Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan

- Editorial Team

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda Gayam membangun bak air darurat untuk warga Gendang Barat yang terdampak kekeringan. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]

Pemuda Gayam membangun bak air darurat untuk warga Gendang Barat yang terdampak kekeringan. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]

OkeDaily.com – Tanah mulai mengering. Sumber air perlahan menyusut. Di Desa Gendang Barat, Pulau Sapudi, musim kemarau bukan lagi sekadar pergantian musim. Kekeringan seolah telah menjadi tamu tahunan yang selalu datang.

Di tengah kondisi itu, pemandangan berbeda justru terlihat di sejumlah titik Pulau Sapudi. Truk-truk pengangkut kayu masih keluar masuk membawa balok pohon hasil tebangan untuk diperjualbelikan ke luar pulau. Salah satu yang banyak menjadi sorotan adalah pohon asam.

Baca Juga :  Prof Widodo, Rektor Baru Universitas Brawijaya Periode 2022-2027

Hampir setiap pekan, kayu balok pohon asam disebut diangkut keluar Pulau Sapudi. Kayu yang sebelumnya tumbuh puluhan tahun di tanah Sapudi, kini berganti menjadi komoditas yang meninggalkan pulau.

Persoalannya bukan sekadar pohon yang ditebang. Yang menjadi pertanyaan adalah, apa yang ditanam kembali setelah pohon-pohon itu hilang?.

Pulau Sapudi memiliki luas sekitar 167 kilometer persegi. Sebagai wilayah kepulauan dengan daratan yang relatif terbatas, keberadaan pepohonan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan ketersediaan air.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Imam Pastikan Perhatikan Kepulauan

Namun, aktivitas penebangan yang tidak diikuti penghijauan dikhawatirkan memperburuk kondisi lingkungan.

Ketika pohon ditebang, tutupan vegetasi berkurang. Ketika penghijauan tidak berjalan seimbang, kemampuan lingkungan dalam menjaga cadangan air juga patut dipertanyakan.

Facebook Comments Box

Penulis : Hasan Al-Hakiki

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan
Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026
Hashim Djojohadikusumo: Pers Harus Jadi Benteng Lawan Hoaks di Era Media Sosial
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali
GMNI Sumenep Sentil Politisi PDIP: Rakyat Kepulauan Butuh Anggaran, Bukan Ganti Nama
Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung
Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda

Related News

Minggu, 6 September 2026 - 09:34 WIB

DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Hashim Djojohadikusumo: Pers Harus Jadi Benteng Lawan Hoaks di Era Media Sosial

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali

Latest News

Direktur Pusat Kajian Strategis Governansi Digital Inklusif, Prof. Dr. Taufiqurokhman, S.H., A.Ks., S.Sos., M.Si. ®okedaily.com [foto: istimewa]

Kopini

Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa

Jumat, 4 Sep 2026 - 10:27 WIB