Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa

- Editorial Team

Jumat, 4 September 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Pusat Kajian Strategis Governansi Digital Inklusif, Prof. Dr. Taufiqurokhman, S.H., A.Ks., S.Sos., M.Si. ®okedaily.com [foto: istimewa]

Direktur Pusat Kajian Strategis Governansi Digital Inklusif, Prof. Dr. Taufiqurokhman, S.H., A.Ks., S.Sos., M.Si. ®okedaily.com [foto: istimewa]

KOPINI – Dinamika politik Indonesia tak pernah lelah bersolek. Di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, genderang tantangan bertalu-talu bagai ombak yang enggan menepi.

Realitas hari ini menyajikan paradoks yang menarik. Di satu sisi, ruang demokrasi tampak menganga lebar memberikan jalan bagi ekspresi publik. Namun di sisi lain, ada jaring tak kasat mata yang perlahan mereduksi ruang gerak masyarakat sipil itu sendiri.

Baca Juga :  Meramal Sikap Diamnya Dibalik Program Pengadaan Batik ASN, Bupati Sumenep?

Simak saja kegaduhan sepekan menjelang aksi massa 27 Agustus 2026 lalu. Jagat maya mendadak riuh oleh orkestrasi para pendengung (buzzer) bayaran dan media pembuat narasi instan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka mengamplifikasi isu secara masif, melukiskan potret Jakarta yang bakal lumpuh total. Narasi panas membakar persepsi domestik hingga internasional, menempatkan Gedung DPR RI sebagai episentrum ketegangan akibat desakan pengesahan RUU Perampasan Aset.

Baca Juga :  Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo

Efeknya instan, sehari menjelang tanggal keramat itu, jalanan ibu kota justru sunyi, tersandera oleh kecemasan yang diproduksi secara digital. Namun, di tengah simulakra dan hiruk-pikuk hoaks tersebut, sebuah gerakan tandingan yang waras lahir dari rahim pers nasional.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus SMSI se-Madura Raya 2025 di Keraton Sumenep

Ketika dunia maya dihujani disinformasi, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai salah satu konstituen penting Dewan Pers di bawah nakhoda Prof. Dr. Komaruddin Hidayat mengambil peran sebagai jangkar kewarasan publik.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik
Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi
Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer
Catatan Fauzi AS: Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan
Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Related News

Jumat, 4 September 2026 - 10:27 WIB

Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Latest News

Direktur Pusat Kajian Strategis Governansi Digital Inklusif, Prof. Dr. Taufiqurokhman, S.H., A.Ks., S.Sos., M.Si. ®okedaily.com [foto: istimewa]

Kopini

Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa

Jumat, 4 Sep 2026 - 10:27 WIB