Sering Bolos, Pengawas Sekolah Gayam Bakal Panggil Guru PPPK dan PNS

- Redaksi

Selasa, 22 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor KKKS dan Pengawas Sekolah Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ©Redaksi

Foto: Kantor KKKS dan Pengawas Sekolah Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ©Redaksi

SUMENEP – Dugaan tenaga pengajar  Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (Guru PPPK) yang disinyalir kerap bolos mengajar di SDN Kalowang IV bakal segera dipanggil oleh Pengawas Sekolah Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pemanggilan Itu bermaksud untuk memberikan peringatan terhadap sejumlah Guru PPPK berasal dari daratan yang kerap meninggalkan tugasnya di Kepulauan Sapudi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Salah satu Guru PPPK SDN Kalowang IV berinisial Ai, yang merupakan warga Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, disinyalir kerap tidak masuk sekolah lantaran banyak alasan kepentingan di rumahnya.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala SDN Kalowang IV Aminullah, Bahkan Pria yang akrab disapa Minul itu mengakui, dirinya sudah kerap menegur Guru PPPK tersebut, lantaran hal itu merupakan tanggung jawabnya sebagai pimpinan di sekolah.

“Bukan hanya itu saja yang sering tidak masuk, ada banyak lagi di sekolah lainnya, coba tanyakan saja sama atasannya langsung,” ungkapnya.

Merespon hal tersebut, Pengawas Sekolah Kecamatan Gayam, H. Madun menyampaikan, pihaknya akan segera memanggil sejumlah tenaga Guru PPPK dan PNS yang kerap bolos dalam menjalankan tugasnya di Kepulauan Sapudi.

“Setidaknya nanti setelah PJJ mereka kembali ke Gayam akan kami panggil untuk diwarning,” ujarnya.

H. Madun mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) agar memanggil secara keseluruhan Guru PPPK dan PNS yang nakal berdasarkan laporan dari kepala sekolah.

“Pertama kami akan peringatkan dulu, jika memang nanti masih tetap tidak mengindahkan maka akan ditindaklanjuti,” tukasnya.

“Mereka PNS dan PPPK akan diwarning agar supaya tidak terlalu mencolok kalau memang mau pulang agar tidak terlalu sering pulang,” tambahnya.

Disinggung berapa jumlah kepala sekolah yang telah melaporkan terkait Guru PPPK yang diduga nakal, H. Madun mengaku hanya mendapatkan laporan secara lisan dari Kepala SDN Kalowang IV.

“Untuk sementara memang Pak Minul kemaren sempat menyampaikan secara lisan mas,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Okedaily.com akan terus menulusuri Guru PPPK maupun PNS yang diduga kerap meninggalkan tugasnya di Kepulauan Sapudi dengan alasan telah lama tidak mudik ke kampung halamannya di daratan Sumenep.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan
Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris
Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi
Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci
SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos
Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan
RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026
Pemkab Sumenep Genjot Holtikultura lewat HDDAP

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:31 WIB

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:24 WIB

Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:16 WIB

Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:50 WIB

Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:38 WIB

SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos

Berita Terbaru