PC PMII Kota Denpasar juga menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, aparat diminta segera menangkap dan mengadili pelaku sesuai hukum yang berlaku. Jika terdapat keterlibatan aparat, PMII mendesak agar penyelidikan juga dilakukan hingga ke tingkat pimpinan.

Kedua, negara diminta menjamin perlindungan terhadap aktivis, pembela HAM, dan masyarakat sipil. Ketiga, seluruh elemen masyarakat diimbau untuk bersolidaritas dan mengawal kasus ini hingga tuntas.

Baca Juga :  Wakil Presiden Maruf Amin Membuka Konferensi Islam Asean di Bali

PC PMII menegaskan bahwa kekerasan tidak boleh menjadi alat untuk membungkam perjuangan keadilan. Penegakan hukum yang tegas dinilai penting untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Selain itu, PC PMII Kota Denpasar menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan publik dalam ekosistem demokrasi, serta berharap kasus ini menjadi yang terakhir dalam pelanggaran HAM di Indonesia.

Facebook Comments Box

Penulis : Wandi

Editor : Mashudi S

Sumber Berita: okedaily.com

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar
Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan
GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas

Related News

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Latest News